Polda Jatim Segera Serahkan Tersangka Ahmad Dhani ke Kejati

 

BogorUpdate.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur segera menyerahkan tersangka Ahmad Dhani Prasetyo beserta bukti pendukung setelah Kejaksaan Tinggi setempat menyatakan berkas perkara kasus pencemaran nama baik yang melibatkan politikus Partai Gerindra itu lengkap atau P21.

 

“Berkas perkara kasus pencemaran nama baik atas nama Ahmad Dhani dinyatakan lengkap atau P21. Oleh karena itu, Polda Jatim akan segera menyiapkan dan menyerahkan secepatnya bukti pendukung dan juga yang bersangkutan ke kejaksaan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (4/1/19).

 

Barung mengungkapkan, penyerahan barang bukti pendukung dan juga tersangka kepada Kejaksaan Tinggi Jatim akan dilakukan dalam satu atau dua hari.

 

“Mungkin dalam waktu satu atau dua hari ini kita akan menyiapkan itu. Kita serahkan surat juga kepada yang bersangkutan,” ujar Barung.

 

Sebelumnya, berkas perkara Ahmad Dhani dalam kasus tersebut dikembalikan oleh Kejati Jatim kepada Polda Jatim (P19) karena dinyatakan belum lengkap. Polda Jatim diminta Kejati Jatim meminta keterangan dari saksi ahli yang diajukan Ahmad Dhani.

 

Terkait permintaan tersebut, Barung menyatakan Polda Jatim sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli yang diajukan Ahmad Dhani.

 

“Kita sudah marathon untuk melengkapinya dan ternyata sudah dinyatakan lengkap. Kan sudah P21 berarti sudah dilakukan (pemeriksaan saksi ahli Ahmad Dhani, red)” ujar Barung.

 

Sebelumnya, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim dalam kasus pencemaran nama baik. Di mana dalam sebuah video yang sempat viral, dirinya menyebut “idiot” yang diduga pernyataan tersebut dialamatkan kepada Banser.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

Sidang Perdana Pembacokan Wartawan, Hakim Ketua Dan JPU Terkesan Tertutup

Foto pelaku pembacokan terhadap korban Wido, saat ditangkap oleh aparat kepolisian

 

BogorUpdate.com – Hasil Sidang kasus pembacokan wartawan media nasional bernama Wido (34), oleh pelaku RN
Pada Kamis (3/01/2019), di pengadilan Negeri Cibinong terkesan tertutup.

 

Pasalnya, Hakim ketua Chandra Gautama usai persidangan belum bisa  memberikan keterangan lebih rinci mengenai sidang perdana kasus pembacokan pada salah satu wartawan Wido.

 

“Saya tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh. Kalau mau mengkonfirmasi silahkan meminta keterangan kepada Humas PN Cibinong,” jelas Chandra usai persidangan
pada sidang perdana di ruang sidang Kusumah Atmadja, Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kamis (3/1/2019).

 

Begitu juga disampaikan oleh JPU Kejari Cibinong Anita Dian Wardhani yang belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci terkait kasus pembacokan yang menimpa wartawan Wido.

 

“Maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan karena harus ada izin dari Kasi Intel Kejari,” kilahnya.

 

Seperti pada persidangan, Kamis (3)1/2019) kemarin, pelaku RN menuturkan bahwa betul dirinya telah membacok Korban Wido (34) di salah satu rumah makan di wilayah Cikaret pada (4/8/2018), lalu.

 

Pengakuan itu disampaikan didepan kedua saksi yang berinisial S dan A, Hakim Ketua, Hakim Anggota serta Jaksa Penuntu Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong.

 

Selama proses persidangan kedua saksi juga menjelaskan secara rinci pertanyaan dari JPU Kejari Cibinong Anita Dian Wardhani kepada Hakim ketua dan Hakim anggota.

 

Kedua saksi A dan S membenarkan bahwa ia melihat terdakwa membacok dengan menggunakan parang kepada korban. Pada saat di TKP, saksi melihat dua orang sedang menunggu untuk membacok Wido dengan membawa parang.
Setelah kejadian tersebut saksi S sempat mengejar terdakwa Roni dengan menggunakan motor.

 

“Ya melihat dua orang itu. Tapi yang satu saya tidak terlalu jelas dan sempat saya kejar dia dengan menggunakan motor,” ujarnya.

 

Sementara, korban Wido mengaku belum mengetahui  penyebab terdakwa Roni melakukan pembacokan pada dirinya.

 

“Ya betul,” kata Wido saat ditanya JPU Anita Dian Wardhani.

