Waduh! Karyawan Positif Covid-19, Pelayanan Tirta Pakuan di Stop

0
32

Foto ilustrasi loket pelayanan PDAM Tirta pakuan

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Sebanyak lima orang karyawan Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor dinyatakan positif covid – 19, untuk menghindari penularan yang meluas, managemen memutuskan pelayanan dihentikan selama beberapa hari kedepan terhitung sejak, Rabu (11/11/20).

Distopnya pelayanan, termasuk penerimaan pembayaran tagihan, maka untuk sementara pembayaran tagihan air bisa dilakukan di bank-bank yang sudah berkerjasama dengan perusahaan plat merah itu.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Deni Surya Senjaya mengungkapkan, dikantor yang dipimpinnya ada limakaryawan yang terpapar virus mematikan yang telah melanda ratusan negara dibelahan dunia saat ini.

Menurut dia, tiga pegawai yang positif Covid-19 itu terpapar dari satu keluarga. “Jadi yang terkonfirmasi positif itu ada satu orang pegawai yang terpapar dari atasannya. Sedangkan atasannya ini, terpapar dari mertuanya di rumah,” kata Deni.

Dia berpendapat, adanya karyawan yang terpapar dan jadi klaster Perumda Tirta Pakuan ini, terpapar dari klaster keluarga yang sudah ada. Dua dari tiga orang yang terkonfirmasi positif, merupakan pasangan suami istri. Sedangkan anak buahnya yang terpapar, bekerja dibagian penagihan.

Deni, menerangkan, saat ini, selain dilakukan penyemprotan desinfektan, pihaknya juga menjalankan swab test terhadap 15 orang pegawai. “Ya, 15 orang yang bertugas dibagian pelayanan sudah di awan, mudah-mudahan semuanya negatif,” tandas dia.

Seiring berjalannya waktu, jumlah positif covid-19 perusahaan milik Pemkot Bogor yang membidangi air bersih itu terus bertambah, pada siang harinya, tersiar kabar menjadi lima orang. Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua Satgas Kota Bogor, Dedei A Rachim.

Menurut Dedie munculnya klaster perkantoran tirta pakuan tersebut berawal dari adanya temuan satu pegawai yang terkonfimasi positif covid-19 beberapa waktu lalu.

“Tanggal 3 November ada satu pegawai yang positif, lalu tracing dan swab terhadap 38 orang kontak erat,” ujar orang nomor dua di Kota Bogor itu.

Lalu, lanjut mantan Pejabat KPK itu, dari hasil tes swab, empat pegawai yang kontak erat dinyatakan positif covid-19. Dengan begitu, total kasus terkonfirmasi positif di lingkungan Kantor Perumda Tirta Pakuan menjadi 5 orang. “Total ada 5 orang. Satu sembuh 4 masih positif dari 38 kontak erat yang sudah diswab tes,” jelasnya.

Untuk memutus rantai penularan virus, Kantor PDAM Kota Bogor ditutup sementara sampai Sabtu 14 November 2020. Pelayanan pelanggan ke kantor-kantor cabang dan Mall Pelayanan Publik (MPP). “Pengaduan akan di optimalkan melalui call center,” tutup Dedie.

Sementara, Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, menambahkan, dari tiga orang yang terkonfirmasi positif ini, dua orang menjalani isolasi mandiri dan satu orang menjalani isolasi di RSUD Kota Bogor. “Per hari ini ada 3 orang pegawai, satu orang di rawat di RS dan dua orang di isolasi mandiri di rumah,” kata Rino.

Sementara ini, pelayanan sementara dihentikan. Dua juga menerangkan, kalau selama tiga hari kedepan, kantor Perumda Tirta Pakuan akan disemprot menggunakan desinfektan.

Terkait dengan tracing, Rino sendiri mengaku sedang berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor. “Sementara tracing akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor. Kami hanya bisa berharap yang terbaik bagi seluruh pegawai kami,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

(As/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here