KPU Kabupaten Bogor dan 9 Kampus Ini Rumuskan MoU Kerjasama Pendidikan Pemilih

0
90

Politik, BogorUpdate.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor bersiap diri bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayah tatar Tegar Beriman. Hal itu untuk merespon aspirasi sejumlah kampus setelah dilakukan diskusi daring KPU goes to Campus pada akhir tahun 2020 lalu.

“Kami akan matangkan draf MoU dengan kampus pada Kamis besok. Ada 9 perguruan tinggi di wilayah kabupaten Bogor yang diundang,” ujar Anggota KPU Bogor Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Herry Setiawan, di Cibinong, Kamis (21/01/21).

Perumusan bersama kerjasama dalam pendidikan pemilih dan pengayaan literasi demokrasi dan pemilu ini ditujukan agar terjadi diskursus konstruktif antara KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu dengan kampus sebagai lembaga akademis penelitian dan pengayaan ilmu pengetahuan.

“MoU ini bagian penting dalam pengayaan literasi demokrasi dan pemilu baik bagi KPU dan civitas akademika di kampus. Pemilu dan demokrasi jangan jadi isu elitis dan temporer semata, namun menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sosial politik masyarakat sehari-hari,” ujar Herry.

Sembilan kampus yang dilibatkan dalam kerjasama itu adalah, IPB University, Universitas Djuanda, STKIP Muhammadiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, IAIN La Roiba, STAI Nida El Adabi, STAI Al Aulia, Institut Ummul Qura Al Islami, Institut Agama Islam Sahid.

“Sebenarnya kami di awal sudah mengajak beberapa kampus lainnya namun mereka kurang respon atas gagasan ini. Sementara bagi kampus lain yang belum dilibatkan akan kami ajak bersama. Semakin banyak semakin baik untuk perbaikan kehidupan sosial politik di kabupaten Bogor,” tandas Herry.

Sementara itu, Aal Lukmanul Hakim Direktur Kemahasiswaan Universitas Djuanda menyambut baik kerjasama dengan KPU Bogor.

“Ini langkah progresif yang harus kami tangkap sebagai peluang baik bagi Unida khususnya agar kami bisa memberi kontribusi lebih bagi masyarakat Bogor khususnya dan kehidupan sosial politik kebangsaan secara nasional,” kata Aal. (bu/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here