Majelis Taklim Al’Akhbar PWI Kabupaten Bogor Gelar Pengajian dan Refleksi Akhir Tahun 2020

0
107

Cibinong, BogorUpdate.com
Majelis Taklim Al’Akhbar dibawah naungan PWI Kabupaten Bogor menggelar pengajian dan refleksi akhir tahun 2020-2021 dengan tema “Renungan dan Intropeksi”, Pada Kamis (31/12/20) malam.

Ketua Majelis Taklim Al’Akhbar, Edison mengatakan perhelatan doa renungan akhir tahun ini digelar sebagai wujud syukur dan sekaligus instropeksi.

“Alhamdulillah majelis taklim bisa melakukan pengajian dan refleksi akhir tahun, biasanya majelis taklim rutin melaksanakan kegiatan pengajian setiap malam jumat. Namun berbagai masukan dari anggota, mulai tahun 2021 akan dilaksanakan setiap malam Kamis,” kata Edison saat melaporkan kegiatan majelis taklim, Kamis (31/12/20) lalu.

Disamping itu, Edison menjelaskan, selain melaksanakan pengajian diadakan juga santunan yatim dan program majelis taklim tahun 2021. “Insyaallah tahun 2021 kita akan mengadakan wisata dzikir dan membuat tabloid Al’Akhbar serta program religi lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Subagiyo, S.Ip menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan majelis taklim PWI Kabupaten Bogor.

“Pada pengajian akhir tahun ini, kami sekaligus ingin melaporkan kegiatan PWI Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2020. Kami menyadari masih jauh dari kekurangan semoga bisa dimaksimalkan program PWI diantaranya Koperasi Warta Karya Mandiri (KWKM, red) dan majelis taklim Al’Akhbar, agar meningkatkan program-programnya,” tegas H. Subagiyo dihadapan penasehat dan anggota PWI Kabupaten Bogor.

Pada bagian lain, Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) PWI Kabupaten Bogor, HR. Danang Donoroso, S.Ip, menilai kegiatan PWI Kabupaten Bogor sudah cukup baik, namun untuk tahun mendatang agar lebih ditingkatkan program PWI termasuk koperasi dan majelis taklim.

H. Danang Donoroso atau yang Akrab disapa H. Dono menyampaikan kritiknya soal slogan Kompak!. “Slogan Kompak Kompak! Kompak! jangan hanya di bibir saja, tapi harus di aplikasikan kedalam semua pengurus dan anggota,” pintanya.

Di sisi lain, sesepuh sekaligus wanhat, H Bustanul Daham, mengkritik para anggota tentang perlunya kualitas wartawan di PWI Kabupaten Bogor. Sebab dia menganggap bahwa PWI Kabupaten Bogor masih belum maksimal dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Menurutnya, masih banyak anggota tidak aktif dalam tugas jurnalistiknya, sebab PWI adalah organisasi wartawan harus aktif dan berkarya bukan numpang menjadi anggota.

“Saya minta kepada pengurus PWI Kabupaten Bogor, agar mulai tahun 2021 dilakukan pendataan secara rutin kepada semua anggota soal karya jurnalistiknya. Sebab di PD/PRT PWI selama tiga bulan tidak ada karya jurnalistiknya lebih baik mundur,” tegas H. Bustanul yang merupakan paling senior di PWI Kabupaten Bogor itu. (bu/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here