Ade Yasin Keluarkan Instruksi Pembatasan Pelayanan di Lingkungan Pemkab Bogor, Ini Isinya

0
70

Cibinong, BogorUpdate.com
Untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 atau klaster Covid-19 di area perkantoran lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dengan gerak cepat Bupati Bogor melalui Instruksi Bupati Bogor (Inbup) Nomor 843/443-TUK, tentang Pembatasan Kegiatan Pelayanan Perkantoran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, yang berlaku mulai 28 Juni 2021 sampai dengan 5 Juli 2021 mendatang, Pada Sabtu (26/6/21).

Ade Yasin mengatakan, instruksi itu dikeluarkan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi harian kewaspadaan infeksi Covid-19 Kabupaten Bogor, adanya penambahan kasus konfirmasi positif baru yang menunjukkan peningkatan, terutama di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Maka untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran yang lebih luas terhadap wabah Covid-19, saya instruksikan agar perkantoran menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen,” ujar Ade Yasin, Sabtu (26/6/21).

Ade Yasin menyebutkan, bagi perkantoran yang pegawainya terpapar Covid-19, mengalami peningkatan secara signifikan dapat melakukan WFH 100 persen. “Bagi yang menerapkan WFH, pegawai tetap melaksanakan aktivitas kinerja secara daring dan mengisi LHKP,” jelasnya.

Ade Yasin mengatakan, khusus Dinas Kesehatan, BPBD, SatPol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan RSUD pengaturan WFH diatur secara bergiliran oleh Kepala Perangkat Daerah masing-masing.

“Bagi perangkat daerah unsur kewilayahan pengaturannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi pelayanan kepada masyarakat serta mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah Covid-19 di wilayahnya masing-masing,” terangnya.

“Bagi Perangkat Daerah (PD) yang mengagendakan kegiatan dan/atau mengikuti undangan rapat dinas, agar dilakukan secara daring kecuali hal tertentu atas perintah/ atau izin pimpinan,” sambungnya.

Masih kata Ade Yasin, untuk kegiatan pendidikan Seminar/Lokakarya dan sejenisnya agar dihentikan sementara. Tidak melakukan kegiatan kunjungan kerja keluar daerah dan/atau menerima kunjungan kerja dari luar daerah sampai batas waktu yang ditentukan. “Begitu juga Fasilitas gedung perkantoran Pemkab Bogor sementara waktu tidak digunakan untuk kegiatan oleh pihak lain, kecuali telah mendapat izin pimpinan,” tandasnya.

Bagi kantor yang di lingkungannya terdapat pegawai yang terpapar Covid-19, Ade Yasin minta agar melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Melaksanakan Swab Antigen/PCR kepada para pegawai, melaksanakan penyemprotan disinfektan yang dikoordinasikan dengan Dinkes/Dinas Damkar/BPBD/PMI. Kemudian tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan yang
berpotensi penularan Covid-19 beserta testing, tracking dan treatment,” pintanya.

“Saling memberikan penguatan dan dukungan baik moril maupun materil kepada pegawai yang sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan atau melakukan isolasi mandiri dan melaporkan perkembangan kondisinya kepada Satgas Covid-19,” ujar Ade Yasin mengakhiri. (bu/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here