Pererat Tali Silaturahmi, HBSC Gelar Family Gathering

 

BOGORUPDATE.COM – Untuk mempererat tali silaturahmi persaudaraan, komunitas Honda Bogor Streetfire Club (HBSC) mengadakan kegiatan family gathering ke 2 di wilayah puncak Cisarua- Bogor.

 

Family gathering yang dilakukan HBSC itu, dilakukan pada tanggal 5-6 Oktober 2019 lalu.

 

“Kegiatan ini kami maksudkan, untuk mempererat tali persaudaraan diantara para anggota HBSC, agar saling mengenal dan bersilaturahmi dengan keluarga peserta,” kata Agus, Divisi Acara bersama Ketua HBSC Fauzi kepada wartawan di Cibinong, Selasa (8/10/19).

 

Kegiatan tersebut, kata pria yang akrab disapa apoy itu, diikuti anggota HBSC kurang lebih 60 peserta.

 

“Berbagai acara kita lakukan demi mempererat tali silaturahmi. Dan kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan HBSC,” pungkasnya. (Ang)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Mantap! Kota Bogor Raih Penghargaan Sebagai Kota Terinovatif 2019

 

BOGORUPDATE.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meraih penghargaan peringkat kedua di bidang inovasi untuk Kategori Pemerintahan Kota Se-Indonesia. Capaian penghargaan itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018 lalu yang berada di peringkat delapan sebagai kota terinovatif.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim pada acara malam penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Balai Pertemuan Flores, Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (07/10/2019) malam.

 

“Alhamdulillah di Innovative Government Award 2019 ini Kota Bogor meraih peringkat kedua sebagai Kota Terinovatif. Semoga inovasi yang ada bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Bogor,” ujar Dedie.

 

Sedikitnya, terdapat 34 Kepala Daerah Kota/Kabupaten dari lima Provinsi hadir pada kesempatan tersebut. Puluhan Kota/Kabupaten ini terpilih setelah sebelumnya menempuh proses seleksi tim penilai dari Kementerian Dalam Negeri.

 

Meski demikian, Dedie meminta agar seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bogor bisa lebih meningkatkan pelayanan dan inovasinya untuk masyarakat.

 

“Kedepan, Pemkot Bogor masih harus ditingkatkan, mengingat tantangan kota semakin berat dan kecenderungan kota-kota lain berupa melakukan perbaikan dan terus berinovasi,” tegasnya.

 

Ada 47 inovasi unggulan Pemkot Bogor, diantaranya Aplikasi SMART dari DPMPTSP, Simtaru (Sistem Informasi Manajemen Tata Ruang) dari Bappeda, Si Badra (Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran) dari Diskominfostandi.

 

Botak (Bogor Tanpa Kantong Plastik) dari DLH, KTR (Kawasan Tanpa Rokok) dari Dinkes, Sekolah Ibu dari DPMPPA dan PKK, SIMRAL dari BPKAD, Manik Bule (Maggot Organik Pada Budidaya Lele) dari Dinas Pertanian dan Kampung Tematik Sekebun (Kampung Batik Cibuluh).

 

Selain 34 Kepala Daerah Kota dan Kabupaten, hadir pula perwakilan Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Gubernur Provinsi Riau dan Gubernur Provinsi Riau.

 

Pada IGA 2019 kali ini terdapat lima kategori, yakni kategori daerah perbatasan, daerah tertinggal, Kabupaten Terinovatif, Kota Terinovatif dan Provinsi Terinovatif.

 

Berikut daftar peringkat dan kategori IGA 2019

 

1. Kategori Daerah Perbatasan :
– Peringkat 3 Kab Morotai
– Peringkat 2 Kab Bengkalis
– Peringkat 1 Kab Pelalawan

 

2. Kategori Daerah Tertinggal :
– Peringkat 2 Kab Nabire
– Peringkat 1 Kab Sigi

 

3. Kategori Kabupaten Terinovatif :
– Peringkat 10 Kab Padang Pariaman
– Peringkat 9 Kab Bogor
– Peringkat 8 Kab Hulu Sungai Selatan
– Peringkat 7 Kab Musi Rawas
– Peringkat 6 Kab Agam
– Peringkat 5 Kab Banggar
– Peringkat 4 Kab Situbondo
– Peringkat 3 Kab Malang
– Peringkat 2 Kab Kulon Progo
– Peringkat 1 Kab Banyuwangi

