Sekolah Borcess Didenda Rp50 Juta Pada Sidang Tipiring di PN Cibinong

0
233

Joko Widodo, Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Bogor

Hukum & Kriminal, BogorUpdate.com
Sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Cibinong, Kabupaten Bogor terhadap pihak Yayasan Muztahidin Al-Ayubi yang lebih dikenal dengan Yayasan sekolah Bogor Center School (Borcess) atau Kampus BI Ashokal Hajar menerima putusan majelis hakim untuk membayar sanksi denda maksimal sebesar Rp50 juta.

“Kami akui belum mengantongi IMB (izin mendirikan bangunan) namun sudah mendirikan bangunan. Sebenarnya kami sedang mengurus izinnya,” kata Sekretaris Yayasan BI Ashokal Hajar, Marullah kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Dia menerangkan, mengenai pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) maka pihaknya akan mengganti lahannya.

“Sesuai Perda LP2B nomor 11 Tahun 2019 maka kami akan mengganti lahannya 3 kali lipat dari luas lahan kami yang masuk dalam kategori LP2B, jadi dari luas lahan kami sebesar 1,7 hektare maka tidak semuanya termasuk LP2B,” ucapnya.

Sementara itu, Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Bogor, Joko Widodo mengapresiasi tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang berhasil meyakinkan majelis hakim tunggal PN Cibinong yang pada akhirnya hakim memutuskan sanksi denda yang maksimal.

“Alhamdulillah berkat usaha meyakinkan tim Penyidik PPNS, maka majelis hakim memberikan sanksi denda yang maksimal kepada Yayasan Bi Ashokal Hajar, selain itu, PT Nilam di Kecamatan Gunung Putri yang juga mendirikan bangunan tanpa izin yang akhirnya mendapatkan sanksi denda maksimal sebesar Rp50 juta,” ucap Joko.

Dirinya juga menyarankan, Yayasan BI Ashokal Hajar dan PT Nilam tidak melanjutkan pembangunan hingga memiliki IMB.

“Dalam sidang Tipiring tadi, pengusaha menyanggupi untuk tidak melanjutkan pembangunan gedungnya dan kalau membandel maka bisa ditindak lagi oleh Satpol PP hingga ancamannya pembongkaran,” tegasnya.

 

 

 

 

(Rul/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here