60 Warga Desa Sentul Dapat BST Kemensos Tahap Dua

0
14

Babakan Madang, BogorUpdate.com
Puluhan warga Desa Sentul Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, kembali mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Jawa Barat (Jabar) sebesar Rp.36.000.000,- kepada 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula kantor desa setempat.

Kepala Desa Sentul, R.Alex Sandi Ridwan menyebutkan, penyaluran BST tersebut, dilakukan secara langsung oleh pihak Kantor Pos yang disalurkan sesuai data dari Kementerian sosial. Penyalurannya disaksikan langsung Pemerintah Desa Sentul, didampingi Bhabinsa juga Bhabinkamtibmas dan RT RW.

“Bansos dari kemensos ini sudah tahap ke dua. Cara penyaluran bantuan ini pun sama seperti pembagian BLT DD sebelumnya. Masing-masing KK mendapat Rp.600 Ribu selama Empat bulan kedepan. Namun, untuk BST ini kami berikan kepada masyarakat rentan miskin yang sebelumnya tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten bahkan Pemdes,” kata Alex kepada bogorupdate.com, usai mengawal bantuan tersebut.

Alex menambahkan, proses penyaluran batuan berjalan lancar dan aman. Tentunya, semua ini berkat kerjasama dari semua pihak yang mau bergotong royong dalam pelaksanaan bansos covid-19 dari Kementrian sosial ini.

“Alhamdulillah, pembagian bantuan yang kami gulirkan kali ke Dua tahap ini juga berjalan lancar, kondusif sesuai yang di harapkan,” terangnya.

Alex berharap, bantuan yang digulirkan juga bisa meringankan beban masyarakat rentan miskin dampak covid-19. “Mudah-mudahan, batuan ini juga bisa bermanfaat, untuk meringankan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya di tengah wabah covid-19,” terangnya.

Di tempat yang sama, Wahyu selaku Kepala Urusan (Kaur) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sentul yang terlibat langsung dalam penyaluran bantuan ini, mengatakan pihaknya memastikan dalam penyaluran BTS kemsos tahap II ini tak lupa menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Setiap KPM wajib memakai masker, dilakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan sebelum dan sesudah mencairkan bantuan,” kata Wahyu.

Untuk menghindari berkerumun masa, kata Wahyu, pihak desa melakukan penjadwalan bagi KPM yang hadir secara bergilir sesuai jadwal yang ditentukan.

“Semoga kita terhindar dari wabah covid-19 ini dan warga agar selalu menjaga perilaku hidup sehat (PHBS),” pintanya.

Eman (45) Salahsatu penerima bantuan ini mengaku bersyukur dengan apa yang sudah didapatnya sesuai hak.

“Syukur Alhamdulillah saya ucapakan rasa terimakasih buat pemerintah yang sudah peduli,” pungkasnya. (Asep Bucek)

 

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here