Terkait Video Viral Pengendara Motor Bawa Jenazah, Pihak RS Kunjungi Rumah Duka

0
105

Cibinong, BogorUpdate.com
Usai viralnya video seorang pria yang tengah membopong jenazah menggunakan sepeda motor di Jalan Raya BTN Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mulai buka suara.

Kali ini, melalui Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor, Dokter Zein mengatakan, perkembangan terupdate perihal viralnya seorang pria yang membopong jenazah anak laki-lakinya menggunakan sepeda motor pada pihak Rumah Sakit (RS) bersangkutan yakni RSIA Permata Pertiwi telah melakukan kunjungan kerumah duka.

Dalam keterangannya, pada Selasa 24 November 2020 telah dilakukan kunjungan ke Rumah duka almarhum bernama Muhammad Dito Candra Wijaya yang beralamat di kampung kaum RT 06 RW 02 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Citeureup, Bogor.

“Kunjungan tersebut dihadiri oleh pihak kelurahan (bapak Wahyudi), Binmas (bapak Cecep), pihak Babinsa (bapak Benny), Pihak RT dan RW, keluarga pasien, maupun tetangga pasien,” kata Sekdinkes Kabupaten Bogor, Dokter Zein kepada Bogorupdate.com, Selasa (24/11/20).

Ia menyebut, dalam forum silahturahmi itu pihak RS mengucapkan turut berbelasungkawa terhadap meninggalnya almarhum. Menurutnya, masalah ini terjadi karena adanya miss komunikasi yang semakin membesar karena berita viral di media sosial.

Sementara, kata Zein, untuk pihak keluarga sendiri menyayangkan peristiwa ini sampai viral seperti saat ini. Selain itu, pihak keluarga pun tidak mempermasalahkan apa yang terjadi, pihak Pemerintah Kelurahan setempat dan kepolisian juga sempat berusaha mencari pihak-pihak yang menyebarkan.

“RSIA Permata Pertiwi yang menjadi pihak bersangkutan dalam forum tersebut menyampaikan, memang belum memiliki ambulance jenazah, hanya memiliki ambulance transportasi biasa. Saat itu juga, pihak RSIA sudah menawarkan untuk menggunakan ambulance jenazah kepada keluarga dengan menggunakan pihak ketiga,” ungkapnya.

Adapun, sambungnya, bagi keluarga almarhum juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak rumah sakit, dan tidak ada niat dari keluarga membuat peristiwa ini menjadi viral di media sosial maupun di media massa.

“Demikian pekembangan terbaru dari kasus ini, untuk konferensi pers bersama kami sedang mempelajari dengan seksama dari sisi psikologis keluarga pasien. Jadi kami cukup berhati-hati karena saat kunjungan tadi pihak keluarga tampak sangat lelah dengan media dan pers atas viralnya video seorang pria membopong jenazah anaknya menggunakan sepeda motor,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

(Rul/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here