Generasi Ketiga BMW X6 Meluncur, Beda Dengan X5?

 

BOGORUPDATE.COM – Saat BMW X5 generasi keempat (G05) dirilis, satu model yang dinanti ialah X6. Dua model ini tak terpisahkan dan terkait satu sama lain. Ya, X6 adalah X5 versi berbokong coupe. Ditujukan pasar lebih sempit, bagi konsumen yang ingin tampil gaya balutan SUV. Generasi ketiga BMW X6 dengan kode G06 pun akhirnya melenggang. Membawa perubahan desain yang ternyata tidak terlalu serupa dengan X5.

 

Melalui seri X bernomenklatur genap, BMW ingin menegaskan perpaduan serasi antara SUV dan karakter sporty coupe. Tepatnya disebut Sports Activity Coupes (SAC). Bukan jenis yang mudah disukai kalangan penggemar SUV puritan, tapi cukup menyita kaum borjuis yang perlu tampil gaya.

 

Dibanding model terdahulu, dimensi BMW X6 terbaru membesar hampir di segala sisi. Kecuali tinggi, panjangnya bertambah 26 mm, lebih lebar 15 mm, wheelbase lebih panjang 42 mm dan lebih ceper 6 mm. Titik pusat gravitasi tentunya semakin rendah, yang seharusnya berdampak pada pengendalian. Platform memakai CLAR, memadukan suspensi double wishbone di depan dan five-link di belakang.

 

Di luar dugaan, desain wajah X6 dibuat sedikit berbeda dari X5. Tidak seperti dua generasi X6 terakhir, yang hanya mengubah setengah bodi ke belakang dengan atap dan buritan ala coupe. Pembeda terbesar X6 G06, ada pada desain grille dan bumper. Jika seksama memperhatikan, grille double kidney lebih bersudut di bagian ujung. Model bilahnya baru dengan sinar iluminasi, diklaim sebagai yang pertama di model produksi BMW saat ini. Intake depan juga tampak lebih sangar dari X5. Rumah fog lamp dihias sudut tegak lurus besar dan airdam pun lebih luas.

 

Lampu utama LED ternyata sedikit didesain ulang. Walau hampir tidak terlihat berbeda, lekuk sisi bawah dibuat lebih tegas. Standarnya sudah LED dengan kemampuan adaptif. Tapi tersedia opsi BMW Laserlight dengan kemampuan jarak cahaya mencapai 500 m. Itu sangatlah jauh. Kalau memilih lampu ini, desainnya juga lebih keren. Terbentuk elemen ‘X’ di dalamnya yang berpendar biru.

Profil bodi masih begitu sama seperti sejak generasi pertama meluncur. Banyak yang tidak suka, banyak juga yang sangat menggemarinya. Bentuk bokong coupe sangat kontroversial di sini, apalagi sampai mencampuri profil gagah X5. Lampu belakang model baru, mirip X4, sekilas menyerupai 8 Series juga. Atap mulai menukik setelah pilar dan terus menurun hingga belakang. Akibatnya, ruang kepala penumpang belakang bakal tersita. Yang menarik, lekuk Hofmeister Kink tetap hadir menjadi bagian paling ikonik Bimmer yang lestari hingga sekarang.

 

Empat varian langsung ditawarkan, dua di antaranya mesin diesel: BMW X6 xDrive30d dan X6 M50d. paling kecil ditenagai mesin lawas 6-inline 3,0-liter turbo bertenaga 265 hp dan torsi 620 Nm. Untuk M50d amatlah ganas. Mesinnya juga 6-inline 3,0-liter tapi ditopang 4 turbo. Sehingga menghasilkan tenaga 400 hp dan torsi raksasa 759 Nm. Sanggup sprint menuju 100 km/jam dalam 5,2 detik.

 

Pilihan bensin juga ada dua: X6 xDrive40i dan X6 M50i. Jantung mekanis tetap 6-inline 3,0-liter turbo bertenaga 340 hp dan 450 Nm untuk xDrive40i. Sedangkan M50i, mendapat mesin V8 4,4-liter twin-turbo. Daya sebesar 530 hp dengan torsi 750 Nm, menjadikannya yang tercepat berakselerasi 0-100 km/jam. Cuma butuh 4,3 detik.