 

4. Kategori Kota Terinovatif
– Peringkat 9 Kota Surakarta
– Peringkat 8 Kota Magelang
– Peringkat 7 Kota Makassar
– Peringkat 6 Kota Bandung
– Peringkat 5 Kota Cimahi
– Peringkat 4 Kota Malang
– Peringkat 3 Kota Bontang
– Peringkat 2 Kota Bogor
– Peringkat 1 Kota Denpasar

 

5. Kategori Provinsi Terinovatif
– Peringkat 5 Prov Riau
– Peringkat 4 Prov DKI Jakarta
– Peringkat 3 Prov Sumatera Barat
– Peringkat 2 Prov Jawa Barat
– Peringkat 1 Prov Jawa Tengah. (Rie)

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

41 Kota/Kabupaten Sabet Penghargaan Natamukti Award di Kota Bogor

 

BOGORUPDATE.COM – Sebanyak 41 kota/kabupaten di Tanah Air menyabet berbagai penghargaan Natamukti Award dalam helatan Galang UKM Indonesia 2019 yang digelar di IPB International Convention Center (IICC), Botani Square, Kota Bogor, Senin (7/10/2019).

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Rully Indrawan serta Founder & Chairman MarkPlus Inc. yang juga Chairman International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Hermawan Kartajaya.

 

Dalam acara yang mengusung tema ‘Menuju UKM Brilian: Kreatif – Inovatif – Kompetitif’ diharapkan UKM Indonesia yang berdaya saing tinggi akan tampil percaya diri menghadapi persaingan yang semakin kompetitif ditingkat nasional maupun global.

 

“Sudah bukan waktunya kita hanya bersaing di dalam negeri, terutama dalam hal kewirausahaan. Harus punya kemauan, tekad, dan inovasi agar bisa bersaing kancah internasional,” ujar Hermawan Kartajaya.

 

Gelaran Galang UKM 2019 di Kota Bogor ini merupakan kota ke-10 setelah sebelumnya hadir di Kota Mataram pada Kamis, 3 Oktober 2019 dan akan berakhir di Samarinda dan berakhir 25 November di Banyuwangi.

 

Kegiatan Galang UKM Indonesia 2019 Bogor terdiri dari tiga rangkaian agenda utama, yakni penghargaan Natamukti dan apresiasi dari ICSB Indonesia Presidential Award bagi para pihak yang mendukung dan berkontribusi positif terhadap kemajuan UKM di Indonesia, seminar UKM, serta pameran dan kurasi UKM Brilian, yakni sesi pameran & seleksi para pelaku UKM di setiap kota untuk memperoleh predikat UKM Brilian 2019.

 

Dan untuk membantu para kepala daerah agar terus memacu UMKM-nya berkembang, Hermawan Kartajaya bersama ICSB Indonesia sejak tiga tahun lalu memperkenalkan Penghargaan Natamukti. Penghargaan ini adalah apresiasi bagi para daerah yang dianggap berhasil memajukan UMKM-nya.

 

Penghargaan ini dibagi menjadi tiga kategori. Natamukti diberikan kepada kota dan/atau kabupaten yang berhasil dalam mempromosikan UMKM lokal, mendorong peningkatan kualitas produk UMKM lokal, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya.

 

Ada pula Natamukti Ganapravara. Penghargaan ini diberikan kepada pemenang Natamukti Nindya tahun-tahun sebelumnya yang terus menunjukkan kinerja bagus di tahun berikutnya. Atau dengan kata lain, mereka adalah yang sudah pernah meraih Natamukti Nindya dan hingga kini terus menunjukan kinerja positif dalam memajukan UMKM di daerahnya. Natamukti Nindya sendiri adalah penghargaan tertinggi dari Natamukti. Kota atau kabupaten peraih Natamukti Nindya adalah terbaik dari yang terbaik dari semua peraih Natamukti.

