Pemkab Bogor Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Virtual

0
44

Cibinong, BogorUpdate.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara virtual karena situasi pandemi Covid-19, acara tersebut digelar secara virtual bagi PD dan kecamatan di Kabupaten Bogor, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Ruang Serbaguna 1 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu (25/11/20).

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan semoga kita patut bersyukur selama masa pandemi COVID-19 ini, berbagai elemen masyarakat telah menunjukan sikap solidaritas dan saling membantu dalam upaya memutus rantai penyebaran virus dan meringankan beban saudara kita yang terdampak pandemi.

“Penanganan Covid-19 membutuhkan partisipasi semua pihak untuk mendorong kesadaran akan protokol kesehatan serta perilaku saling tolong menolong Tuhan dan dicontohkan oleh Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassalam,” katanya.

Ia juga meminta izin khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor sampai kepada aparatur Kecamatan dan Desa / Kelurahan untuk memberikan contoh yang baik dan pemahaman kepada masyarakat agar disiplin menerapkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan protokol kesehatan 3M yang menggunakan tangan, memakai masker dan menjaga jarak, serta merangkul berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dan saling membantu dalam penanganan dampak Covid-19.

“Kita yang dikaruniai kesehatan ditengah pandemi ini, marilah meningkatkan rasa syukur dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya” katanya.

“Kita jadikan Peringatan Maulid ini sebagai momentum untuk meneladani akhlaq Rasullullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam dalam setiap gerak dan langkah, motivasi untuk memberikan pelayanan yang tulus dan terbaik pada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sosial serta membangun tatanan kehidupan yang berkeadaban,” tambahnya.

“Kemuliaan akhlaq yang dicontohkan Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassalam: shiddiq (jujur), amanah (tidak dapat dipercaya), fathonah (cerdas), dan tabligh (menyampaikan) menjadi inspirasi bagi kita semua, untuk menjadi insan yang lebih baik dan membangun tatanan kehidupan yang harmonis sesuai perintah Allah Subhanahu Wata’ala,” harapnya. (bu/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here