Massa Geruduk Kantor Wali Kota Bogor, Tuntut Habib Rizieq Dibebaskan

0
60

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Ratusan pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq (IB-HRS) melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota Bogor, Rabu (09/06/21). Dalam aksinya mereka meminta bertemu Wali Kota Bogor Bima Arya dan menuntut agar Habib Rizieq dibebaskan.

Namun, para pengunjuk rasa nampak geram, karena upaya untuk bertemu Bima Arya Sugiarto berakhir kandas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Bogor ini tidak dapat menemui massa lantaran sedang ada kesibukan ditempat lain.

Tidak bertemunya Bima Arya, mereka merasa geram bahkan, mereka menilai tidak dihargai. Hal itu memicu terjadinya rusuh. Masa aksi sempat dorong-dorongan dengan petugas yang mengamankan aksi.

“Kita merasa tidak dihargai karena kita ingin menyampaikan aspirasi dan beliau tidak ada. Kita di PN meminta keadilan namun dialihkan ke Balaikota. Jadi, kalau mau disalahkan, yaa salahkan PN karena mengalihkan kami kesini,” ucap salah satu koordinator aksi.

Ditempat yang sama, Habib Muhammad Mahdi Assegaf yang turut hadir sekaligus menjadi salah satu koordinator, menyatakan bahwa massa atau umat mendatangi Balaikota untuk menegakkan keadilan.

Dikarenakan wali kota tidak bisa menemui massa, Habib Muhammad Mahdi Assegaf pun menghubunginya melalui panggilan Whatsapp.

Dihadapan seluruh massa aksi, Habib Mahdi sapaan akrabnya meminta kepada Bima Arya untuk memastikan pada hari Jumat (11/06/21) mendatang dirinya bisa menyambut para massa aksi.

“Pak Bima saya dan para tokoh, habaib, masyarakat ingin bertemu bapak, apakah hari Jumat nanti bisa hadir dan menemui kami,” tegasnya.

Menjawab permintaan demonstran, Bima mengaku bersedia untuk memenuhi keinginan massa aksi. Bima juga minta maaf kepada semua karena hari ini tidak bisa hadir.

“Saya bersedia dan mempercayakan kepada Habib Mahdi untuk bertemu dan silaturahmi. Saya bersedia apabila memang yang hadir dibatasi, tetap prokes. Insyallah,” singkat bima dalam panggilan Whatsapp.

 

 

 

 

 

(As/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here