Usai Pilkades Serentak, Pemdes Cijayanti Himbau Kembali Bersatu

0
46

Babakan Madang, BogorUpdate.com
Usai melaksanakan Pilkades yang digelar serentak di 88 desa se Kabupaten Bogor pada Minggu 20 Desember 2020, kemarin. Pemerintih Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang menghimbau untuk kembali bersatu.

Penjabat (PJ) Kades Cijayanti, Wahyudin mengatakan jika pelaksanaan Pilkades harus dijadikan ajang pemersatu. Tidak ada lagi perbedaan dari sebelumnya, dan saat ini harus bersatu lagi bersama membangun Desa Cijayanti.

“Saya himbau masyarakat Desa Cijayanti untuk bersatu kembali usai pilkades dan mari kita bersama membangun Desa Cijayanti yang lebih baik lagi,” kata Wahyudin kepada bogorupdate.com, Rabu (24/12/2020).

Selain itu, Wahyudin berharap bagi kepala desa terpilih agar tidak berlebihan membuat perayaan kemenangannya. Selain itu, dapat menjalankan sesuai amanah dan bisa merangkul semua tanpa membeda-bedakan.

“Kades terpilih dan tim harus bisa lebih memprioritaskan dan dekat dengan masyarakat tanpa terkecuali. Karena, kalau hanya memprioritaskan warga saja, tapi tidak dekat dengan masyarakat itu dirasa kurang,” pintanya.

Sementara untuk yang tidak terpilih agar lapang dada atau legowo dalam menerima keputusan yang sudah dilakukan dan disaksikan secara bersama.

“Bisa terima dengan ikhlas, karena membangun desa bersama juga bisa dilakukan meski diluar pemerintahan,” terangnya.

Ditanya soal kekhawatiran sengketa Pilkades, Wahyudin memaparkan seperti yang sudah terlihat semua berjalan kondusif sukses tanpa ekses.

“Alhamdulillah aman sentosa, semua berkat kerjasama semua pihak,” terangnya.

Ditempat yang sama, Sekdes Cijayanti, Komarudin menerangkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dijadikan ajang pemersatu dan bukan pemecah belah masyarakat.

“Mari kita jadikan ajang usai pilkades ini sebagai suara pemersatu masyarakat. Walau sebelumnya ada berbeda pilihan, tetapi jangan jadikan itu sebagai pemecah belah kita,” Harapnya.

Omay menambahkan, dengan kita kembali bersatu maka akan tumbuh dan berkembang politik yang baik. Karena mereka (para kades) dari masyarakat oleh dan untuk masyarakat nantinya.

“Adapun yang sudah terpilih masyarakat, dapat memahami UU Desa sebagai barometer perwujudan visi dan misinya,” tambah Omay.

Iapun mengimbau calon terpilih maupun yang tidak terpilih, untuk bersama menjaga kondusifitas, karena Pilkades ini adalah pesta demokrasi.

“Saya berharap calon yang menang tidak jumawa dan yang kalah tidak berkecil hati tetap bersama-sama membangun Desa Cijayanti yang lebih baik lagi,” tutup Omay.

 

 

 

 

 

 

(Cek/bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here