 

Sesuai ekspektasi penggemarnya, X6 tetaplah versi lain X5 yang terlihat lebih agresif. Segala mekanikal maupun fitur, sama saja dengan saudaranya itu. Hanya sisi desainlah yang membawa keunikan tersendiri. BMW X6 G06 dijadwalkan mendebut resmi di Frankfurt Motor Show, diikuti penjualan mulai November 2019. Harganya mulai dari $64.300 atau Rp 907 juta untuk tipe X6 xDrive40i.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Oto.com

Frank Lampard Resmi Jadi Pelatih Chelsea

 

BOGORUPDATE.COM – Chelsea mengumumkan secara resmi menunjuk Frank Lampard sebagai pelatih tim menggantikan Maurizio Sarri.

 

Kepastian Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea disiarkan kepada publik melalui website resmi klub pada Kamis (4/7/2019).

 

Frank Lampard pun kembali ke Chelsea setelah meninggalkan klub pada 2014.

 

Selain itu, Frank Lampard menjadi pelatih pertama Chelsea yang berkebangsaan Inggris sejak Bobby Campbell yang menangani klub pada 1988-1991.

 

Pria berumur 41 satu tahun itu mengaku senang kembali ke klub yang membesarkan namanya.

 

“Saya sangat bangga bisa kembali ke Chelsea sebagai seorang pelatih,” tutur Lampard, dikutip BolaSport.com dari laman resmi Chelsea.

 

“Semua orang tahu betapa cinta saya untuk klub ini dan sejarah yang sudah saya tulis di sini.

 

“Bagaimanapun, fokus utama saya adalah bekerja guna mempersiapkan dan menyongsong musim depan.

 

“Saya ada di sini untuk bekerja keras demi membawa kesuksesan secara berlanjut bagi klub. Saya tak sabar untuk memulainya,” kata Lampard lagi.

 

Frank Lampard dikontrak Chelsea selama tiga tahun.

 

Menurut The Guardian, ia mendapatkan bayaran sebesar 4 juta poundsterling (71,1 miliar rupiah) per musim.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bolasport.com

Janji Bupati Ade Yasin Bakal Tingkatkan Taraf Ekonomi Para Petani

 

BOGORUPDATE.COM – Saat menghadiri Hari Krida Pertanian ke 47 Tahun, Bupati Bogor Ade Yasin berjanji akan meningkatkan kualitas produk pertanian dan juga taraf ekonomi para petani.

 

“Kami butuh masukan dari para petani dan kedepan pemerintah daerah harus bersinergi dengan para petani untuk menyusun program kerja pembangunan di bidang pertanian,” ucap Ade saat menghadiri HKN di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Kamis (4/7/19).

 

Ia menerangkan untuk menyokong pembangunan daerah berbasis atau di bidang pertanian maka jajarannya dalam waktu dekat akan selesai membentuk Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

 

“Kami terus menggodok luas LP2B dan pasal-pasal dalam Perda LP2B, mudah-mudahan kami bersama DPRD Kabupaten Bogor bisa membentuk Perda LP2B sebelum habis masa jabatan para wakil rakyat yang jatuh pada bulan Agustus mendatang,” terangnya.

 

Sementara, Kepala Distanhorbun Siti Nuriyanti menjelaskan Perda LP2B saat ini sedang tahap penggodokan akhir dan untuk menyempurnakannya jajarannya bersama Pansus Perda LP2B akan berkonsultasi dengan Kementerian Pertanian.

 

“Minggu depan kami bersama Pansus LP2B akan berkonsultasi dengan Kementerian Pertanian untuk selanjutnya membentuk Perda LP2B, kami berharap sekali Perda LP2B ini segera diketuk karena untuk menghindari terus berkurangnya LP2B,” jelas Nuriyanti.

 

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bogor Tata Suparta menuturkan pada Hari Krida Pertanian kali ini jajarannya memberikan usulan 12 program pembangunan pertaniam.

 

“Yang pertama kami ingin Perda LP2B segera diketuk, kedua pelaksanaan program prioritas perbaikan dan pembangunan irigasi teknks, ketiga meningkatkan sumber daya petani melalui penyuluhan, keempat pemberian bantuan bibit ternak, kelima meningkatkan pelayanan kesehatan hewan dan keenam penambahan jumlah kelompok benih padi,” tutur Tata. (Ra)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Satpol PP Bakal Sidak PT Proper Mukti Equindo

 

BOGORUPDATE.COM – Terkait adanya PT Proper Mukti Equindo produsen pergudangan Work Shop yang berlokasi di Jalan Raya Karanggan Dusun Karanggan RT 03/05 Desa Puspasari Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, yang diduga belum mengantongi izin lengkap membuat Satpol PP angkat bicara dan berjanji akan melakukan pengecekan lokasi.

 

“Nanti kita cek lokasinya sekaligus pemeriksaan kelengkapan izinnya bersamaan dengan dinas terkait,” kata Ruslan Kepala Bidang (Kabid) Operasional Satpol PP Kabupaten Bogor, saat dihubungi Bogorupdate.com, Kamis (4/7/2019).

 

Ruslan menambahakan, mengenai perusahaan yang belum melengkapi perizinannya akan dikenakan sanksi sesuai atuean yang ada.

 

“Jika terbukti belum melengkapi izin dan sudah beroperasi jelas menyalahi aturan dan itu ada sanksinya,” tegasnya.

 

Sebelumnya pihak perusahaan yang dikonfirmasi menjelaskan jika ijin yang dimiliki baru dilakukan kepengurusan Surat Ketetangan Domisili Usaha (SKDU). Sementara terkait Ijin yang lainnya baru direncanakan akan segera diproses. Sementara pantauan di lapangan, perusahaan ini sudah beroperasi selama sebulan lamanya. Padahal dalam aturan yang tertuang jika perusaan yang belum memiliki IMB tidak diperbolehkan untuk beroperasi hingga kepengurusan ijin selesai.

 

“Saat ini kami baru mengantongi ijin lingkungan saja. Sementara untuk IMB dan lainnya rencananya baru akan diurus,” jelas salahsatu pegawainya. (Cek)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Bupati Ade Yasin Dukung 9 Program Kecamatan Lewisadeng

 

BOGORUPDATE.COM – Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan program rebo keliling (Boling), kali ini, Boling dilaksanakan di Kecamatan Leuwisadeng yang bertempat di Pondok Pesantren Daarul Rahman II, pada Rabu (3/7/19).

 

Dalam laporannya kepada Bupati Bogor, Ade Yasin, Camat Leuwisadeng Pepep Hamdi memaparkan 9 program strategisnya yang akan berkoralasi dengan program Ade Yasin-Iwan Setiawan yaitu Bogor Termaju, Nyaman dan Bekeradaban.

 

“9 program strategis tersebut adalah memaksimalkan potensi wisata alam karena melihat banyaknya objek wisata di Kecamatan Leuwisadeng, selain itu juga kami akan maksimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Bank Sampah, Stadion Mini Leuwisadeng, revitalisasi Kantor Camat Leuwisadeng, membangun jalan lingkar, peningkatan pelayanan Puskesmas dan memiliki Kantor Polsek sendiri karena selama ini masih menginduk ke Polsek Leuwiliang,”ujarnya

 

Menanggapi 9 program strategis Kecamatan Lewisadeng, Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan program tersebut sesuai dengan visi misinya yaitu Kabupaten Termaju, Nyaman dan Bekeradaban.

 

“Pemerintah Kabupaten Bogor tentunya menginginkan setiap kecamatannya maju hingga 9 program strategis Kecamatan Leuwisadeng akan kami dukung penuh dan dikolaborasikan dengan visi misi Kabupaten Termaju, Nyaman dan Bekeradaban,” tutur Ade Yasin.

 

Mengenai potensi wisata, Bupati Bogor meminta setiap desa yang memiliki objek wisata untuk memaksimalkannya karena akan mendorong taraf ekonomi masyarakat desa.

 

“Potensi wisata harus dikembangkan karena ini program unggulan Kabupaten Bogor dalam mendoorong meningkatnya pendapatan masyarakat, mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan menurunkan angka pengangguran,” pintanya.

 

Ade menambahkan untuk pembangunan jalan atau insfrastruktur lainnya, Pemerintah Bogor akan ‘menyuntik’ pemerintah desa dengan dana sebesar Rp 1 milyar pertahun

 

“Saya sudah masukkan anggaran pembangunan insfrastruktur sebesar Rp 1 milyar perdesa pertahun ini ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 mendatang, saya ‘tantang’ kepala desa agar memaksimalkan program ini agar jalan-jalan desa dibeton,” tambahnya.

 

Ia melanjutkan dirinya bersama Iwan Setiawan secara konsisten akan membangun Kabupaten Bogor dari desa baik itu di bidang insfrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian maupun lainnya. (Ra)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Absen Kerja Karena Sakit, Bos PT Jayapak Sinar Abadi Pecat Karyawati Via Telepon!

 

BOGORUPDATE.COM – Kisah tragis tentang pemecatan seorang karyawati PT Jayapak Sinar Abadi bidang Processing dan Packaging Solution yang berlokasi di Jalan Raya Sentul KM 1,5 No 88 yang izin tidak masuk karena sakit tifus, langsung mendapat perhatian dari Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP).

 

Informasi yang dihimpun, bahwa perusahaan bidang Processing dan Packaging Solution itu berdiri kokoh di Kampung Cipambuan RT 04 RW 02, Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu, ngedadak menjadi perhatian masyarakat.

 

Pemecatan secara sepihak lewat telepon ngenggam ini, dialami oleh karyawati yang bernama Lia Juliana (28) warga Kecamatan Sukamantri yang sudah mengabdikan diri kurang lebih satu tahun di PT Jayapak Sinar Abadi itu.

 

Hasil percakapan seorang karyawati dengan atasannya itu, meminta izin tidak masuk kerja karena merasa tidak enak badan (Sakit Tifus-red). Dia pun mengirimkan surat keterangan sakit dari dokter, namun tidak diindahkan dari bos yang bermata sipit itu.

 

Diketahui bos PT Jayapak Sinar Abadi yang bernama Stefanus Danusastra, President Director itu, tanpa basa basi langsung memecat Lia Juliana tanpa ada alasan yang tepat dan disampaikan secara langsung lewat telepon ngenggamnya.

 

Perempuan asal Tamansari ini, merasa terkejut dan galau ketika mendapatkan kabar dari sang bosnya yang memecat tanpa alasan yang jelas.

 

“Semoga enggak ada perusahaan yang memperlakukan karyawan/i seperti ini. Semoga makin banyak perusahaan yang memanusiakan karyawannya. Insyaallah rezeki bisa dicari di mana saja. Sampai saat ini, tidak tau kenapa saya di pecat lewat via telepon dengan alasan sering iziin sakit. Dan demi Allah, saya sakit itu ada bukti surat keterangan dari dokter,” ujar Lia kepada wartawan, melalui pesan singkatnya, kemarin.

 

Lia menambahkan, bahwa surat keterangan sakit dari dokter sangat lah tidak berlaku. Sedangkan tidak semua perusahaan memberikan jaminan kesehatan kepada karyawannya.

 

“Saya balikin siapa yang mau sakit pak, semua orang juga tidak mau. Memang sakit dan hasil pemeriksaan dokter saya kena tifes. Demi Allah, saya sakit hati banget di pecat tanpa alasan tidak tepat. Satu lagi pinternya perusahan PT Jayapak Sinar Abadi itu, sama sekali tidak ada surat perjanjian kontrak kepada saya maupun karyawan yang sudah dipecatnya. Terakhir pembicaraan saya langsung dikasih pesangon 1 bulan gaji, untuk biaya kesehatan atau apa saja,” cetus dia yang menirukan ucapan bosnya.

 

Menangapi hal ini, Ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) Kabupaten Bogor, Rahmatullah mengatakan, bahwa perusahaan itu hendak memecat karyawan/karyawati harus memenuhi hak-haknya jangan asal pecat begitu saja. Apa lagi memecatnya lewat telepon itu sudah tidak bagus.

 

“Sebagai salah satu persiapan, kita mesti memahami hak-hak karyawan. Khususnya yang berkaitan dengan pemecatan. Kalau dipecat, jangan asal pasrah saja. Kita mesti menghadapinya dan meminta hak-hak kita dipenuhi, terutama pesangon,” bebernya.

 

Lanjut dia, bahwa aturan pesangon terdapat di Pasal 156 ayat (1) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan).

 

“Didalamnya ada ketentuan mengenai uang pesangon bagi karyawan yang tidak lagi bekerja di suatu perusahaan. Intinya kita harus berani dan mempertanyakan kembali, pemecatan tanpa sebab terhadap karyawan,” tungkasnya. (Ang)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Pembangunan Jembatan Selesai, Warga Desa Babakan Madang Sambut Gembira

 

BOGORUPDATE.COM – Warga kampung Bobojong Cicadas di RT 03/04 Desa Babakan Madang Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, menyambut gembira dengan selesainya pembangunan jembatan penghubung dalam satu kampung ini. Dengan jembatan permanen yang dibangun menggunakan dana desa (DD) 2019 ini, warga bisa lebih lancar melakukan aktivitas dan kegiatan ekonomi.

 

Farhan (38), warga Kampung Cicadas menuturkan, jembatan penghubung awalnya rusak dan tidak permanen. Baru kali ini diakuinya, jembatan dibuat permanen dengan menggunakan material besi secara permanen, sehingga bisa dilewati pejalan kaki dan motor dengan aman tanpa khawatir. “Dari dulu kami mendambakan jembatan permanen dan sekarang baru terwujud. Mudah-mudahan jembatan ini awet,” katanya kepada bogorupdate.com, Kamis (4/07/19).

 

Penjabat (PJ) Kepala Desa Babakan Madang, Ade Suryana membenarkan jika pembangunan jembatan menggunakan DD. Katanya, pengerjaan jembatan sudah selesai 100 persen dan sudah bisa dilalui oleh warga masyarakat dengan mengunakan kendaraan roda dua. Menurutnya, jembatan merupakan urat nadi bagi warga.

 

“Jembatan yang kami bangung dengan Volume P = 13 meter , L =2 meter, menggunakan pondasi batu, kontruksi besi wf 250 x 150 x 6 x 5 CNP 200 x 75 x 5, Besi 16 mm, Plat bordes 3 mm, Pipa 6 ,Besi plat +- 12 mm. Semoga dengan adanya jembatan baru ini, akan meningkatkan ekonomi bagi wasyarakat,” Jelas Ade Suryana.

 

Apalagi kata dia, sebelumnya jembatan tersebut sering rusak dan selalu dilakukan perbaikan oleh warga secara swadaya. Awalnya, kata PJ Kades, jembatan menggunakan bambu dan kayu dan tidak bertaham lama. Dengan konstruksi jembatan yang baik diharapkan dengan adanya jembatan tersebut, tentunya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dari sisi ekonomi.

 

“Sebelumnya kalau dilintasi motor sering terjadi kecelakaan. Bahkan, ada yang jatuh ke sungai karena kondisinya reyot dan banyak kayu yg sudah rapuh. Alhamdulillah saat ini sudah aman dilintasi,”

 

Menurut dia, dengan adanya bantuan DD tersebut, bisa membantu desa dan mewujudkan impian warga untuk memiliki jembatan permanen.

