Dramaga, BogorUpdate.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM PM) mahasiswa IPB University membantu pembudi daya di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menyukseskan program gerakan pakan ikan mandiri (Gerpari) melalui kegiatan self-sufficient feed.
Ketua tim, Nur Afra Nabila mengatakan self-sufficient feed merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan hasil budi daya perikanan melalui pembuatan pakan alternatif.
Nabia menjelaskan, pakan alternatif dibuat menggunakan bahan baku lokal yang terdapat di Desa Purwasari, sehingga ketersediaannya terjamin. Pakan tersebut berbahan dasar maggot dan ubi jalar. Pemilihan bahan dasar tersebut karena Desa Purwasari merupakan desa penghasil ubi jalar.
“Ubi jalar juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk pertumbuhan ikan. Maggot juga dipilih karena sebagai sumber protein dan lemak pada pakan. Terlebih, budi daya maggot tergolong mudah. Maggot juga dapat mengurai sampah organik, sehingga dapat menurunkan limbah organik di Desa Purwasari,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini dijalankan bersama dengan para pemuda Desa Purwasari yang rata-rata memiliki kolam ikan. Metode dalam self-sufficient feed yaitu metode direct instruction, sehingga diharapkan pemuda dapat menambah kemampuan dan pengetahuan mereka melalui aktivitas pembuatan pakan secara langsung.
Tim mahasiswa PKM PM terdiri dari Lilih Safitri, Permana Putra Pramuji, Muhammad Marhan Irakas, dan Audia Anjani. Mereka dibimbing oleh Dudi Muhammad Wildan SPi, MSi, dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University.
Dani, salah satu pengurus karang taruna mengaku ia merasa antusias dengan program mahasiswa IPB University. “Program ini dapat membantu pembudi daya ikan menurunkan pengeluaran biaya pakan ikan. Pakan alternatif dari bahan baku maggot dan ubi juga dapat mengurangi limbah organik warga,” ucap dia.
Adanya kegiatan self-sufficient feed didukung oleh Kepala Desa Purwasari. Bahkan, komitmen desa terlihat dari dibentuknya kelompok Mandalawangi Fisheries. Menurut Yusuf, Kepala Desa Purwasari, kegiatn ini dapat membantu para pembudi daya di wilayahnya.
“Saya berharap pembuatan pakan alternatif ini dapat berlangsung, bahkan bisa diproduksi dalam skala yang lebih besar. Saya sebut kelompok ini Mandalawangi Fisheries yang memiliki tujuan memajukan perikanan desa,” tuturnya.
Kelompok tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat membantu para pembudi daya ikan di desa Purwasari untuk meningkatkan hasil perikanan budi daya melalui pembuatan pakan alternatif.