Pemkot Dapat Tawaran Bantuan Cold Storage dari Bank Indonesia

0
38

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Bank Indonesia menawarkan bantuan cold storage atau ruang pendingin khusus kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Rencananya, bantuan ini akan ditempatkan di Pasar Sukasari untuk menyimpan daging, ikan dan sayur agar bisa tetap segar.

Kepala Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan, Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Ahmad Perkasa Subarkah mengatakan, cold storage merupakan ruang untuk menyimpan berbagai macam produk seperti daging, ikan dan sayur dengan tujuan untuk mempertahankan kesegarannya.

“Kita akan coba bantu Perumda PPJ cold storage, ukurannya sekitar 12×3 meter. Bantuan cold storage ini sebagai pilot project untuk manajemen inventori,” katanya saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jalan Pajajaran, Kamis (11/6/2020).

Namun pihaknya akan melihat dahulu apakah Perumda PPJ memiliki program usaha perdagangan atau tidak koperasi karyawannya.

“Cold storage ini bisa dikelola Koperasi karyawan Perumda PPJ. Cuma kita juga masih melihat kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini, karena semua sektor terdampak,” ujarnya.

Bank Indonesia kata dia, ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemkot Bogor. Pertemuan hari ini merupakan langkah awal dan kedepan akan ada pertemuan lanjutan dengan instansi terkait.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyambut baik rencana pemberian bantuan cold storage dari Bank Indonesia. Namun ia meminta harus sesuai dengan aturan.

Pada kesempatan tersebut, ia meminta bantuan program stimulus Bank Indonesia untuk program Urban Farming agar warga bisa mandiri menanam di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Saat ini ada 3 lokasi Urban Farming, di Warung Bandrek (Warban), Sempur dan Bubulak. Kita ingin memberikan stimulus kepada masyarakat, memikirkan solusi setelah bantuan sosial selesai nantinya. Kami harap Bank Indonesia bisa bantu,” jelasnya.

Sementara itu, Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir menyatakan, saat ini masih dalam proses. Dia berharap dengan adanya cold storage bisa menjamin ketersedian stok daging, ikan dan sayur.

“Apalagi kebutuhan ikan di kota Bogor sangat tinggi. Jadi kita harapkan dengan adanya cold storage harga ikan tetap stabil,” ujarnya.

Rencananya jika sudah diterima dari Bank Indonesia, cold storage akan ditempatkan di Pasar Sukasari. (Rie)

 

 

 

Editor : Refer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here