 

“Alhamdulillah, kini jembatan permanen penghubung sudah selesai direalisasi,” tukasnya. (Cek)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan

Foto ilustrasi

 

BOGORUPDATE.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga tanggal 30 Juni 2019, terdapat potensi kekeringan meteorologis (iklim) di sebagian besar Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dengan kriteria panjang hingga ekstrim.

 

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs. Herizal, M.Si, dalam siaran persnya Rabu (3/5/19) mengemukakan, dari hasil analisa teridentifikasi adanya potensi kekeringan meteorologis yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain:

 

I. AWAS (telah mengalami HTH >61 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari mendatang dengan peluang >70%), yaitu: 1. di Jawa Barat (Bekasi, Karawang dan Indramayu); 2. Jawa Tengah (Karanganyar, Klaten, Magelang, Purworejo, Rembang, Semarang, Semarang, dan Wonogiri); 3. Sebagian besar Jawa Timur; 4. DIY (Bantul, Gunung Kidul, Kulonprogo, dan Sleman); 5. Bali (Buleleng); 6. Nusa Tenggara Timur (Sikka, Lembata, Sumba Timur, Rote Ndao, Kota Kupang, dan Belu); dan 7. Nusa Tenggara Barat (Bima, Kota Bima, Lombok Timur, Sumbawa dan Sumbawa Timur).

 

II. SIAGA (telah mengalami HTH >31 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu: 1. Jakarta Utara; dan 2. Banten (Lebak, Pandeglang, dan Tangerang).

 

III. WASPADA (telah mengalami HTH >21 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu: 1. Aceh (Aceh Besar, Pidie dan Bireuen); 2. Jambi (Merangin, Batanghari dan Bengkayang); 3. Lampung (Way Kanan); 4. Kalimantan Tengah (Pulangpisau); 5. Kalimantan Barat (Bengkayang); dan 6. Sulawesi Selatan (Bantaeng, Selayar, dan Takalar).

 

Selain itu, menurut Herizal, monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan berdasarkan luasan wilayah, 37% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 63% wilayah masih mengalami musim hujan.

 

“Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi Aceh bagian Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa dan Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian Selatan, Maluku, dan Papua bagian Selatan,” jelas Herizal.

 

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Drs. Herizal, M.Si menambahkan, musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Beberapa daerah diprediksikan masih berpeluang mendapatkan curah hujan. Potensi curah hujan tinggi diindikasikan terjadi disejumlah wilayah antara lain dalam kategoru SIAGA (Prakiraan Curah Hujan > 200 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu: 1. Sulawesi Tengah (Morowali, Banggai, dan Tojounauna); dan 2. Papua (Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, Mimika, Jayawijaya, Nabire, dan Paniai).

 

Untuk itu Herizal mengimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada: a. Sektor pertanian dengan sistem tadah hujan.; b. Pengurangan ketersediaan air tanah (kelangkaan air bersih); dan c. Peningkatan potensi kemudahan terjadinya kebakaran.

 

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi, yaitu melalui: http://www.bmkg.go.id; follow @infobmkg; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Setkab

Prediksi MADURA UNITED vs PSM MAKASSAR: Laga Berat?

Sumber foto: Indosport.com

 

BOGORUPDATE.COM – Madura United bakal menjalani laga yang berat dalam pekan keenam Shopee Liga 1 2019. Laskar Sape Kerap dijadwalkan berjumpa dengan PSM Makassar di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Kamis (4/7/2019) malam.

 

Sebelumnya, kedua tim sudah berjumpa dalam leg pertama semifinal Piala Indonesia 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (30/6/2019). Hasilnya, PSM mampu mencuri kemenangan dengan skor tipis 1-0.

 

Kedua tim sama-sama dalam kondisi kelelahan jelang pertemuan di Liga 1 2019. Mereka hanya punya tiga hari saja untuk persiapan. Apalagi, Madura United dan PSM juga sama-sama harus menempuh perjalanan dari Makassar ke Pamekasan.

 

“Tidak ada banyak waktu yang kami punya untuk persiapan. Kami datang Senin, kemarin (Selasa) latihan, hari ini (Rabu) kami coba lapangan, besok (Kamis), kami sudah main,” kata Dejan Antonic, pelatih Madura United.

