Selain Diduga Belum Berizin, Aktivitas Pengurugan Tanah Desa Puspasari Kotori Jalan

  • Bagikan

Citeureup, BogorUpdate.com
Aktivitas pengurugan tanah di sebuah lahan eks gudang pabrik seluas 2,4 Hektare di Desa Puspasari Kecamatan Citeureup, selain berdampak kotornya jalan, diduga belum mengantongi izin. Hal ini diakui pihak desa setempat, jika perizinannya belum beres.

Kades Puspasari Nurdin Kurnia membenarkan adanya aktivitas pengurugan tanah di desanya. Selain itu, berkaitan ijin aktivitas pengurugan tersebut masih dalam proses.

“Belum beres,” singkatnya, Rabu (22/09/21).

Sementara itu, Andre (30) salahsatu pihak pengelola mengatakan, jika aktivitas tersebut hanya pengurugan dan baru berjalan 1 minggu. Berkaitan dengan kebersihan, dia mengaku dilakukan penyemprotan setiap armada yang hendak keluar.

“Mobil yang habis dari dalam mau keluar, itu disemprot dulu bannya. Itu biar jalan gak terlalu kotor,” katanya.

Pihaknya mengaku, aktivitas pengurugan tanah ini, dilakukan karena lokasi bekas pabrik ini lama tidak diurus. Terkait perizinannya, diakuinya sudah adanya laporan ke pihak desa setempat.

“Kita sudah laporan, adanya aktivitas ini ke pihak desa,” katanya

Sebelumnya, menurut Din (30) pengguna jalan yang melintas, mengaku terganggu. Pasalnya, jalan yang tersebut bercecer tanah dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan.

“Jadi kotor dan ngebul nih jalannya. Bahaya juga kalau hujan, pasti becek dan licin,” pungkasnya.

Penulis: BUEditor: Endi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.