Petinggi Facebook Dorong KPU Optimalkan Medsos dalam Penyelenggaraan Pemilu

0
19

Noudy Valdryno, Political and Government Outreach Facebook Asia Pasifik (APAC)

Politik, BogorUpdate.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor dimotivasi petinggi Facebook Asia Pasifik Noudhy Valdryno, melalui diskusi daring yang digagas KPU Provinsi Jawa Barat, untuk mengoptimalkan media sosial dalam melakukan pendidikan pemilih dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).

Diskusi daring yang digagas Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Idham Holik dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifqi Alimubarok dengan diikuti peserta penyelenggara pemilu dari beberapa daerah di Indonesia dan masyarakat umum, pada pukul 15.00 WIB dan berakhir tepat pukul 17.00 WIB.

“Kami mendorong agar setiap institusi pemerintahan menggunakan laman fanpage facebook yang resmi dan gratis untuk dimanfaatkan pemangku kepentingan di lembaga tersebut. Fanpage Facebook memberikan followers tidak terbatas untuk platform ini,” ujar pria milenial yang menjabat sebagai Political and Government Outreach Facebook Asia Pasifik (APAC), Noudy Valdryno yang akrab disapa Ryno, Selasa (30/6/20).

Ryno menegaskan bahwa laman tersebut juga harus terus diperbarui untuk menjaga kekuatan sinyal berupa algoritma yang mengarah ke followers baru dengan minat yang sama. “Untuk menjaga agar sinyal tetap kuat di laman fanpagenya, harus terus diupdate secara konsisten dengan cara membuat postingan berkala. Penting menjaga interaksi dengan para followers dengan cara memberi komentar, like dan share. Jangan sampai tidak dikomentari,” ujar pria yang tinggal di Bogor ini.

Tidak hanya lembaga pemerintah, dengan fanpage facebook, perusahaan media sosial paling populer di dunia dengan pemilik akun sebanyak 2,4 miliar orang ini mendorong terbukanya jaringan bagi pelaku UMKM, komunitas, individu seperti politisi yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai kepala daerah, atau para politisi di parlemen dan organisasi parpol.

“Fanpage Facebook ini bisa dipakai untuk individu seperti politisi dan calon kepala daerah yang saat ini sedang bersiap menghadapi pilkada serentak 2020. Tak hanya itu, pelaku UMKM dan komunitas juga bisa pakai fanpage. Ini semua gratis dari facebook,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam sambutan pembukaannya, Ketua KPU Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok menjelaskan bahwa peran media sosial saat ini sangat penting khususnya bagi penyelenggara pilkada. Pelajaran dari pemilu 2019 dengan berbagai macam isu berita bohong yang menyerang KPU RI secara institusional, menjadi amunisi berharga bagi penyelenggara pilkada serentak 2020 untuk lebih optimal lagi dalam melakukan sosialisasi tahapan pilkada, pendidikan pemilih, serta menjaring partisipasi masyarakat lebih luas.

“Jangan sampai seperti di pemilu 2019 lalu, ada banyak pertanyaan dan bullying (perundungan_red) yang ditujukan ke KPU RI melalui medsos, namun tidak ditanggapi atau tidak dikomentari. Jangan sampai hal ini terulang. Ini menjadi bekal berharga khususnya bagi penyelenggara pilkada serentak 2020 untuk lebih responsif dalam menjawab pertanyaan dan komentar di media sosial atau medsos,” ujar Rifqi.

Sementara itu, Idham Holik memberi motivasi agar semua lembaga KPU tingkat kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk mengoptimalkan media sosial menuju masyarakat informasi 4.0 yakni masyarakat yang melek internet.

“Kami berharap dengan diskusi ini, teman-teman penyelenggara pemilu di kabupaten/kota untuk mengoptimalkan peran media sosial dengan tujuan menjadi masyarakat informasi 4.0 yang artinya masyarakat internet,” tandasnya.

Dalam diskusi itu, Anggota KPU Kabupaten Bogor, Herry Setiawan sempat menanyakan bagaimana pembuatan bukti pembayaran penggunaan iklan berbayar di facebook untuk menjangkau lebih banyak masyarakat pengguna facebook.

Menjawab itu, Ryno mengatakan, “Kami memang masih terus berkoordinasi dengan facebook global untuk bisa membuat pertanggungjawaban pembayaran iklan yang sesuai dengan aturan administrasi keuangan di Indonesia,” ujarnya. (kpu/end)

 

 

 

Editor : Bing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here