Soal Duit BST di Desa Cicadas Diduga Disunat, Ketua Komisi IV Angkat Bicara!

0
166

Muad Khalim, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor.

Gunung Putri, BogorUpdate.com
Persoalan Dugaan Penyunatan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, yang mencapai RP Rp 1.778.700.000 (Rp 1,7 milar lebih) dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 5.929 itu kini mulai disorot banyak pihak. Tak terkecuali Muad Khalim, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor.

Menurut Muad Khalim, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor agar segera melakukan pengecekan terkait permasalahan dugaan penyunatan atau peralihan dana BST yang dibagi dua. Terlebih dugaan tersebut terjadi di tiga Kecamatan yang ada di wilayah Bogor Timur.

“Saya sudah komunikasi dengan Kadinsos untuk segera di cek ke lapangan terkait permasalahan tersebut. Ada 3 tempat yang dianggap bermasalah di Bogor Timur, diantaranya di Kecamatan Sukamakmur, di Kecamatan Klapanunggal dan Kecamatan Gunung Putri. Secepatnya mau di cek sama pak Dinsos. Untuk Sukamakmur sudah selesai pengecekan info dari Dinsos seperti itu,” kata Muad Khalim, Kamis (29/4/21).

Muad sapaan akrabnya menambahkan, Jika sudah dilakukan pengecekan ke tiga Kecamatan tadi, Komisi IV akan memanggil pihak Dinsos terkait data yang didapat. “Setelah selesai pengecekan dan pendataan, nanti Komisi IV mau panggil Dinsos untuk klarifikasi dan penyelesaian permasalahan tersebut,” sambungnya.

Menurutnya, jika hasil klarifikasi dari pihak Dinsos ditemukan ada delik hukum nya, maka akan diserahkan kepada pihak berwajib untuk menindaklanjuti proses hukumnya. “Kalo sudah terbukti ada permasalahan hukumnya ya sudah sewajarnya memang penegak hukum menerapkan aturan yang tegas,” ujarnya.

 

 

 

 

 

(Jis/bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here