Si Klepon Sedang Naik Daun, Ini Dia Resepnya

0
14

Sumber foto (Net)

Kuliner, BogorUpdate.com
Julukannya klepon. Saat ini sedang naik daun. Hari-hari terakhir klepon bahkan sedang heboh di media sosial. Warganet meributkan narasi bergigi yang dilekatkan di jajanan kenyal kadang berwarna hijau diselimuti parutan kelapa dan mengandung gula. Pada 2016, klepon juga hadir sebagai kompilasi viral Menteri Puan Maharani saat itu Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan membandingkan klepon Bali dengan klepon daerah lain.

Jajanan klepon biasanya disantap bersama keluarga dan kerabat saat sarapan atau sore hari sebagai teman minum teh atau kopi. Jajanan ini sudah jadi objek kuliner Nusantara sejak beratus-ratus tahun lalu. Mengutip buku resep masakan Mustika Rasa, menyebut jika Presiden ke-1 RI Soekarno pernah meminta klepon sebagai asupan makanan kompilasi krisis melanda.

Penganan ini, bagi warga Jabodetabek, biasa diburu di pasar jajanan Bendungan Hilir, Pasar Kue Blok M, dan Pasar Senen. Di luar bulan puasa, penganan ini kerap dijajakan sejak subuh. Istilahnya “Pasar Jajanan Kue Subuh”. Klepon kerap jadi sajian di rapat-rapat kantor, hajatan pernikahan, majelis taklim, hingga begad .

Konon, klepon ini berasal dari Jawa tetapi juga dikenal di Sumatra dan Sulawesi. Bahkan klepon juga sampai ke Malaysia yang mereka sebut onde-onde. Bahan makanan ini dari tepung kanji, daun pandan, dan gula aren atau gula merah.

Bagaimana cara membuat klepon ini? Mengutip buku resep “Mustika Rasa” karya Ir Sukarno tahun 1967, cara meracik adonan klepon ada tiga jenis. Klepon Madura, klepon ubi jalar, dan klepon singkong Wonosobo. Berikut ini resepnya:

Klepon Madura

Cara membuatnya:
1. Tepung ketan diuli dengan air hangat sampai jadi adonan yang bisa dibuat.

2. Adonan dibuat bulat-bulat sebesar bola kelereng besar, disediakan gula merah yang sudah diiris tipis-tipis.

3. Udara rebus. Setelah mendidih memasukkan bulatan-bulatan kelereng itu, jika sudah muncul di permukaan udara, maka sudah masak.

4. Klepon lalu diguling-gulingkan dengan parutan kelapa.

Bahan-bahan: Tepung ketan 1/4 kilogram, gula merah 1 ons, kelapa setengah tua 1/4 butir, air hangat 1 gelas.

Klepon Ubi Jalar

Cara membuatnya:
1. Daun pandan ditumbuk, diambil airnya (air suji).

2. Gula merah dipotong kecil-kecil

3. Kelapa direbus, dikupas, dihaluskan, dicampur rata dengan tepung kanji yang sudah dicampur dengan air pandan.

4. Dibulatkan kurang dari 1/2 bola pingpong, diisi penuh gula merah.

5. Dimasukkan ke udara mendidih, setelah terapung diangkat, dimasukkan ke udara dingin, diangkat lagi lalu ditiriskan.

6. Kelapa diparut, dicampur dengan garam.

7. Klepon diguling-gulingkan dengan kelapa parut. Siap dihidangkan pada piring ceper.

Bahan-bahan: Ubi jalar 1 kilogram, tepung kanji 1/4 kilogram, gula merah 1 ons, kelapa 1/4 butir, dan garam 1 sendok teh.

Klepon Singkong Wonosobo

Cara membuatnya:
1. Tepung kanji disiram udara mendidih sedikit hingga bisa dibentuk.

2. Dibentuk hingga bulat sebesar biji kelereng yang berisi gula merah, lalu direbus dalam air mendidih hingga masak terapung.

3. Kelapa diparut, diberi garam halus.

4. Klepon yang sudah masak diguling-gulingkan di parutan kelapa.

Bahan-bahan: Tepung kanji 1 kilogram, kelapa 1/2 butir, gula merah 1/4 kilogram, garam 1/2 sendok makan.

Seturut asal-muasalnya, menarik dari kitab bacaan “Belajar dari Makanan Tradisional Jawa” (2017) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ternyata klepon punya makna kesederhanaan.

Kenapa Bahan baku klepon tersebut mudah didapat. Kelapa, misalnya, adalah bahan dasar dari semua kuliner Nusantara. Caranya membuatnya pun simpel. Bila disetujui dengan kehidupan, kesederhanaan adalah habitat tidak pamer atau enggan menghamburkan kekayaan.

Rasa manis gula merah di dalam klepon melambangkan kebaikan hati seseorang yang tidak terlihat dari luar. Sementara, parut kelapa di kleponakan menerima kesabaran untuk mencapai kebahagiaan. Terkait, sebelum daging kelapa diparut, tentu kita harus membersihkan kulit luar, membuang sabutnya, membuka balok, dan memindahkan airnya.

Perlambang warna hijau pada klepon yang berasal dari daun pandan yang memiliki makna adalah kesejahteraan dan kesuburan. Tentu kita bisa melihat camilan ini dalam setiap acara syukuran.

Satu hal, memuat klepon juga ada etikanya. Terkait, makan ini mulut harus mingkem atau mulut tertutup, jangan sembari ngomong. Sebab, jika kita makan klepon dengan mulut terbuka, isi klepon yang cair bisa muncrat keluar dari mulut.

Saat ini, jajanan pasar ini tidak kalah populer dengan kue dan roti modern jejaring dari Prancis, Jepang, atau Korea Selatan. Buktinya sudah ada pengusaha nasional yang menjajakan tart klepon dengan harga premium di sejumlah mal terkenal di Jakarta dan Surabaya. Produk kuliner kreatif ini memiliki cita rasa khas klepon, yaitu tepung ketan, gula merah, dan kelapa dipadu bahan kekinian seperti blueberry, tiramisu, oreo, dan mocca. Kue kering , pulut durian, dan rujak olahan dari Aceh juga tersedia di sana. Laris manis produknya. Bisa jadi ini pertanda sudah keluarnya klepon naik kelas, tak bisa memenangkan pasar jajanan, tapi citranya melebihi kue buatan luar negeri. (Refer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here