PLN Jabar UP3 Gunung Putri Berikan Bantuan Listrik ke Madrasah

0
39

Gunungputri, BogorUpdate.com
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis), Kementerian Agama (Kemenag), menunjukkan belasan ribu madrasah belum teraliri listrik dan belum memiliki akses internet. Daerah dengan madrasah tak berlistrik salah satu nya adalah di wilayah Jawa Barat sebanyak 2.522 madrasah.

Menerima informasi tesebut PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawabarat (Jabar) bergerak cepat menanggapi permasalah ini dengan langsung melakukan sampling survey ke Madrasah di wilayah PLN Jawa Barat. Dari jumlah madrasah tersebut ditemukan sebagian besar sudah berlistrik dan meskipun ada 146 madrasah yang belum berlistrik, hal ini karena bangunan madrasah masih baru atau tidak memiliki meter sendiri sehingga menumpang ke listrik tetangga (levering).

Dari data survey tersebut, PLN UID Jabar Melalui Yayasan Baitul Mal PLN UID Jabar memberikan bantuan penyalaan listrik ke 31 madrasah secara serentak di beberapa titik wilayah kerja PLN UID Jawa Barat. Salah satu Acara penyalaan listrik madrasah yang diadakan di Majalaya dan Bandung pada Jumat (10/7/20) ini pimpin langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha.

“PLN terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenag Jabar dan pemerintah kabupaten/kota di Jabar untuk mengetahui berapa banyak madrasah yang belum teraliri listrik dari PLN. Setelah mengetahui data madrasah belum berlistrik ini kami melalui yayasan Baitul mal PLN yang merupakan badan yang menerima zakat, infak, sodakoh dari karyawan PLN yang dipotong setiap Bulan, mudah mudahan ini membantu,” ungkap General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha.

Agung menambahkan, PLN juga berkomitmen akan tetap menjaga kehandalan pasokan listrik dan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kerja selama memasuki masa new normal. Agar pasokan listrik semakin andal saat New Normal, PLN UID Jabar telah menyiapkan 3.799 orang pegawai Pelayanan Teknik, 437 pegawai teknik dan 1.637 Pegawai Vendor Jaringan yang siaga apabila terjadi hal-hal yang perlu ditangani segera.

“Petugas tersebut bersama pegawai kritikal seperti dispatcher, operator, dan pencatat meter bekerja dengan tetap mematuhi protocol kesehatan Covid-19. Sementara itu, Pegawai PLN UID Jabar yang bersifat pendukung dan administrative pun kini bertahap mulai bekerja dikantor,” paparnya.

Masih kata Agung, pihaknya juga mempersiapkan berbagai sarana pendukung seperti 60 Buah Genset, 13 Buah UPS, 97 Unit Gardu Bergerak, 10 Unit Alata Deteksi dan 700 Unit Kendaraan Teknik. Sementara itu, ketersediaan pasokan listrik di Jawa Barat saat ini 11.835 MW dengan beban puncak rata rata saat PSBB 6.351 MW, turun 10,6 % dari beban puncak rata rata bulan februari (7.105 MW). Ada cadangan daya yang cukup banyak sebesar 5.484 MW.

“Dengan dukungan seperti itu, PLN menjaga kesediaan pasokan listrik bagi masyarakat yang masih beraktifitas dirumah maupun masyarakat yang bekerja diluar rumah, Industri, tempat wisata, hotel, dan Mall/ supermaket,” jelasnya.

Untuk Daerah Kabupaten Bogor yang merupakan wilayah kerja PLN UP3 Gunung Putri, pada waktu yang bersamaan, hari ini tgl 10 Juli 2020 telah dilaksanakan Penyalaan Listrik untuk 2 (dua) Madrasah di Wilayah ULP Jonggol dan ULP Citeureup yaitu, MDTA Al Amin, Kp Kukun RT.13/4 Desa Tegalpanjang Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor dan MDTA Nurul Iman (TK A Plus Nurul Iman), Kp. Sanding RT.4/2 Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri.

Sementara itu, Kepala Yayasan Madrasah Nurul Iman, Sunarya, menyampaikan ucapan terimakasih kepada PLN atas bantuannya, bisa membantu madrasah-madrasah yang belum terlistriki saat ini dapat menikmati listrik. Kedepannya semoga bantuan ini terus berlanjut untuk madrasah madrasah lain disana.

 

 

 

 

(Jis/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here