 

Madura United masih akan bertanding tanpa penyerang sayap andalannya, Andik Vermansah. Pemain berusia 27 tahun itu kini tengah berada di Malaysia untuk penyembuhan cedera hamstring menimpanya.

 

Selain Andik, tim asal Pulau Garam itu tak bisa memainkan Asep Berlian yang terkena akumulasi kartu. Situasi ini membuat Dejan harus mengubah formasi timnya yang semula 4-2-4 atau 4-4-2 menjadi 4-3-3.

 

Dejan tidak ingin timnya kalah lagi saat melawan Juku Eja. Dia meminta dukungan dari suporter dan seluruh masyarakat Madura untuk memberikan dukungan kepada Greg Nwokolo dkk. yang tengah mengincar kemenangan.

 

“Saya minta bantuan dari orang Madura dan suporter semuanya. Bantu kami dan beri dukungan supaya bisa menang melawan PSM. Karena, kemarin saat kami main di Makassar stadion penuh,” imbuh pelatih asal Serbia itu.

 

Selain pertemuan ini, Madura United masih akan berjumpa PSM di stadion yang sama pada Minggu (7/7/2019) sore. Namun, pertandingan itu merupakan leg kedua semifinal Piala Indonesia 2018.

 

“Dua laga ini pasti berat. Penting kami bekerja keras mendapatkan hasil di dua pertandingan nanti. Saya yakin, anak-anak siap membalas kekalahan. Siapapun yang main pasti akan bekerja keras untuk Madura United,” ucap Dejan.

 

PSM Makassaar datang ke Pamekasan untuk mencuri poin. Pelatih Darije Kalezic pun menegaskan skuatnya sangat berbeda dibandingkan dua musim terakhir. Dimana Juku Eja selalu kalah di Madura.

 

“PSM sekarang jauh berbeda. Itulah mengapa saya sangat yakin dengan tim ini,” tegas Darije.

 

Darije yakin karena kondisi sang kapten, Wiljan Pluim kian membaik. Seperti pada dua musim terakhir, Pluim selalu menjadi dirigen permainan PSM. Darije juga sudah menemukan cara jitu untuk memaksimalkan kemampuan Pluim meski dipastikan akan mendapat kawalan ketat kubu lawan.

 

Kala PSM menjamu Madura United pada leg pertama semifinal Piala Indonesia 2018 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Minggu (30/6/2019), cara dan pergerakan Pluim memang agak berbeda. Pluim lebih banyak bergerak pada dua sisi sayap atau turun sampai ke daerah pertahanan lawan.

 

Cara ini berhasil membuat pusing Asep Berlian dan Guntur Ariadi yang ditugaskan mengawal pergerakan Pluim. Alhasil, lini tengah Madura kerap terlihat ‘kosong’ dan dimanfaatkan oleh barisan gelandang PSM untuk mendominasi.

 

Darije sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam kecepatan para penyerang sayap Madura.

 

“Kami membuat Madura gagal mencetak gol di Makassar. Saya yakin hal itu bakal terulang di Madura. Kami pun tetap agresif untuk membuat peluang mencetak gol,” tegas Darije.

 

Prediksi Susunan Pemain:
Madura United (4-3-3): Ridho Djazulie (kiper); Marckho Meraudje, Fandry Imbiri, Jaimerson Xavier, Andik Rendika Rama (belakang); Zulfiandi, Guntur Ariyadi, Slamet Nurcahyo (tengah); Greg Nwokolo, Aleksandar Rakic, Beto Goncalves (depan).
Pelatih: Dejan Antonic

 

PSM (4-3-3): Rivki Mokodompit (kiper); Asnawi Mangkualam, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi (belakang); Rizky Pellu, Marc Klok, Wiljan Pluim (tengah); Zulham Zamrun, Guy Junior, M. Rahmat (depan).
Pelatih: Darije Kalezic

 

Prediksi Bogorupdate.com:
Madura 55-45 PSM

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.com