Rakor Penanganan Covid dengan Kang Emil, Ade Yasin: “Bogor Gercep Siap Bantu Warga Yang Isoman

0
60

Cibinong, BogorUpdate.com
Bupati Bogor, Ade Yasin Mengikuti Arah Gubernur Jawa Barat pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat secara virtual di Pendopo Bupati, Senin (12/7/21). Rakor dihadiri juga oleh Dandim 0621, Wakil Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Polres Bogor dan Lanud ATS, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dalam Rakor tersebut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberi Arahan, bahwa total kasus hari ini sekitar 80.000 kasus. Sementara yang dirawat kurang hanya bisa 20.000 kasus, berarti ada 60.000 yang di rumah. Jadi mayoritas pasien Covid di Jawa Barat itu sedang isolasi mandiri (isoman). Dirinya meminta perhatikan warga yang sedang isoman.

Kang Emil sapaan Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah pusat akan perkuat pemberian obat gratis kepada warga tidak mampu. “Oleh karena itu saya minta para Walikota dan Bupati agar segera berkoordinasi untuk memberikan data-data dimanakah pasien-pasien yang menjalani isoman berdasarkan nama berdasarkan alamatnya, karena TNI sudah ditugaskan dalam pertengahan minggu ini, juga untuk memberikan obat gratis kepada warga yang sedang isoman,” jelas Kang Emil.

Kang Emil menambahkan, bahwa kasus kematian yang melonjak, yang meninggalnya berada di rumah saat isoman cukup tinggi. “Oleh karena itu, saya titip kepada Walikota dan Bupati, pastikan aparat RT dan RW nya agar lebih gesit untuk memeriksa apakah kondisi membaik atau memburuk,” pintanya.

“Saya titip juga kepada Kapolda agar rutin mengecek kondisi warga yang isoman sebagai patroli rutin agar kesehatan yang seharusnya tidak menjadi memburuk. Saya harap negara lebih proaktif, karena hampir 70% masyarakat positif yang dirawatnya bukan di rumah sakit melainkan di rumah,” tandas Kang Emil.

Usai Rakor, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, jika hari ini bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dirinya berkeliling ke rumah warga untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada warga yang terdampak pandemi. Kemudian katanya, juga memberikan semangat dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Melalui program Bogor Gerak Cepat (Gercep) kami siap membantu warga yang terpapar Covid dan sedang melakukan isoman di rumahnya-masing, serta warga yang membuat pandemi Covid lainnya. Kami pun mengoptimalkan pelayanan dengan menyediakan layanan call center kegawatdaruratan di setiap desa. Satgas covid di tingkat desa pun saya instruksikan untuk aktif memantau kondisi warganya terutama yang sedang melaksanakan isoman,” ujar Ade Yasin.

Kemudian, lanjut Ade, untuk mempercepat vaksinasi, telah dilakukan vaksinasi massal serentak di 40 kecamatan dengan target 2.000 per kecamatan. Hari ini total 80.000 vaksinasi yang telah dilaksanakan di seluruh Kabupaten Bogor. “Sampai sore ini sudah selesai dilaksanakan di masing-masing kecamatan, tapi kita akan kembali melakukan secara rutin setiap hari Senin dan Rabu Kamis akan ada vaksinasi massal di Pakansari,” jelasnya.

“Antusias masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 cukup tinggi. Manfaat dari vaksin Covid-19 itu selain dapat melindungi diri sendiri juga membantu melindungi orang lain dari paparan Covid-19, serta dapat mengurangi risiko perburukan ketika terpapar covid-19,” pungkas Ade Yasin. (bu/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here