Tim Undercover Kabupaten Bogor Klarifikasikan Soal Minta-minta Proyek ke Sejumlah SKPD

0
562

Hukum & Kriminal, Bogorupdate.com
Ketua tim koordinator Undercover menyayangkan akan adanya tindakan ketiga oknum jajarannya yang diduga merugikan organisasinya itu, yang tak lain merupakan tim sukses pemenangan Ade Yasin-Iwan Setiawan (Hadist) saat Pilbup 2018 lalu.

Munir Jalil mengatakan, kasus berawal dari dicatutnya nama dirinya beserta pengurus lainnya oleh ketiga oknum dengan mencari keuntungan pribadinya sendiri.

Diantaranya, ditemukannya permintaan sejumlah proyek di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bogor yang menamakan diri sebagai ketua koordinator tim undercover dan pengurus.

“Terbongkarnya kasus ini, berawal dari ditemukannya oleh kami berupa sertipikat yang dikeluarkan RY Center kepada Undercover yang dimanfaatkan untuk meminta bantuan dan proyek-proyek ke sejumlah SKPD,” kata ketua tim koordinator Undercover, Munir Jalil dalam keterangannya di kantor PWI Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (05/6/2020).

Ia menambahkan, selain poin tersebut dalam mencari keuntungan pribadi bagi ketiga oknum pengurus Tim Undercover itu, juga disinyalir meminta bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Bupati Bogor pada Mei lalu.

“Mereka juga meminta bantuan THR kepada Bupati Bogor pada bulan mei lalu, dan tindakannya itu tanpa sepengetahuan saya sebagai ketua tim koordinator Undercover, Sekretaris, Oki maupun Bendahara Umum Tim Undercover yakni Khotman Idris,” ujarnya.

Ia menuturkan, ketiga oknum itu memiliki peran masing-masing dalam bertindak mencari keuntungan pribadi. Misalnya, oknum berinsial MRR mengaku sebagai ketua koordinator tim Undercover, BL mengaku sebagai sekretaris, dan AG yang mengaku sebagai bendahara umum yang padahal mereka itu hanya anggota biasa.

Selain itu, sambung dia, kasus lainnya yang dilakukan ketiga oknum pengurusnya itu juga di indikasikan memalsukan kop surat yang dibuat sendiri, stempel, dan alamat surat yang tak sesaui aslinya dikeluarkan untuk meminta sejumlah bantuan maupun proyek ke beberapa SKPD di Bumi Tegar Beriman ini.

“Atas semua itu, saya sebagai ketua koordinator tim undercover, sekretaris Oki, dan Bendahara Umum tim undercover, Khotman Idris akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum,” tegasnya.

Pria yang akrap disapa Munir itu juga tak mempungkiri, sebelum adanya pertemuan dengan seluruh pengurus tim undercover bersama sejumlah rekan wartawan yang bertempat di kantor PWI perwakilan Kabupaten Bogor, pada hari ini.

Dirinya mengaku, telah terlebih dulu meminta klarifikasi kepada ketiga oknum tim undercover tersebut, yang mana ketiga oknum itu memiliki peran masing-masing dalam bertindak mencari keuntungan pribadi.

“Sudah saya minta klarifikasi tapi melalui komunukasi via telfon saja tidak secara tatap muka langsung, tapi mereka ini sudah mengakui atas semua perbuatannya tersebut,” tegasnya.

Masih ditempat sama, Ketua PWI perwakilan Kabupaten Bogor, H. Subagiyo menyarankan, untuk pengurus tim undercover ini diharapkan dapat meminta klarifikasi ke sejumah pihak terkait persoalan ini.

“Sehingga, permasalahan ini dapat terbuka secara jelas,” singkatnya. (Rul)

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here