Satu Gurandil Diduga Tewas Tertimbun Dilokasi PT Antam Belum Di Evakuasi

0
116

Foto rumah DN, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung.

Nanggung, BogorUpdate.com
Seorang penambang emas tanpa izin (PETI) berinisial DN (37) warga Siranggap, Desa Nanggung Kecamatan Nanggung tertimbun hingga tewas yang berada di lobang kawasan stup 2 pertambangan milik PT Antam.

Menanggapi hal ini, Humas PT Antam Agus Setiyono menjelaskan, bahwa pihaknya belum mengetahui kejadian ada penambang ilegal yang tertimbun.

“Maaf dari kami sampai saat ini tdak ada info di wilayah operasional Antam,” ujarnya kepada wartawan minggu (8/11/20).

Agus juga menambahkan, secara umum sudah ada penutupan area tambang dengan filing untuk area yang sudah diambil batuan ore atau biji emas.

“Sejauh ini masih ada kegiatan operasional belum di filing atau ditutup. Karena bisa sebagai roadbase atau lantai kerja,” tambahnya.

Senada dikatakan, Ketua RW setempat Madroi menerangkan, bahwa pihaknya mendapat informasi ada warganya yang sudah lima hari tidak pulang dan sedang berada di gunung pongkor.

“Jadi korban sudah lima hari tidak pulang, akhirnya pihak keluarga mencari keberadaan Dn, selang beberapa hari dikabarkan telah meninggal tertimbun longsoran dilobang kata saudaranya,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, kalau saudara korban sempat melakukan pencarian untuk memastikan keberadaannya.

“Informasi korban meninggal Pada hari Sabtu (7/11/20) dan korban belum di evakuasi karena medan yang sulit dan akses jalan terjal dan curam,” cetusnya.

Sementara itu, Kapolsek Nanggung Iptu Dedy mengaku, bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan mengenai informasi ada penambang yang tertimbun.

“Kita masih melakukan pengecekan dulu, dan berkoordinasi dengan pihak terkait supaya valid,” pungkasnya.

 

 

 

 

(Gus/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here