 

“Penentuan penerima Penghargaan Natamukti ini dilakukan melalui proses panjang. Dimulai dari riset yang dilakukan tim ICSB dari berbagai daerah, yang kemudian diverifikasi di lapangan oleh tim ahli ICSB mengacu pada Model Natamukti, yaitu bagaimana melakukan pengembangan UMKM yang Terpercaya, Terdepan, dan Teratur,” tandasnya.

 

Sekretaris Menteri KUKM, Rully Indrawan memberikan apresiasi terhadap pemerintah yang terus mendorong terciptanya iklim UMKM yang sehat di daerah mereka masing-masing.

 

Dia mengatakan, sektor UMKM adalah salah satu sektor yang mendukung peningkatan ekonomi Indonesia saat ini. ” Saat ini, ada 63 juta UMKM yang ada di Indonesia. Ini adalah sahabat kita yang perlu mendapatkan dukungan pemerintah,” jelas dia.

 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada 3 level UMKM yang perlu diketahui yaitu formalitas, komoditas dan identitas. Untuk formalitas, secara umum bergeraknya standar. Selanjutnya komoditas, sebatas kalkulasi untuk menambah ekonomi dan membantu dalam lapangan kerja.

 

Ranah yang ketiga, menurut Bima, ranah yang paling tinggi adalah identitas yang membedakan satu daerah dengan yang lainnya. Saat Ini banyak daerah yang menampilkan produk UMKM nya di mal-mal dengan mengedepankan identitas.

 

“Dengan 4 pilar, UMKM akan menjadi identitas kita. Kita senantiasa berupaya keras untuk menggali identitas agar UMKM agar menjadi naik kelas, jadi tidak sekedar formalitas dan komoditas semata. Pada level formalitas maka pergerakan hanya pada satu aspek ujungnya saja. Sedangkan identitas meliputi semua, mulai dari hulu ke hilir. Ini sudah menjadi tugas kita untuk memudahkan segala hal terkait UMKM, mulai dari produksi, permodalan hingga pemasarannya,” ujar Bima Arya.

 

Berikut daerah penerima penghargaan Natamukti 2019 :

 

Natamukti Kategori Kota :
1. Kota Balikpapan
2. Kota Bandung
3. Kota Bengkulu
4. Kota Jakarta Timur
5. Kota Jambi
6. Kota Malang
7. Kota Medan
8. Kota Padang
9. Kota Pontianak
10. Kota Tangerang
11. Kota Tangerang Selatan
12. Kota Batam
13. Kota Cirebon
14. Kota Palembang
15. Kota Pekanbaru
16. Kota Samarinda
17. Kota Solo

 

Natamukti Kategori Kabupaten:
1. Kabupaten Bojonegoro
2. Kabupaten Deli Serdang
3. Kabupaten Karanganyar
4. Kabupaten Kulon Progo
5. Kabupaten Lamongan
6. Kabupaten Pasuruan
7. Kabupaten Pekalongan
8. Kabupaten Purwakarta
9. Kabupaten Serang
10. Kabupaten Siak
11. Kabupaten Subang
12. Kabupaten Trenggalek
13. Kabupaten Bandung
14. Kabupaten Boyolali
15. Kabupaten Ngawi
16. Kabupaten Pelalawan

 

Natamukti Nindya
1. Kabupaten Sleman
2. Kota Surabaya
3. Kabupaten Belitung

 

Natamukti Ganapravara
1. Kota Banjarbaru
2. Kota Bogor
3. Kabupaten Bantaeng
4. Kabupaten Banyuwangi
5. Kabupaten Badung. (Rie)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Kabupaten Bogor Raih 10 Besar Kabupaten Terinovatif Tahun 2019

 

BOGORUPDATE.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah (pemda) di Ballrom Hotel Borobudur Jakarta, Senin (7/10/2019).

 

Dalam sambutannya, Mendagri Tjahjo Kumolo, memberikan selamat kepada daerah provinsi, kabupaten dan kota terinovatif yang menerima penghargaan.

 

“Saya ucapkan selamat datang kepada para penerima penghargaan dan tak lupa saya juga mengapresiasi setinggi-tinggi bagi semua pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi memerlukan penyelenggaraan Malam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2019,” ucap Tjahlo.

 

Lebih lanjut, ia menyampikan kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018. “Kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 Tentang Penilaian Dan Pemberian Penghargaan dan Insentif Inovasi Daerah guna meningkatkan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan daya saing daerah,” lanjutnya.

 

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa capaian Kabupaten Bogor merupakan sumber daya kompetitif yang akan terakumulasi menjadi daya saing nasional. “Kabupaten Bogor Alhamdulillah masuk 10 besar Kabupaten Terinovatif Tahun 2019, seluruh inovasi yang ada di Kabupaten Bogor dilaksanakan dalam upaya mewujudkan Program Panca Karsa (Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Membangun, Bogor Berkeadaban) dengan branding Kabupaten Bogor Kota Olahraga dan Pariwisata,” kata Ade Yasin.

 

Ade Yasin pun menjelaskan, Ada tiga hal utama dalam melakukan pembaharuan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2019. “Masuknya Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Terinovatif melalui kontribusi aspek, kualitas, dan sumber daya yang ketiganya kredibilitas hasil nominator, dilaksanakan verifikasi lapangan dan penilaian presentasi di hadapan para tim penilai yang terdiri dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Lembaga Administrasi Negara (LAN), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Pengetahuan Indonesia (LIPI),” jelasnya.

 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan langsung penghargaan kepada Bupati Bogor Ade Yasin dengan total 325 inovasi, yang terdiri dari komunikasi publik, tata kelola pemerintahan dan inovasi bentuk lainnya.

 

Dari 10 kabupaten terinovatif, Kabupaten Bogor mendapat peringkat 9 Kategori Pemerintah Kabupaten Terinovatif. Kabupaten lainnya adalah Kulonprogo, Malang, Banyuwangi, Situbondo, Hulu Sungai Selatan, Padang Pariaman, Agam, Musi Rawas, Banggai, Sigi, Pelalawan, Bengkalis, Morotai dan Nabire. (Rie)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

490 ASN Pemkab Bogor Mendapatkan Kenaikan Pangkat

 

BOGORUPDATE.COM – Sebanyak 490 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor mendapatkan peningkatan pangkat. Penyerahan keputusan kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2019 dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Acara berlangsung di Gedung Tegar Beriman Cibinong, Senin (7/10/2019).

 

Saat memberikan sambutan, Ade Yasin mengatakan kenaikan pangkat para ASN merupakan hak yang harus disetujui. “Kenaikan Pangkat memang hak semua pegawai, saya, pak wakil dan pak sekda tidak akan setuju, tetapi saya ingin para ASN Kabupaten Bogor menunjukkan kualitas dan kinerja yang maksimal,” kata Ade.

 

Ia juga berhasil, mutasi, dan rotasi merupakan hal yang biasa, jangan dibuat sesuatu yang dianggap tidak baik. “Rotasi, mutasi merupakan hal yang biasa di dalam dunia kerja, aku tidak mau mendengar ada bahasa yang dikeluarkan, jika dipindahkan masih di wilayah Kabupaten Bogor yang bergeser dan mutasi, jika bisa dipindahkan ke papua atau ke kalimantan yang akan menjadi ibu kota baru,” jawabnya .

 

Ade Yasin pun menambahkan, butuh kerja sama tim yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan. “Saya ingin kerja sama yang kuat diberbagai sektor, kita ini bukan tim super superman, jika supermen itu kan individu, jika kita kan bekerja dengan tim,” tambahnya.

 

Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Zulkifli menjelasakna dari 490 ASN yang mendapatkan kenaikan pangkat terdiri dari berbagai golongan. “Pertama saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat ibu semua, dan perlu disetujui dari 490 yang mendapat kenaikan pangkat, 216 petikan sk diberikan kepada Golongan IV, 199 petikan sk untuk Golongan III, 70 petikan sk untuk Golongan II dan 5 petikan sk untuk Golongan I ,” Jelas Zul.

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Ini Dia 4 Kandidat Juara Liga Champions 2019-2020

Foto ilustrasi logo liga Champions (Net)

 

BOGORUPDATE.COM – Liga Champions sudah menyelesaikan seluruh pertandingan kedua fase grup pada tengah pekan lalu. Hingga sejauh ini, beberapa klub sudah mulai menunjukkan kekuatannya sebagai kandidat serius juara musim ini.

