Wilayah “Kumuh” Disoal, Ini Maksud dan Tujuan Kades Cilebut Timur

0
112

Sukaraja, BogorUpdate.com
Kaitan statemen (Ungkapan,red) Kepala Desa (Kades Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Muchtar Kelana yang menyebut ada wilayahnya terdapat daerah “Kumuh”.

Hal itu kini diluruskan, lantaran adanya pro dan kontra dari sebagian warga yang mempertanyakan kenapa wilayah RW 01 dinilai demikian.

“Tujuan saya pribadi yang menyebut bahwa kampung Kedung Halang paledang RT 002 RW 001 Desa Cilebut Timur merupakan wilayah kumuh karena ada maksud tersendiri,” kata Muchtar kepada Bogorupdate.com pada Selasa (13/7/21) malam.

Dirinya menjelaskan, maksud pihaknya menyebut hal itu karena adanya 6 lokasi longsor yang sudah terjadi sejak 2 tahun silam hingga kini tak pernah ada perbaikan apapun dari instansi terkait pada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Jadi saya ngomong kumuh itu agar dari 6 titik longsor yang telah terjadi di wilayah Jembatan 3 itu bisa lebih cepat diperhatikan hingga adanya perbaikan dari dinas terkait,” jelasnya.

Selain itu, sambung Muchtar, selain adanya 6 titik longsor yang tak kunjung adanya perbaikan, di wilayah RT 002 RW 001, ada pula 17 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah diajukan dalam program Rutilahu di pemerintahan provinsi Jawa Barat, agar segera dapat menjadi perhatian khusus.

“Jangan salah, saya berstatmen itu ada maksud dan tujuan. Ini adalah strategi saya sebagai kepala desa, agar apa yang saya perjuangkan demi warga saya sendiri dapat terealisasi secepatnya dari pemerintah kabupaten maupun provinsi, bukan malah seperti sekarang ini yang tidak tahu kapan bantuan-bantuan yang kita ajukan ke pemerintah bagi masyarakat Desa Cilebut Timur tak tahu kapan digubrisnya,” tegasnya.

Pihaknya juga berharap, agar apa yang menjadi statmen dirinya terkait wilayah “Kumuh” jangan disalah artikan bagi sebagian warga Desa Cilebut Timur khususnya, akan tetapi ini merupakan strategi jajarannya agar dapat bantuan secepatnya dari Pemkab Bogor maupun Pemprov Jabar.

“Semoga dengan klarifikasi ini masyarakat saya yang sebelumnya menyoalkan dapat mengerti maksud dan tujuan saya. Jadi tidak ada lagi kesalahpahaman terkait wilayah Kumuh tersebut,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kapolres Bogor, AKBP Harun bersama Kapolsek Sukaraja, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Cilebut Timur (Ciltim), Kecamatan Sukaraja, Muchtar Kelana lakukan operasi kunjungan ke daerah “Kumuh” di wilayah tersebut.

Maksud dan tujuan kunjungan ini agar masyarakat Desa Ciltim yang belum divaksin dapat langsung dilakukan vaksinasi yang disediakan oleh Kapolres Bogor beserta jajaran serta membagikan puluhan sembako kepada warga tersebut.

 

 

 

 

 

(Rul/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here