ARM HA IPB University Luncurkan Program PGK2 untuk Daerah Rawan Bencana

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni (ARM HA) meluncurkan Program Peningkatan Gizi dan Kesiapsiagaan Keluarga (PGK2) untuk daerah rawan bencana.

Peluncuran dilakukan dalam acara Reuni Akbar 60 Tahun IPB University yang dihadiri tak kurang dari 250 peserta dan tamu undangan yang memadati Hall C Sentul International Convention Center (SICC), Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, melansir situs IPB, Sabtu (2/12/23).

Rektor IPB University, dan Wakil Rektor Konektivitas Global, Kerjasama dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar hadir dan meluncurkan secara resmi program yang akan berlangsung di tiga daerah pilot masing-masing di Cianjur, Bogor dan Pandeglang.

Program ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga di desa-desa rawan bencana dengan peningkatan gizi melalui pemberian bahan makanan tambahan serta kegiatan penyadartahuan kesiapsiagaan bencana.

“Saya amat mengapresiasi dan mendukung program yang dilakukan ini,” ujar Prof Arif Satria.

Ia mendoakan seluruh pegiat ARM HA IPB University diberi kesehatan, kekuatan dan konsistensi dalam membantu masyarakat khususnya di daerah-daerah bencana.

Prof Arif juga mengingatkan pentingnya merespon bukan saja bencana musiman yang terjadi episodik seperti banjir, asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga gempa bumi. Kini, bencana sistemik bersifat harian (day to day disaster) sudah terjadi, seperti fenomena rob (air pasang laut meluber ke daratan) yang mulai terjadi khususnya di kawasan pantai utara Jawa.

“ARM HA IPB University sudah teruji dengan kegiatan respon tanggap darurat bencana dan hendaknya bersiap juga agar mampu membantu menanggulangi jenis bencana harian tersebut,” ungkapnya.

Prof Iskandar Z Siregar memuji ARM HA IPB University atas komitmennya dalam menangani masalah-masalah kebencanaan dan kemanusiaan secara inklusif.

“Kerja baik ARM HA-IPB berkontribusi terhadap upaya IPB University dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan(sustainable development goals/SDGs),” katanya.

Sementara, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) HA IPB University, Dr Walneg S Jas menjelaskan tiga alasan pendirian ARM. Pertama, karena menyadari Indonesia yang terletak di daerah cincin api (ring of fire) dan sabuk vulkanik sehingga menjadikan Indonesia negeri rawan bencana.

“Kedua, belum banyak pihak perguruan tinggi yang menekuni secara khusus isu kebencanaan dan kemanusiaan. Dan ketiga, mewujudkan niat alumni membantu sesama secara mandiri tanpa pamrih,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, ARM HA IPB University juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dalam kerja sama bidang kemanusiaan dan kebencanaan dengan tujuh mitra yaitu Klinik Hewan My Vets, PT Berkah Bina Amanat (BBA), Yayasan Jendela Kemanusiaan Lestari (JKL), PT Gemilang Optimal Abadi (GOD) Parking, Indosmep Group, Komunitas Angkatan 33 Tangguh dan DKM Masjid Alumni. Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kualitas kerja-kerja kemanusiaan alumni IPB University.

“Bangga dan senang sekali bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan peluncuran program PGK2. Tentunya kami sangat berharap kolaborasi antara ARM HA dan BEM KM ke depan bisa terus bersama dalam mengabdikan diri membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Latif Hidayatul Ikhsan, perwakilan BEM KM yang hadir.

“Semoga program PGK2 terus memberikan dampak yang baik dari IPB University untuk Indonesia,” imbuh mahasiswa IPB University dari Fakultas Pertanian sekaligus Menteri Koordinator Pengabdian Masyarakat BEM KM IPB ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *