17 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di PWI Jaya

  • Bagikan

Jakarta, BogorUpdate.com
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta atau lebih dikenal PWI Jaya menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Jumat hingga Sabtu besok (17-18/9/21) di Sekretariat PWI Jaya, lantai 9 Gedung Prasada Sasana Karya, Jalan Soeryopranoto nomor 9, Jakarta Pusat.

UKW Angkatan ke-52 PWI Jaya ini diikuti sebanyak 17 peserta dari kategori Muda, yakni dari Radio Sonora (5), Warta Ekonomi (3), Kabarpublik.id (1), Indo Maritim.id (1), BogorUpdate.com (1), Sinarnews.tv (1), Satunusantaranews (1), Matahari.tv (1), HMS.Times (1), Popmama.com (1), dan Warta Kota (1).

Selama dua hari para pekerja Pers dari berbagai media mengaktualisasikan kemampuan jurnalistiknya. Sebab UKW menjadi sarana untuk meningkatkan bekal dalam menyikapi dan menghadapi tantangan dalam menjalani profesinya. Ketika profesionalisme semakin menjadi tuntutan, maka upaya-upaya peningkatan kemampuan diri, wajib untuk terus menerus dilakukan.

Itu juga yang disampaikan Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah dalam arahan pengantarnya. Juga Direktur UKW PWI Pusat, Prof. Dr. Radjab Ritonga, pada sambutan pembukaannya. Sayid Iskandarsyah, juga menjadi penguji, bersama Abdul Rahman Loebis, Iqbal Irsyad, dan Asro Kamal Rokan.

Naek Pangaribuan dan Irmanto, dua pengurus harian PWI Jaya, menjadi narasumber. Radjab Ritonga menganalogikan UKW sebagai standarisasi untuk lebih memahami berbagai aturan dan ketentuan seperti yang sudah digariskan oleh Dewan Pers.

“UKW wajib diikuti secara berjenjang. Setelah kategori Muda ini, teman-teman harus menunggu tiga tahun lagi untuk mengikuti UKW kategori Madya. Lalu dua tahun lagi untuk maju ke kategori Utama, dan berhak untuk menjadi pemimpin redaksi nanti. Berkompeten dari kategori Madya, sudah bisa menjadi redaktur pelaksana di medianya,” papar Radjab Ritonga.

Terpisah, salah satu peserta UKW, Effendi Tobing dari Media BogorUpdate.com mengaku bangga dapat mengikuti UKW yang di gelar oleh PWI Jaya. Menurutnya ini merupakan sesuatu yang wajib.

“Sudah dari dulu ingin mengikuti UKW, tapi selalu gagal karena ada saja kendala baik waktu dan tempat yang kebanyakan jauh dari Bogor,” ucap Tobing biasa disapa.

“Kali ini ada UKW di Jakarta makanya saya langsung mendaftar dan ternyata diterima ikut UKW. Sebab sekarang ini UKW merupakan wajib bagi jurnalis, agar disebut wartawan kompeten. Walau dalam UKW ini saya cukup tegang tapi ujian hari pertama sudah saya lalui, tinggal besok (Sabtu, red) UKW terakhir. Semoga saya bisa lulus dan dinilai baik oleh penguji,” kata Tobing menambahkan.

Sekedar diketahui, untuk tingkat nasional, dari total 544 UKW yang sudah diselenggarakan, sebanyak 13.850 wartawan dinyatakan kompeten.

Penulis: BUEditor: Endi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.