Aktivitas Pembakaran Sisa Produksi PT Sutrakabel Dikeluhkan Warga

Foto asap pembakaran diduga dari PT Sutra Kabel Intimandiri

Sukaraja – Bogor Update

Pencemaran udara yang diduga akibat aktivitas pembakaran sisa atau bekas produksi diareal pabrik PT Sutrakabel Intimandiri yang terletak di jalan Raya Bogor Km. 49, Jl. Roda Pembangunan No. 5, Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga sekitar Pabrik karena menimbulkan bau menyengat.

Menurut narasumber yang juga warga sekitar RW 05, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, minta jati dirinya tidak dimuat dalam pemberitaan, warga tersebut menerangkan aktivitas pembakaran tersebut dilakukan tengah malam sampai menjelang subuh.

“Bau menyengat dari asap pabrik mengganggu saya dan keluarga saya, apalagi saat kami sudah tertidur lelap jadi kebangun karena bau menyengat, dan membuat kepala menjadi pusing bu,” ujarnya Kepada Bogorupdate.com, Minggu (26/11/17) sore.

Sementara itu pihak perusahaan yang diwakili Human Resources Development (HRD) Asih mengelak jika perusahaannya tidak menimbulkan polusi udara, karena hasil laboratorium lingkungan PT Sutrakabel Intimandiri secara keseluruhan berada dibawah baku mutu.

Menurutnya, agar disampakan kepada warga yang di maksud supaya keluhannya disampaikan kepada ketua RT setempat. “Karena sudah saya cek ke RT setempat dan koordinator ┬ádi lapangan tidak ada keluhan yang disampaikan terkait hal tersebut. Dan dapat di pastikan hasil LAB lingkungan terkait cerobong seluruhnya dibawah nilai ambang batas (NAB),” ungkapnya.

Sekedar diketahui, asap pabrik juga termasuk ke dalam pemicu dari adanya polusi udara. Asap pabrik ini bahkan menyumbang besar sekali gas karbon di udara. Asap pabrik juga bisa menimbulkan atau menjadi pemicu dari terjadinya hujan asam dan apabila naik ke permukaan maka akan sangat membahayakan dan juga merupakan penyumbang dari gas- gas yang berbahaya.

Untuk diketahui juga, bahwasannya asap yang dibuang tersebut merupakan wujud dari limbah pabrik yang tidak mempunyai fungsi sama sekali. Oleh karena itulah keberadaan limbah pabrik yang berupa asap dan di buang di udara ini merupakan faktor pemicu polusi udara. (Rie)

 

 

Editor: Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *