Sosial Bisnis Center Bogor Gelar Diskusi “Pemuda Melek Politik”

0
44

Cibinong, BogorUpdate.com
Meskipun perhelatan pemilihan umum baru akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang, namun, perlunya peran aktif dari pemuda agar dapat melek politik harus dilakukan dari sekarang.

Hal itu disampaikan oleh Founder Sosial Bisnis Center Bogor M. Burhani, ketika menjadi salah satu narasumber dalam diskusi ‘Ngobrol Santai Session II’ di Cibinong, Kamis (8/4/21).

“Kita berharap Anak Muda Kabupaten Bogor mengambil peran – peran strategis Politik di bumi tegar beriman, tetapi tentunya peran yang positif dan politik sehat. Memang itu tidak mudah, harus dipersiapkan dan disediakan wadahnya untuk anak muda menggagas hal itu,” ucapnya.

Mantan ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor itupun menyatakan, generasi muda harus memahami konstalasi politik, membuat gagasan positif, dan tidak hanya sekedar wacana. Karena generasi muda punya potensi yang begitu besar, keterlibatanya dalam politik khususnya di kabupaten Bogor ini.

Narasumber lainnya, yakni Aan Triana Al Muharom yang merupakan Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bogor pun menyatakan, sebagai salah satu generasi muda yang tampil sebagai legislator muda memang tidak mudah dalam berkompetisi di kancah politik. Karena banyak rintangan yang harus dihadapi olehnya ketika bertarung memperebutkan kursi di legislatif.

”Saya salah satu produk kalangan muda yang dulu di persiapkan dan di support oleh ketua Burhan untuk tampil di kancah politik. Memang, kita akui bagi anak muda bukanlah hal mudah masuk dalam kancah politik, karena berbagai aral melintang. Tetapi, kita harus optimis bahwa anak muda bisa dan mampu melakukannya,” ujarnya.

Sementara itu, Pendiri dari Garuda Politik Indonesia dalam diskusi itu menyampaikan, kesadaran politik bagi masyarakat Indonesia sangatlah penting, “Kenapa?? Karena, masyarakat yang tidak peduli politik, akan dipimpin oleh politikus yang tidak peduli dengan masyarakat”.

“Ketika ada beberapa oknum tokoh masyarakat yang menyatakan bahwa jangan ikutan politik karena politik itu kotor, jahat dan stigma stigma negatif tentang politik lainnya. Sesungguhnya apa yang dikatakan beberapa oknum tokoh masyarakat itu adalah cara pembodohan kepada masyarakat,” sambung Sugeng.

Untuk itu, dia pun berharap dengan adanya karena peran anak muda melek politik, khususnya di Kabupaten Bogor harus di gagas dan dibangun.

“Saatnya generasi muda menunjukkan eksistensi mereka di kancah politik. Serta membangun komunitas anak muda yang paham dan peduli politik sehat,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

(Ir/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here