Pasar Cileungsi Siap Buka Kembali Setelah Tutup Beberapa Hari

0
40

Cileungsi, BogorUpdate.com
Dalam rangka menyongsong era New Normal, Musyawaran Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cileungsi melakukan Sosialisasi pembukaan Pasar Cileungsi pasca ditutupnya Pasar Cileungsi setelah adanya hasil tes Swab yang menyatakan 4 orang pedagang Pasar Cileungsi Reaktif Covid-19. Bertempat di Aula Kantor Kepala Pasar Cileungsi, Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan pedagang pasar Cileungsi, Danramil Kecamatan Cileungsi, Dirut Operasional Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Camat Cileungsi dan Kepala Pasar Cileungsi, Pada Selasa (2/6/20).

Dalam sosialisasi tersebut Camat Cileungsi Zaenal Ashari menyampaikan terkait simpang siur nya pemberitaan yang ada tentang jumlah pedagang yang positif Covid-19 membuat keadaan menjadi kisruh dan gaduh.

“Berbicara 7 orang yang positif Covid-19 itukan yang awal, pada setengah bulan yang lalu kita lakukan Swab dan sempat buming ada hoax yang menyatakan 13 orang yang positif. Jadi 7 itu yang 4 adalah pedagang yang 3 adalah keluarga pedagang yang terkena Covid-19, jadi keseluruhan pedagang yang terindikasi Covid-19 hanya 4 orang yaitu pedagang buah, pedagang daging dan pedagang asin,” Kata Zaenal.

Ia melanjutkan, untuk menindaklanjuti itu maka hari minggu kemarin kembali kita lakukan Rapid Tes pada 57 pedagang yang ada di Pasar Cileungsi padahal jatah kuota kita ada 300 orang, dan dari 57 orang itu baru keluar hasil reaktif belum positif.

“Dari 57 orang yang dilakukan Rapid Tes ada 6 orang yg terindikasi Reaktif belum positif jadi akan ditentukan dan dipastikan kembali dalam hasil tes Swab 14 hari kedepan, jadi hasil reaktif itu belum menetukan seseorang itu negatif atau positif,”Jelas Camat Cileungsi.

Dirinya berharap dengan akan diberlakukannya New Normal ini bukan berarti Virus Covid-19 itu sudah tiada, oleh karena itu jika nanti tanggal 5 Juni 2020 Pasar Cileungsi kembali dibuka saya menghimbau agar para pedagang untuk melakukan standar kesehatan.

“Himbauan untuk pedagang maupun pembeli nantinya jika Pasar Cileungsi sudah mulai dibuka kembali agar melakukan standar kesehatan, minimal pedagang dan pembeli wajib untuk memakai masker dan bagi pedagang agar disetiap kios nya untuk menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitaizer. Kami pun akan menugaskan tim pengawas Covid-19 untuk melakukan pengawasan bagi pedagang maupun pembeli yang akan melakukan aktifitas di Pasar Cileungsi, untuk saat ini kita hanya melakukan himbauan dan teguran sambil kita siapkan sanksi bagi pedagang dan pembeli yang melanggar standar kesehatan untuk memutus rantai Covid-19,” Pungkasnya.

Senada, Doni Jatnika Dirut Operasional Pasar Tohaga mengatakan bahwa kedatangannya ke Pasar Cileungsi untuk melakukan sosialisasi persiapan New Normal pasca dilakukannya penutupan sementara. Seharusnya memang hari ini 2/6 Pasar Cileungsi dibuka, tapi karna kebijakan lain maka penutupan ini dilakukan sampai tanggal 4/6 dan itu berlaku untuk semua Pasar Tohaga di Kabupaten Bogor untuk Non Pangan itu kita tutup.

“Saya berharap bisa terjalin kerjasama yang baik antara pengelola PD Pasar Tohaga dan para pedagang sehingga nanti saat diberlakukan New Normal tetap melakukan protokol standar kesehatan, dan itu diharuskan tidak ada toleransi lagi untuk memakai masker, cek poin dan tempat cuci tangan sudah kita siapkan di Pasar Cileungsi ini,Mudah-mudahan Pasar Cileungsi ini bisa dibuka kembali dan kita semua diberikan kesehatan seperti sedia kala,” Kata Doni.

Ia melanjutkan penutupan sampai tanggal 4/6 ini berlaku untuk toko Non Pangan di semua Pasar di Kabupaten Bogor, yang berada dibawah naungan PD.Pasar Tohaga. Walaupun sejauh ini baru hanya beberapa Pasar yang ada di kabupaten bogor yang dilakukan Rapid Tes untuk para pedagangnya. “Karena semua itu kita menunggu arahan dari Gugus Covid-19 yang berwenang untuk menunjuk Pasar dan melakukan Rapid Tes, jadi walaupun belum dilakukan Tes Swab, protokol kesehatan tetap diberlakukan di semua Pasar yang ada di Kabupaten Bogor,” Paparnya.

Ditempat yang sama Ahmad Sunjaya, Ketua Paguyuban Pasar Cileungsi mengatakan dirinya berharap agar PSBB tidak diperpanjang dan New Normal segera diberlakukan supaya Pasar Cileungi bisa kembali dibuka.

“Dari pendapatan kami semua jelas menurun, dapat Covid-19 ini sangat berpengaruh bagi ekonomi kami sebagai pedagang hingga penurun omset mencapai 70%, oleh karena itu kami berharap agar Pasar Cileungis segera dibuka kembali pasca ada beberapa orang yang terindikasi Reaktif Covid-19,” Singkatnya. (Jis)

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here