 

Dalam penyampaiannya, Wido  melakukan pengobatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto saat ini dirinya mengalami cacat permanen di bagian kelingking jari tangan kirinya sehingga tidak bisa menjalankan aktivitas kewartawanannya. (Sep)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Dilantik Jadi Ketua Dekranasda, Halimatu: Optimalkan Pengrajin di Bumi Tegar Beriman

 

BogorUpdate.com – Bukan hanya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Halimatu Sadiyah Iwan Setiawan juga dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Bogor periode 2018-2023, menggantikan Elly Rachmat Yasin, Bandung, Kamis (3/1/19).

 

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Dekranasda dapat menjadi wadah para pengusaha kecil menengah untuk meningkatkan bidang usahanya.

 

“Dekranasda harus mampu mendorong lahirnya para pengrajin UKM yang lebih hebat lagi. Bukan cuma itu, Dekranasda juga harus mampu berikan motivasi dan solusi kepada para pengrajin,” ujar Uu kepada wartawan, usai dilantiknya Halimatu.

 

Mantan Bupati Tasikmalaya ini menerangkan, sektor UMK wajib berkembang demi mencapai visi misi Pemprov Jabar. “Majunya sektor usaha kecil menengah ini untuk membantu majunya Jabar, khususnya akselerasi visi misi yakni Jabar juara lahir dan bathin,” kata Uu.

 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah mengungkapnya, dirinya akan mengoptimalkan adanya pengrajin di wilayah Bumi Tegar Beriman.

 

“Hasil pengrajin Kabupaten Bogor harus dapat bersaing dengan luar, baik dari kualitas maupun kemasannya. Kami juga akan berperan untuk memberikan pasar seluas-luasnya untuk hasil kerajinan para pelaku usaha menengah dan kecil di Kabupaten Bogor,” kata Halimatu.

 

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya juga akan mendorong dan mengoptimalkan peran pemerintah daerah dalam sektor UMKM. “Sebetulnya ini bagian dari program prioritas Bu Ade dan Pak Iwan yakni Pancakarsa. Optimalisasi UMKM itu menjadi point Bogor Membangun dan Pancakarsa, karena dalam UMKM itu akan membuka usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Maka dari itu, Dekranasda juga akan menjadi kepanjangan tangan UMKM dalam kepentingan di pemerintah daerah,” paparnya. (Eft/Do)

 

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Manchester City Hadiahkan Kekalahan Perdana Untuk Liverpool

 

BogorUpdate.com – Manchester City mengalahkan Liverpool 2-1 pada pekan ke-21 Premier League, di Stadion Etihad, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB. Hasil ini membuat Liverpool menelan kekalahan pertama di Premier League musim ini.

 

Liverpool yang bertindak sebagai tim tamu hampir unggul lebih dulu atas Manchester City di laga ini. Tendangan Sadio Mane yang menerpa mistar gawang menyebabkan kemelut di dalam kotak penalti.

 

Bola yang berada di kotak 16 pas coba dihalau John Stones, namun bola justru berbalik arah ke gawang karena mengenai tangan Ederson. Beruntung, Stones berhasil membuang keluar bola yang sudah berada di garis gawang.

 

Setelah itu, giliran Manchester City yang coba memberikan ancaman. Upaya itu berbuah hasil setelah Sergio Aguero membobol gawang Alisson Becker pada menit ke-40.

 

Aguero membobol gawang Alisson lewat tendangan dari sudut sempit setelah menerima umpan dari Bernardo Silva. Skor 1-0 untuk keunggulan The Citizens bertahan hingga babak pertama usai.

 

Di babak kedua, Manchester City masih mendominasi penguasaan bola, tetapi malah Liverpool yang berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Gol penyama kedudukan dicetak Roberto Firmino pada menit ke-64.

 

Gol itu berawal dari umpan lambung Andy Robertson di dalam kotak penalti. Umpan dari Robertson mengarah ke Firmino yang dengan mudah menceploskan bola melalui sundulan.

 

Skor imbang 1-1 membuat tempo permainan semakin tinggi. Kedua tim pun silih berganti melakukan serangan.

 

Pada menit ke-72, Manchester City kembali unggul di laga ini. Berawal dari serangan balik cepat, Raheem Sterling memberikan umpan terukur ke Leroy Sane yang kemudian melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang Alisson.

 

Setelah gol itu, kedua tim tetap bermain dengan tensi tinggi. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit Anthony Taylor meniup peluit panjang tanda laga usai.

 

Kemenangan ini membuat Manchester City mengoleksi 50 poin dari 21 laga. Skuat asuhan Pep Guardiola memangkas jarak menjadi empat poin dengan Liverpool yang masih berada di puncak klasemen.

 

Susunan pemain:

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 3-Danilo, 5-John Stones, 4-Vincent Kompany (30-Nicolas Otamendi 88′), 14-Aymeric Laporte (2-Kyle Walker 86′); 20-Bernardo Silva, 25-Fernandinho, 21-David Silva (8-Ilkay Gundogan 65′); 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Agüero, 19-Leroy Sané

Manajer: Pep Guardiola

 

Liverpool (4-3-3): 13-Alisson; 66-Trent Alexander-Arnold, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson; 5-Georginio Wijnaldum (15-Daniel Sturridge 86′), 14-Jordan Henderson, 7-James Milner (3-Fabinho 57′); 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino, 10-Sadio Mané (23-Xherdan Shaqiri 77′)

Manajer: Jurgen Klopp

 

Wasit: Anthony Taylor

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.com

Presiden Jokowi: Sejak 2017, Realisasi Penerbitan Sertifikat Tanah Lebihi Target

 

BogorUpdate.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan sejak tahun 2017 lalu, realisasi penerbitan sertifikat hak atas tanah yang dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah melebihi target yang telah ditetapkan.

 

“Ini jadi sertifikat 2017 ditarget 5 juta itu terlampaui jadi 5,4. Kemudian yang 2018 kita beri target 7 juta, dan saya baru dapat laporan tadi terealisasi 9,4 juta. Nah tahun ini targetnya 9 juta, nanti realisasinya mungkin bisa 11, bisa 12 juta,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menyerahkan 2.500 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat, di Pendopo Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/1/19).

 

Sebelumnya saat memberikan sambutan pada acara tersebut Presiden Jokowi mengatakan, dulu setahun seluruh Indonesia itu hanya mengeluarkan  500 ribu – 600 ribu sertifikat. Padahal di seluruh tanah air itu ada 126 juta yang harus bersertifikat, dan sampai 2015 baru 46 juta yang bersertifikat. Artinya, kurang 80 juta yang belum bersertifikat.

 

“Bayangkan 80juta yang belum bersertifikat. Kalau setahun 500.000 artinya Bapak/Ibu menunggu 160 tahun untuk dapat sertifikat,” ucap Presiden.

 

Kepala Negara menjelaskan mengenai perlunya sertifikat itu diberikan, karena setiap dirinya ke desa, ke kampung, ke daerah, baik itu di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi sampai Papua, Maluku, NTB, NTT semuanya sama yang didengarnya  kalau ke bawah itu sengketa lahan sengketa tanah.

 

Dengan memegang sertifikat tersebut, lanjut Kepala Negara, maka ada tanda bukti hak hukum atas tanah. “Ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki. Kalau kita pegang ini sudah,” ujar Kepala Negara seraya enambahkan, karena jelas sertifikat adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki.

 

Untuk itu, Presiden Jokowi menitipkan pesan kepada masyarakat, apabila sudah pegang sertifikat agar difotokopi, dan dimasukkan plastik. Sehingga kalau yang asli hilang,masih punya yang fotokopi.

 

Kepala Negara tidak memungkiri jika ada masyarakat yang akan menggunakan sertifikatnya untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Tapi Kepala Negara berpesan, agar kalau mau minjam ke bank hati-hati dihitung dulu, dikalkulasi dulu, bisa mengangsur enggak setiap bulan. Karena kalau tidak bisa, bisa hilang sertifikatnya.

 

“Kalau bapak ibu dapat pinjaman,misalnya Rp300 juta gunakan seluruhnya untuk modal usaha, gunakan seluruhnya untuk modal kerja, gunakan seluruhnya untuk modal investasi. Jangan dipakai untuk foya-foya, yang pamer-pamer barang-barang kenikmatan yang seperti itu lho. Rem dulu jangan,” tutur Kepala Negara.

 

Kalau dapat pinjaman bank misalnya Rp300 juta, Presiden Jokowi menyarankan agar menggunakan seluruhnya untuk modal usaha, untuk modal kerja, untuk modal investasi. Kalau untung, sebulan untung Rp5 juta tabung, sebulan untung Rp3 juta tabung, sebulan untung Rp8 juta tabung.

 

“Kalau sudah cukup silakan dari keuntungan bukan dari pinjaman. Keuntungannya itu ditabung silakan mau beli mobil silakan. Tapi lebih baik kalau saya, ada keuntungan-keuntungan investasikan lagi untuk usaha lagi,” tutur Kepala Negara.

 

Turut hadir dalam kesempatan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jatim Soekarwo.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Setkab.go.id