Pemkot Bogor Luncurkan Logo Hari Jadi ke-539

0
44

Sumber foto (Antara)

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Pemerintah Kota Bogor, meluncurkan logo Hari Jadi Ke-539 Bogor menjelang peringatan hari jadi kota itu yang jatuh pada tanggal 3 Juni, dengan tema “Jagratara Waluya”.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman, Sabtu (29/5/21), mengatakan nama Jagratara diambil dari bahasa Sanskerta yang mengandung makna selalu waspada, sedangkan Waluya diambil dari bahasa Sunda yang mengandung makna sehat atau selamat.

“Jadi, Jagratara Waluya, dimaknai sebagai Kota Bogor bersama warganya harus selalu waspada pada kemungkinan terburuk supaya terjaga keselamatan dan kesehatan bangsa,” katanya.

Menurut Atep Budiman, Jagratara Waluya bisa juga dimaknai sebagai Kota Bogor selalu waspada terhadap situasi dan kondisi agar terjaga keselamatan dan kesehatan bersama.

Atep Budiman menjelaskan, pada logo, makna gambar gunung dan gedung pada angka lima sebagai ikon Kota Bogor yang terletak di bawah kaki Gunung Salak dan terus berkembang sesuai kondisi kekinian.

Makna gambar daun dan Istana Bogor pada angka tiga menggambarkan simbol kota yang hijau dan alami serta menjadi bagian penting dari sejarah bangsa.

Kemudian, makna gambar kujang dan latar belakang batik pada angka sembilan sebagai simbol Kota Bogor merupakan kota pusaka yang melestarikan kebudayaan nusantara.

Sedangkan makna warna pada logo, warna biru melambangkan ketenangan, yakni mencerminkan Bogor sebagai kota tempat orang-orang datang untuk menikmati ketenangan.

Warna hijau dan dedaunan melambangkan Kota Bogor yang identik dengan kesegaran dan pepohonan. Warna oranye dan merah melambangkan kreatifitas bahwa warga Kota Bogor terus berinovasi dan berkreasi.

Menurut Atep Budiman, peringatan HJB ke-539 akan dilaksanakan secara sederhana, karena saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19 dan Kota Bogor masih berada di zona oranye.

“Agenda utama peringatan HJB ke-539 adalah sidang paripurna istimewa DPRD Kota Bogor yang dihadiri undangan dalam jumlah terbatas,” katanya.

Kemudian, ada doa bersama dari tokoh lintas agama dan budayawan Kota Bogor yang akan dilaksanakan di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, sedangkan undangan lainnya bisa menyaksikan secara virtual.

Kegiatan lainnya adalah hiburan seni dan budaya yang dilaksanakan secara hibrid, seperti simposium Aksara Sunda, serta pemberian penghargaan kepada para donatur dari Satgas COVID-19 Kota Bogor.

 

 

 

 

 

Sumber : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here