 

Juara bertahan Liverpool masih menjadi favorit meraih trofi Liga Champions 2019-2020. Walau sempat kalah 0-2 dari Napoli pada laga perdana Grup E, The Reds memiliki kedalaman skuat yang cukup mumpuni untuk keluar sebagai kampiun.

 

Tidak hanya Liverpool, klub Inggris lainnya, Manchester City, juga menjadi pesaing serius dalam memperebutkan gelar juara Liga Champions. Anak asuh Pep Guardiola itu masih penasaran dengan trofi Si Kuping Besar yang belum pernah diraih.

 

Namun, masih ada beberapa klub lain yang masuk ke dalam bursa calon juara Liga Champions. Berikut ini adalah beberapa tim yang digadang-gadang menjadi juara di turnamen elite antarklub Eropa tersebut pada musim ini.

 

Barcelona
Sudah hampir lima tahun Barcelona tidak mengangkat trofi Si Kuping Besar. Terakhir kali Barca menjuarai Liga Champions pada musim 2014-2015.

 

Demi bisa menyudahi puasa gelar tersebut, manajemen Los Cules mendatangkan Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong pada bursa transfer musim panas tahun ini. Kedua pemain tersebut diharapkan mampu menambah kekuatan El Barca.

 

Selain itu, Barcelona masih memiliki megabintang, Lionel Messi. Barcelona selalu mengandalkan kapten Timnas Argentina tersebut setiap musimnya. Barcelona tampil pincang ketika La Pulga tidak bermain membela klubnya.

 

Pada Liga Champions musim ini, Tim Catalan meraih satu kemenangan dan sekali imbang. Hasil tersebut membuat mereka berada di peringkat kedua Grup F dengan nilai empat.

 

Manchester City
Pada musim lalu, Manchester City berhasil menyapu bersih gelar juara di kompetisi domestik. Torehan tersebut menjadi rekor tersendiri bagi armada Pep Guardiola.

 

Meski begitu, Man City masih belum berkutik di Liga Champions. Pada musim lalu, mereka gagal lolos ke semifinal setelah disingkirkan Tottenham Hotspur, karena kalah agresivitas gol tandang (agregat 4-4).

 

Memasuki musim ini, The Citizens bertekad untuk meraih titel juara perdana di Liga Champions. Dengan komposisi skuat yang komplet, Manchester City diprediksi mampu meraih trofi Si Kuping Besar musim ini.

 

Mereka pun mengawali langkahnya dengan gemilang. City nyaman bercokol di puncak Grup C Liga Champions dengan nilai enam, hasil dari dua kemenangan beruntun.

 

Liverpool
Liverpool berhasil menjuarai Liga Champions musim lalu setelah menaklukan Tottenham Hotspur pada partai final. Namun, pekerjaan The Reds semakin berat musim ini.

 

Anak asuh Jurgen Klopp tersebut masih dihuni oleh pemain-pemain yang musim lalu mengangkat trofi juara. Dengan komposisi yang ada, Liverpool mampu meraih 100 persen kemenangan di Premier League musim ini.

 

Kemenangan 4-3 atas Red Bull Salzburg menunjukan Liverpool masih memiliki mental juara. Namun, The Reds harus mewaspadai tim kuat lainnya agar trofi Liga Champions tidak lepas dari genggaman.

 

Juventus
Juventus merupakan raja di sepak bola Italia dalam beberapa dekade terakhir. Namun, kedigdayaan Si Nyonya Tua di Serie A tidak berlanjut pada pentas Eropa.

 

Dalam lima tahun terakhir, Juventus sudah dua kali menembus final Liga Champions, yakni musim 2014-2015 dan 2016-2017. Namun, dua partai final tersebut selalu berakhir dengan kekalahan.

 

Cristiano Ronaldo sebagai satu di antara pemain terbaik dunia diharapkan dapat memimpin Juventus meraih gelar Liga Champions musim ini. Dengan komposisi skuat yang ada, rasanya Juventus masih layak untuk bersaing memperebutkan trofi Si Kuping Besar tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.net, Express