Jual Obat di Atas HET, Siap-Siap Kena Jerat Hukum

0
30

Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. (Foto/pmj)

Hukrim, BogorUpdate.com
Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung sedang mematangkan peraturan terkait penegakan hukum bagi oknum yang menjual harga obat di atas harga ecerran tertinggi (HET).

Kabareskrim Polri Agus Adrianto menjelaskan Kapolri sudah memberikan instruksi kepada jajarannya untuk menyusun Pasal-pasal untuk mencegah terjadinya praktek menyimpang selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diterapkan.

Adapun penyusunan Pasal itu melibatkan Kejagung. Aktivitas menyimpang yang akan menjadi fokus peraturan itu antara lain menjual obat dengan harga yang lebih mahal dari HET, menimbun, mengganggu keselamatan masyarakat dan sebagainya.

“Kapolri telah arahkan ke jajaran untuk disusun cara bertindak dan pasal yang sudah dikordinasikan dengan pihak Kejaksaan,” kata Agus dalam siaran pers virtualnya.

“Sehingga bila terjadi (oknum) menjual dengan harga yang lebih mahal, kami lakukan penegakan hukum,” tuturnya menegaskan.

Lebih jauh Agus menuturkan, selain mematangkan regulasi, Kapolri juga sudah memerintahkan untuk menggelar operasi Aman Nusa II.

Operasi tersebut melibatkan enam satgas yang terdiri dari satgas deteksi, pencegahan, penanganan, rehabilitasi, penegakan hukum dan bantuan operasi.

Operarasi tersebut akan digelar di seluruh jajaran dari tingkat pusat hingga Polres.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan meminta kepada Bareskrim untuk menindak tegas masyarakat yang mencoba mencari keuntungan di tengah-tengah penyebaran Covid-19 yang makin tinggi.

 

 

 

 

 

(pmj/bu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here