PK Ditolak MA, Acang Suryana Bakal Laporkan Balik PT FS Pencemaran Nama Baik

  • Bagikan

Foto salinan putusan MA atas PK PT FS

Gunung Putri, BogorUpdate.com
Pernah menjadi tergugat II dalam laporan gugatan yang dilayangkan oleh PT Ferry Sonneville (FS) atas tuduhan penyerobotan lahan seluas 2.760 meter yang terletak di Shoping Area Blok 1, Perumahan Taman Kota Gunung Putri 1, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri pada Tahun 2014 lalu di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong dan Kejaksaan Tinggi Bandung, kini Acang Suryana bakal laporkan balik PT FS atas tuduhan pencemaran nama baik serta penggunaan alat bukti palsu.

Hal itu dilakukan, setelah berbagai rangkaian perjalanan persidangan gugatan Perdata pada saat itu, PT FS dimenangkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, serta Pengadilan Tinggi Bandung. Namun, saat mengajukan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA), oleh Direktur PT FS, Cynthia Gwendolin Sonneville pada tahun 2017, dibalas oleh MA dengan surat putusan nomor 523 PK/Pdt/2018 yang menyatakan pengajuan PK oleh PT FS ‘Ditolak’.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung menyatakan menolak pengajuan PK milik PT FS itu tanpa ada kekeliruan dan kekhilafan dari Hakim. Selain itu, dalam Surat PK dijelaskan, bahwa sah nya susatu perjanjian jual beli atas objek sengketa diatur oleh Undang – Undang Pokok Agraria dan peraturan pelaksanaan lainnya, bukan didasarkan pada Pasal 1458 Kitab Undang Undang Perdata.

Setelah ditolak oleh MA atas pengajuan PK nya, PT FS dihukum untuk membayar biaya perkara pada pemeriksaan peninjauan kembali tersebut sebesar Rp 2.500.000, berdasarkan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada hari Jum’at 10 Agustus 2018 lalu.

Atas dasar penolakan oleh MA tersebut, Acang Suryana mengatakan dalam hal ini dirinya tidak terbukti melakukan perbuatan penyerobotan lahan yang dituduhkan oleh PT FS.

“Pada putusan PK Mahkamah Agung tahun 2018 lalu, saya tidak terbukti menyerobot lahan. Sebab, PK yang dilayangkan oleh PT FS ditolak oleh MA. Artinya kalau ditolak berarti saya tidak bersalah dong,” kata Acang sapaan akrabnya itu kepada Bogorupdate.com, Selasa (14/9/21).

Atas laporan yang dilakukan PT FS kepada Acang sebagai tergugat tersebut, dia akan melaporkan kembali PT FS ke Polres Bogor karena tidak terbukti bersalah dalam putusan PN Cibinong dan tuduhan penggunaan alat bukti palsu.

“Saya akan laporkan balik PT FS karena sudah mencemarkan nama baik saya, apalagi saya sebagai tergugat II,” pungkasnya.

Penulis: AjisEditor: Bing
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.