Prabowo Disebut Pengkhianat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor: Beliau Adalah Sosok Patriot

0
615

Rudy Susmanto, ketua DPRD Kabupaten Bogor

Politik, BogorUpdate.com
Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto yang kini tengah disebut sebagai pengkhianat oleh beberapa pihak di media sosial. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, angkat bicara.

Menurutnya, jika masyarakat maupun dirinya berfikir secara obyektif baginya Prabowo Subianto merupakan orang yang sangat patriot bagi negara yang dicintainya ini. Pasalnya, yang ia ketahui saat mendampingi ketum Gerindra selama ini, pada saat dia (Prabowo,red) memiliki seorang pimpinan siapa pun itu dari manapun itu, pentolan partai berlambang garuda ini akan fatsun kepada pimpinan atau kepala negaranya tersebut.

“Nah sekarang pak Jokowi menjadi pimpinan beliau (Prabowo,red), jadi bukan berarti disaat beliau di dalam pemerintahan saat ini tidak mementingkan perjuangan masyarakat. Kita bisa lihat, salah satunya dalam penanganan Covid-19 di indonesia yang ambil langkah pertama kali untuk membantu masyarakat untuk mengambil alat kesehatan di China siapa?,” katanya saat dihubungi Bogorupdate.com, melalui sambungan telepon selular miliknya, Rabu (10/6/2020).

Rudy menambahkan, dirinya tak ingin menyebutkan atau membela ketua umum partai Gerindra itu siapa dari pihak pemerintah pusat yang pertama kali membantu masyarakat Indonesia untuk pengadaan alat-alat kesehatan dengan membentangkan pesawat milik TNI angkatan Darat yakni Hercules ke China.

“Coba dalam hal itu pemerintah publis enggak anggarannya berapa untuk perihal tersebut, itu duitnya punya siapa. Apakah uang pribadi, atau kah dana pemerintah. Ini kan jadi pertanyaan, kalau saya tahu tapi saya enggak berani jawab karena bukan kapasitas saya untuk menjawab ini,” ujarnya.

Ia melanjutkan, adapun dari perjalanan selama beberapa bulan terakhir bisa di check orang-orang maupun relawan-relawan yang dianggap anarkis yang sebelumnya ditahan di Polda Metro Jaya dan Mabes Polri per hari ini apakah masih ada yang ditahan.

“Dan bisa ditanya kepada mereka-mereka yang di tahan di Polda dan lain sebagainya, pertanyaannya siapa yang memperjuangkan mereka untuk bisa keluar dari jeruji besi. Dan itu kan memang beliau tidak ingin dipublikasikan, dan yang saya ketahui juga beliau memiliki prinsip satu untuk bergabung dengan pemerintah, yakni lebih baik saya di busukkan yang penting masyarakat saya hidupnya sejahtera, dan masyarakat saya aman,” jelasnya.

Rudi juga menjelaskan, alasan ketua umum Gerindra, Prabowo Subianto bergabung dengan pemerintah dengan mengakhiri oposisinya itu, dimana pria mantan mantu Presiden Kedua RI, Soeharto ini hanya menginginkan negeri ini kondusif, dan tidak terjadinya masyarakat indonesia terpecah belah.

“Jadi kalau saya bicarakan hal yang positif kalau semua itu adalah tindakan pak Prabowo untuk masyarakatnya, nanti di anggapnya mengada-ada atau di klaimnya merupakan subyektifitasnya sendiri silahkan teman-teman media mencari tahu sendiri,” terangnya.

Politisi Gerindra ini juga membeberkan, hasil pilpres 2019 lalu yang banyak kekacauan dan kegaduhan serta pergejelokan di seluruh pelosok negeri ini, pada akhirnya ketum Gerindra tersebut mengambil sikap untuk bergabung dengan pemerintah dengan mengakhiri opisisinya.

“Supaya semua ini bisa adem, makanya pak Prabowo memutuskan untuk bergabung dengan pemerintah. Dan juga dari orang ratusan yang ditahan di Polda maupun di Mabes Polri dan lain sebagainya yang jumlahnya hampir 600 orang, per hari ini saya rasa tidak satu pun yang masih di tahan. Dan itu bertanya nya bisa ke orang yang bersangkutan langsung, ada salah satu orangnya yang tinggal di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor ini, namanya Iwan HK besok saya akan temui teman-teman media lainnya untuk wawancara langsung dengan pertanyakan siapa yang membebaskannya dari pihak kepolisian,” tegasnya.

Rudy juga membeberkan, pria bernama Iwan HK ini di anggap merupakan orang yang diduga menjadi pihak yang merencakan pembunuhan 4 tokoh nasional Republik Indonesia.

“Namun Iwan HK ini tidak terbukti, dan saat itu dia telah ditahan selama kurang lebih satu tahun. Lalu siapa yang membebaskannya sekarang, bisa silahkan teman-teman media menanyakan langsung kepada yang bersangkutan pada esok (11/6/20) hari, saat saya pertemukan besok,” imbuhnya.

Baginya, sambung Rudy, dirinya menyatakan bahwa Ketua Umum partai Gerakan Indonesia Raya ini adalah salah satu orang yang sangat patriot di bangsa ini.

“Jadi intinya adalah saya menganggap beliau adalah salah satu orang patriot di bangsa ini, yang kedua beliau tidak pernah menjelekkan siapa pun itu, baik senior maupun junior beliau, serta kecintaannya terhadap bangsa ini pada saat kita terserang wabah pandemi Covid-19 siapa sosok tokoh nasional pertama yang mengambil langkah untuk menyelamatkan bangsa. Demi bangsa ini, beliau ambil langkah pertama kali dengan bersurat kepada kepala staf angkat darat untuk menerbangkan pesawat hercules TNI untuk mengambil alat kesehatan di negara China dalam penanganan Covid-19,” bebernya.

“Dan saya pun tidak pernah mempublish juga, siapa pihak pemerintah pusat pertama yang memberikan bantuan pertama kali APD kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor saat Bumi Tegar Beriman ini saat belum memiliki satu pun Alat Pelindung Diri, dan pada saat itu juga bantuan APD langsung mengalir yang banyaknya mencapai 3000 APD dari Kementerian Pertahanan (Menhan), silahkan tanyakan langsung kepada Kepala Dinasnya untuk kebenarannya,” tutupnya. (Rul

 

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here