Hendak Tawuran, Polisi Pelonco 43 Pelajar SMK Kota Bogor

  • Bagikan

Cibinong – Bogor Update

Hendak tawuran, puluhan pelajar gabungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 dan Bina Warga Kota Bogor dipelonco aparat Polisi Resort (Polres) Bogor, di Lapangan Upacara Mapolres Bogor, Cibinong, Selasa (5/12/17).

Sebanyak 43 pelajar gabungan SMK swasta di Kota Bogor dilengkapi 8 calurit dan satu pedang panjang bergerigi diamankan Polres Bogor. Aparat Polres Bogor melakukan berbagai cara untuk menumbuhkan efek jera puluhan pelajar tersebut.

Kepala Polres (Kapolres) Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) A.M Dicky Pastika Gading mengatakan, upaya selanyaknya perpeloncoan yang dilakukan pihaknya tersebut semata-mata untuk membuat efek jera para pelajar yang diamankan.

“Tawuran pelajar ini sudah sering terjadi, dan ada juga yang kami amankan sekarang ini sudah pernah pernah tertangkap sebelumnya dengan perkara serupa. Kami lakukan hormat bendera, push up dan upaya lainnya ini untuk membuat efek jera para pelajar ini,” ujar AKBP Dicky kepada wartawan.

Ia menambahkan, pelajar yang terbukti membawa senjata tajam akan diperkarakan. “Pelajar bawa sajam proses hukum, nanti semua kita kembalikan putusannya ke hakim. Proses hukum pastinya juga dengan melihat pada Undang-Undang Perlindungan anak,” tambahnya.

Mantan kapolres Karawang ini menerangkan, perlakuan hukum berneda akan dilakukan pihaknya untuk pelajar yang tidak terbukti membawa senjata tajam. “Siswa yang tidak membawa sajam yang diamankan ini nanti kita akan lakukan pembinaan da pemanggilan orang tuanya untuk dijemput,” terangnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya tidak akan menutup kemungkinan melakukan langkah-langkah komprehensif. “Kami akan menjadi inisiator untuk pemerintah, sekolah dan instansi terkait, melakukan upaya meminimalisir kenakalan pelajar khususnya tawuran,” tandasnya. (EFT/DO)

 

Editor: Endi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.