Gawat! Ada Dugaan Pungli PTSL di Kecamatan Cibungbulang

Foto ilustrasi. (Net)

Cibungbulang, BogorUpdate.com – Warga di mengadukan adanya dugaan pungutan liar () pengurusan sertifikat tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ().

Warga mengaku ditarik uang ratusan ribu rupiah oleh oknum Ketua RT di wilayah Kecamatan Cibungbulang, .

“Saat saya hendak mengurus sertifikat tanah, Oknum Ketua RT wilayah saya meminta biaya sebesar Rp 500 ribu dengan mengambil sendiri nantinya sertifikat tersebut ke BPN Kabupaten Bogor,” ujar salah seorang warga Kecamatan Cibungbulang.

Kepala Desa di Kecamatan Cibungbulang itu mengaku tidak pernah menghimbau adanya pungutan biaya kepengurusan PTSL sebesar Rp 500 ribu. Karena persoalan program PTSL diserahkan kepada pokmas atau kelompok masyarakat, RW dan RT.

“Walaupun menjabat Kades, saya tidak pernah memberikan arahan seperti itu ke RT untuk memungut sebesar Rp 500 ribu. Silahkan aja langsung tanya ke RT nya,” ujar Kades saat ditemui di kediamannya, Jumat (13/5/22).

Sementara itu, salah satu Ketua RT, di Kecamatan Cibungbulang tersebut, yang enggan disebutkan identitasnya malah membenarkan bahwa ada pungutan sebesar Rp 500 ribu dan Kades mengetahui hal tersebut.

“Iya tau Kades itu, mana mungkin saya pungut Rp 500 ribu bukan Rp150 ribu sesuai penetapan 3 SKB menteri tanpa sepengetahuan di atas saya,” ujarnya.

“Dari Rp 500 ribu tersebut, menurut Ketua RW pihaknya dapat Rp 100 ribu dan kami dapat Rp100 ribu. Sisanya Rp 300 ribu buat diatas,” tambahnya.

Diketahui, Pungli adalah salah satu tindakan melawan hukum yang diatur dalam undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Pungutan liar adalah termasuk tindakan korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus diberantas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *