Tenggak Alkohol Oplosan Campur Durian, 3 Orang Warga Cariu Tewas

Tenggak oplosan campur durian, 3 orang warga Cariu tewas. (BU)

Cariu, BogorUpdate.com – Tiga orang warga , Kabupaten Bogor, tewas setelah menenggak minuman keras () yang sudah di racik atau oplosan di campur dengan buah durian, di dua tempat berbeda.

Awalnya, mereka menenggak minuman oplosan yang di campur buah durian itu sebanyak 5 orang. Namun tiga orang meregang nyawa dan 2 orang selamat.

Korban meninggal atas nama ucu (35), Ucok (35) dan Boeng (32) setelah ditangani medis di Puskesmas Cariu dan RSUD Cileungsi.

Menurut keterangan Ketua RW 01, , Ahmad Kosasih, menuturkan, informasi awalnya dari warga ada yang sakit. Namun ketika dibawa ke rumah sakit yang pertama meninggal hari Jum’at siang, yang kedua meninggal hari Jum’at malam pukul 23.00 WIB dan yang ketiga meninggal Sabtu pagi Pukul 08.00 WIB.

“Denger-denger sih abis pada minum ditambah di campur sama duren itu info dari warga yang pada ngomong, tapi yang jelasnya pada pihak berwajib. Info yang saya denger minum di campur duren, minumannya racikan yang di beli via WA, itu menurut warga sekitar yang melihat katanya dia pesan itu melalui HP,” ucap Ahmad Kosasih kepada Bogorupdate.com, Senin (12/2/24).

“Yang pertama meninggalnya di Puskesmas, yang kedua sempat dirawat juga di rumah sakit akhirnya meninggal, dan ketiga juga sempat dirawat akhirnya meninggal juga,” sambungnya

Selanjutnya Ahmad Kosasih menjelaskan, warga yang pada minum menurut informasi warga ada 5 orang, di 2 tempat yang berbeda. Pertama di pertigaan pasar lama Cariu, dan dilapangan bola (alun alun) Cariu.

“Awal-awal disini para pemuda udah jarang yang pada minum, saya kaget pas ngedenger warga saya yang minum racikan pas saat ngumpul,” jelasnya.

Sementara NA istri dari korban meninggal mengatakan, suaminya menenggak minuman racikan yang dijual sembarangan bersama temannya.

“Sebenarnya suami saya jarang minum, tapi diajak temen-temennya minum yang sudah diracik, saya juga tidak tau sebelumnya bahwa suami saya sakit abis minum, pas dibawa ke rumah sakit selang beberapa hari meninggal,” singkatnya.

Sementara itu, saat di hubungi melalui WhatsApp menyampaikan, pihak kepolisian saat ini masih dalam lidik.

“Ya, permasalahan ini masih dalam lidik ,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *