Himasadida STKIP Muhamadiyah Bogor Pelopori Gerakan Minat Baca

Pamijahan – Bogor Update

Untuk meningkatkan minat baca, Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (Himasadida) STKIP Muhammadiyah Bogor terus berinovasi dan berkreasi. Salah satunya menggaungkan ‘Gerakan Cinta Membaca’ yang dilaksanakan
di Taman Baca Semesta di Kampung Pabangbon, Desa Cimayang, Pamijahan Kabupaten Bogor.

Kegiatan ‘Gerakan Cinta Membaca’ dibuka langsung Dosen Kampus STKIP Muhammadiyah Bogor serta pendiri Taman Baca Semesta Joko RT dan tokoh masyarakat, Kamis 1 Februari 2018.

Gerakan cinta membaca merupakan salah satu bukti peran serta mahasiswa jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dalam mencerdaskan anak bangsa.

Tujuannya, untuk menumbuhkan rasa cinta membaca terhadap tunas-tunas bangsa khususnya di desa Cimayang agar kelak menjadi gererasi penerus yang berkualitas.

“Dengan cinta membaca, maka wawasan akan terbuka hingga nanti tunas bangsa menjadi pohon yang lebat akan pengetahuan, berbuah manis ahklakul Karimah,” kata Ketua Pelaksana M.Roby.

Sementara Ketua Umum Himasadida Mawar Hijati mengatakan, ‘Gerakan Cinta Membaca’ ini merupakan langkah awal pihaknya untuk ikut berkontribusi dalam bidang pendidikan.

Ia berharap gerakan tersebut bisa benar-benar membekas, dan benar-benar meninggalkan jejak yang berarti bagi masyarakat setempat

“Semoga Gerakan Cinta Membaca ini bisa membantu anak-anak atau generasi penerus bangsa untuk menjadi anak-anak yang membaca bukan hanya menonton,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Presma STKIP Muhammadiyah Bogor Iksan Awaludin mengaku, pihaknya mendukung penuh, karena menurutnya kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif dan jarang ditemukan di daerah-daerah lain.

“Saya berharap gerakan literasi ini bisa membagun para regenerasi yang sedang tidur lelap, bahwasannya membaca adalah pondasi awal untuk bisa melebarkan sayap. Tidak hanya di Cimayang serta ini merupakan aksi nyata mahasiswa bahwa mahasiswa peduli terhadap regenerasi bangsa,” jelasnya.

Sementara, Yusuf Herianto dosen kaprodi, menegaskan gerakan cinta nembaca merupakan program jangka pendek, tapi harus jangka panjang dan bisa bersinergis dengam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang lain.

“Karena dengan bersinergis, program ini akan terus berkepanjangan,” ujar Yusuf usai membuka kegiatan. (As/Iksan)

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *