Sejumlah Aliansi Acungkan Jempol Atas Kinerja Kapolri Listyo Sigit

0
57

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Penyebaran Virus Covid-19 kembali meningkat tajam. tidak sedikit jumlah masyarakat yang terpapar dan pada akhirnya harus dirawat. Bahkan juga semakin banyak angka korban kematian karena pandemi tersebut.

Mereka yang menjadi korban merupakan orang-orang terdekat disekeliling, mulai sahabat, kerabat, tetangga, pacar, suami, istri, bahkan orang tua.

Sementara itu, para dokter dan tenaga medis bahu-membahu berjuang sebagai garda terdepan. Pemerintah, TNI, POLRI, dan mereka yang harus tetap bekerja di luar rumah, banyak yang telah gugur dalam bertugas.

Pemerintah memperbarui data kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Pada 27 Juni 2021, rekor penambahan kasus kembali terjadi yakni sebanyak 21.342 positif Corona ditemukan di RI.

Dengan penambahan 21.342, total kumulatif kasus COVID-19 yang ditemukan di RI hingga hari ini sebanyak 2.115.304 kasus. Sementara itu, kasus aktif COVID-19 sampai hari ini sebanyak 207.685 kasus (9,8%). Pemerintah juga melaporkan kasus sembuh Corona.

Hari ini terdapat 8.024 pasien telah sembuh dari Corona, sehingga kasus sembuh hingga saat ini 1.850.481 (87,5%). Selain itu, sebanyak 409 pasien Corona meninggal dunia hari ini. Jumlah pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 57.138 orang (2,7%).

Demi menekan laju penyebaran COVID-19 di tanah air, Kepolisian Negara Republik Indonesia ikut andil menjalankan program vaksinasi COVID-19 massal dengan target 1 juta orang per harinya sejak Sabtu (26/06/21).

Program itu dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli mendatang yang dilaksanakan serentak di seluruh Polda di Indonesia. Berdasarkan pantauan dashboard vaksinasi COVID-19 presisi, hingga Sabtu malam, jumlah vaksinasi yang telah diberikan adalah 1.285.460 vaksin.

Hal tersebut menuai banyak respon positif dan apresiasi dari aktivis millennial terhadap Kepolisian yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Diantaranya yaitu Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA).

Selain itu, juga Persatuan Mahasiswa Islam(PERMAI), Himpunan Mahasiswa Pemantau Kebijakan (HIMAPEKA), Pemuda Matahari Rakyat (MATARA), Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat (GEMASURA), hingga Pemuda Tanggap Darurat Virus Corona (TARUNA).

Ketua Umum Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA), Rizqi Fathul Hakim mengatakan, memvaksin satu juta orang dalam sehari itu bukan hal yang mudah.

Namun, dengan semangat juang dan keseriusan yang ditularkan Kapolri Listyo Sigit terhadap anak buahnya di seluruh Polda pada 34 Provinsi, hal tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Ini merupakan bukti perjuangan dan keseriusan Polri dalam menangani Pandemi Covid-19 di tanah air. Kami sangat mengapresiasi kinerja Polri dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit ini,” ungkapnya.

Lanjut Rizqi, pihaknya sadar bahwa salah satu upaya strategis melawan Pandemi ini adalah dengan menguatkan pemahaman akan bahaya Pandemi dan juga upaya pencegahannya sebagaimana protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menjaga solidaritas sesama anak bangsa agar tetap kuat dan sabar dalam menyikapi Pandemi Covid-19 ini.

“Sebenarnya ada hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengapresiasi mereka yang sedang berjuang. Lebih dari sekedar berterima kasih, yaitu tetap berada di rumah, gunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak!,” tegasnya.

Sementara Koordinator Presidium Persatuan Mahasiswa Islam (Korpres PERMAI), Landy Arnet mengatakan, Kapolri Listyo Sigit bukan hanya saja menjadikan Polri sebagai garda terdepan dalam penanganan Pandemi Covid-19, tapi juga merubah wajah Polri menjadi institusi yang humanis.

“Itu dibuktikan dengan kesigapan Polri dalam mengevakuasi korban bencana alam di seluruh Indonesia. Kekuatan moral, keberanian, ketegasan, leadership dan sikap demokratis ada pada dirinya,” tandasnya.

Disamping itu Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pemantau Kebijakan (HIMAPEKA), Ahmad Syafi’I Ma’arif menerangkan, pandemi Covid-19 yang belum diketahui ujungnya ini memang betul-betul menyita perhatian pemerintah dan masyarakat Indonesia bahkan dunia.

“Tentu dalam penanganannya sangat dibutuhkan keseriusan, kebersamaan, kesesuaian sikap, serta formulasi kebijakan yang tepat agar pandemi ini segera berakhir. Polri membuktikan itu semua,” jelasnya.

Sementara Ketua Umum Pemuda Matahari Rakyat (MATARA), Ilham Fajari Al-Rasyid juga turut angkat jempol terhadap kinerja Kapolri Listyo Sigit menekan laju peredaran narkoba di Indonesia. Sepanjang tahun 2021, Polri telah mengungkap 19.229 kasus narkoba dan menangkap 24.878 tersangka.

Dalam pengungkapan dan penangkapan para tersangka tersebut, Polri telah menyelamatkan 39,24 juta jiwa orang dari penyalahgunaan narkoba dan menyita barang bukti senilai Rp11,66 triliun. “Pada posisi ini kami melihat komitmen kuat Listyo Sigit dalam memberantas narkoba ditanah air,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat (GEMASURA), Muhammad Hafiz Azami, juga meyoroti sebagian dari setumpuk prestasi Kapolri Listyo Sigit. Tindakan premanisme dan pungutan liar (pungli) di Indonesia sangat mengganggu proses pembangunan daerah bahkan pembangunan nasional.

Intruksi Presiden Joko Widodo melalui telpon pada 10 Juni 2021 kepada Kapolri untuk memberantas premanisme dan pungli di Indonesia direspon dengan sangat cepat.

Sepanjang bulan Juni 2021 polisi telah menangkap 8.217 orang yang diduga terlibat premanisme dan pungutan liar di berbagai wilayah Indonesia. Dari 8.217, sebanyak 382 orang terkait kasus premanisme dilanjutkan ke tahap penyidikan.

Sementara ada 3.710 kasus premanisme yang diberikan pembinaan. Lalu, 214 orang yang terlibat kasus pungli dilanjutkan ke proses pidana. Sementara 3.903 lainnya diberikan pembinaan. “Pada posisi ini kami melihat komitmen kuat Kapolri terhadap penegakkan hukum di Indonesia,” ungkapnya.

Terakhir apresiasi datang dari Ketua Umum Pemuda TARUNA (Tanggap Darurat Virus Corona), Aditya Pratama mengatakan, pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19.

Masyarakat diminta berdisiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun, dan menjaga jarak. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro sangat efektif untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

“Kami mengapresiasi Kapolri, Panglima TNI dan Menteri Kesehatan yang rela turun langsung ke pos-pos PPKM Mikro untuk memberikan bantuan dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan PPKM Mikro disetiap wilayah, kami yakin akan cepat mengakhiri Pandemi Covid-19 ini,” tutupnya.

 

 

 

 

 

(As/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here