Yusfitriadi: Langkah Tepat Airlangga Merekomendasikan Jaro Ade Sejak Dini Jadi Cabup Bogor

DPP Partai Golkar resmi merekomendasikan (kiri) untuk menjadi Calon Bupati Bogor pada Pilkada 2024 mendatang. (Ist)

Cibinong, BogorUpdate.com – Pada akhirnya DPP Partai Golkar resmi merekomendasikan atau Jaro Ade untuk menjadi Calon Bupati (Cabup) Bogor pada Pilkada 2024 mendatang. Walaupun Pilkada 2024 kurang lebih satu tahun lagi, namun Golkar sudah memastikan calon yang akan diusungnya.

Dengan merekomendasikan Jaro Ade, walaupun masih bersifat internal Partai Golkar, namun rekomendasi ini sangat penting dan strategis. Karena pada saatnya nanti rekomendasi yang akan disampaikan kepada KPU harus sudah berpasangan.

“Hal ini saya melihat sebagai langkah yang tepat dan sangat strategis. Pertama, adanya kepastian. Walaupun Jaro Ade sudah mengantongi rekomendasi hasil Musda Golkar terdahulu, namun waktu itu belum secara resmi mengantongi rekomendasi dari DPP Golkar,” kata Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, kepada Wartawan, Rabu (22/11/23).

Saat ini, jelas Kang Yus sapaan akrabnya, rekomendasi DPP Golkar sudah dikantongi Jaro Ade, maka dia menjadi tokoh politik pertama yang sudah mengantongi rekomendasi untuk maju di Pilkada.

“Sekaligus adanya sebuah kepastian bagi Jaro Ade untuk segera menata arah politik dengan berbagai aktifitas politik yang akan terjadi pada tahun 2024, pemilu legislatif dan presiden misalnya,” jelasnya.

Hal ini akan memperkuat atau memperlemah posisioning Jaro Ade untuk melenggang menjadi Tegar Beriman Satu. Jika Jaro Ade tidak optimal dalam memberikan kontribusi bagi kemenangan Partai Golkar dan Prabowo-Gibran, maka tentu saja akan memperlemah posisioning politiknya.

“Namun jika sebaliknya, Jaro Ade mampu mengambil peran signifikan pada Pemilu 2024, maka akan semakin mempermulus jalan menuju Tegar Beriman Satu,” ujarnya.

Kedua, beber Direktur Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) itu, Jaro Ade mempunyai modal basis. Capaian Jaro Ade dalam kontestasi Pilkada 2018 yang lalu sangat signifikan, sehingga modal basis elektoral sudah jelas.

“Terlebih hasil pengamatan saya, selama ini Jaro Ade terus membangun komunikasi dengan basis, walaupun secara struktural di DPD Partai Golkar sudah tidak lagi menjadi ketua,” bebernya.

“Bahkan jauh elektabilitasnya dibandingkan ketua DPD Golkar yang menjabat saat ini. Ketiga, Elektabilitas Terus Menguat. Minimal tergambar secara jelas dari 3 kali hasil survei LS Vinus yang dilaksanakan pada tahun 2023, trend nya terus meningkat, dan terkahir bulan oktober 2023 sampai di angkat 28,50 persen,” sambungnya.

Kenaikan elektabilitas Jaro Ade ini cukup signifikan, dibandingkan dengan hasil survei pada bulan agustus 2023 yant mendapat 22 persen, walaupun tetap paling tinggi elektabilitasnya.

Tentu saja masih banyak faktor yang akan menaikan dan menurunkan elektabilitas Jaro Ade Tersebut. Agar trend elektabilitas nya terus meningkat, maka beberapa hal yang harus dilakukan Jaro Ade.

Pertama, Branding Personal. Tentu saja bukan sedang membenarkan “politik pencitraan”, namun branding melalui gagasan dan terobosan baru, menarik untuk terus dilakukan.

“Hal ini penting, agar masyarakat Kabupaten Bogor terus diberikan harapan baru yang solutif atas berbagai berbagai permasalahan yang terjadi di kabupaten Bogor. Kedua, membangun komunikasi politik yang efektif. Baik dengan seluruh level struktural partai golkar, maupun deng partai lain untuk menjajaki kemungkinan pasangan yang akan menjadi calon wakil bupati,” tuturnya.

Terutama, dengan partai koalisi pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden di level Kabupaten Bogor. Komunikasi politik juga penting dilakukan kepada kelompok-kelompok strategis yang tersebar di Kabupaten Bogor.

Ketiga, optimalisasi peran pada Pemilu 2024. Baik untuk kemenangan Partai Golkar maupun untuk kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Hal ini penting dilakukan selain mempeekuat posisioning juga untuk memperkuat basis dan jaringan. Keempat, memperkuat menyapa masyarakat.

“Ini yang menjadi ciri khas Jaro Ade kalau saya amati. Tidak berhenti membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Saya pikir dengan adanya kepastian ini, maka saya yakin ini menjadi modal untuk lebih kuat dan substantif berkomunikasi langsung dengan masyarakat di semua level, termasuk masyarakat akar rumput,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *