Waspada! Kawasan Industri 88 Ciriung Jadi Cluster Baru Covid-19

0
3538

Foto ilustrasi (Net)

Cibinong, BogorUpdate.com
Kawasan industri 88 Ciriung menjadi cluster baru covid-19 di wilayah kabupaten Bogor. Belakangan diketahui salah satu petugas satpam inisial KDY dinyatakan positif terpapar virus covid-19.

Sejumlah keterangan menyebutkan, KDY bukan satu-satunya karyawan yang terindikasi positif virus mematikan itu. Sementara setelah dinyatakan terpapar Covid-19, KDY yang menjadi Satpam tersebut telah di rumahkan untuk isolasi.

PT Fajar Benua Indopack (FBI) yang beralamat di Jalan Mayor Oking, No. 88, Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor atau yang biasa dikenal kawasan industri 88 Ciriung tempat KDY bekerja, adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Trading & Distributor produk-produk mechanical. FBI merupakan salah satu dari lima perusahaan yang ada dikawasan industri 88 Ciriung tersebut.

“Sudah dirumahkan pak setelah dinyatakan posistif corona,” ujar salah satu karyawan di kawasan industri 88 Ciriung yang namanya enggan disebut.

Karyawan tersebut membenarkan kalau KDY memang sudah positif terkena virus Covid-19.

Sementara itu, salah satu staf managemen FBI, Erwin saat di konfirmasi membenarkan jika ada satpam yang terpapar Covid-19. Namun begitu KDY masih menunggu hasil pemeriksaan atau test swab dari Rumah Sakit (RS) Sentra Medika Cibinong.

“Saya belum dapat surat resminya pak dari RS, kita masih menunggu hasilnya, jadi nanti tim Covid kita yang ke RS menanyakan hasil tes KDY,” kata Erwin kepada wartawan melalui sambungan telepon selular,” Senin (22/6/20).

Ketika disinggung begitu sulitnya untuk sekedar bisa bertemu dengan dirinya dan harus membuat janji tiga hari sebelumnya, sesuai dengan keterangan Satpam, Erwin enggan mengomentari. “Sabar dulu ya pak, tunggu saya dapatkan hasil test KDY dulu baru kita infokan ke bapak,” ujar Erwin mengalihkan pembicaraan.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan soal KDY yang telah dirumahkan oleh perusahaan akibat diduga terjangkit virus corona. Erwin pun membeberkan alasan kenapa KDY sementara di isolasi.

“Jadi awalnya KDY itu setelah di test Covid hasilnya negatif, lalu dua hari kemudian tiba-tiba KR dijemput oleh puskesmas dibawa lagi ke Sentra Medika. Hingga saat ini kita belum dapat lagi hasil pemeriksaanya,” bebernya.

Lalu, ketika ditanyakan apakah seluruh karyawan PT Fajar Benua sudah dilakukan Rapid test, Erwin mengaku belum. “Kalau Satpam nya sudah semua di rapid test, dan untuk karyawan belum semua baru sebagian,” tukasnya. (Red)

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here