Panitia Pilkades Tlajung Udik Diduga Langgar Prokes

0
292

Gunung Putri, BogorUpdate.com
Pemilihan kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Gunung Putri kabupaten Bogor diikuti oleh Tiga Desa, yang akan dilaksanakan pada 20 Desember 2020 mendatang, dimana pemilihan kepala Desa di tahun ini dalam masa Pandemi covid-19.

Penyelenggara Pilkades harus bener-benar mengikuti aturan protokol kesehatan (Prokes) yang sudah diatur dalam Perbup maupun aturan pemerintah tentang pembatasan sosial bersekala besar (PSBB), baik penerapannya dalam segala kegiatan mulai dari jaga jarak hindari kerumunan, memakai masker maupun rajin mencuci tangan (3 M).

Dimana sekarang ini Pilkades di kecamatan Gunung Putri sudah memasuki Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Salah satunya Desa Tlajung udik, panitia penyelenggara Pilkades sudah memasuki tahapan Penetapan DPT, yang di laksanakan pada Selasa malam 24/11/2020, diseketariat kantor desa setempat.

Dalam penetapan DPT ini dihadiri 5 calon kepala Desa Tlajung Udik, Sekcam Kecamatan Gunung putri, Kepala Desa Tlajung udik, ketua BPD, ketua panitia Pilkades Desa Tlajung udik, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemerintah Desa Tlajung Udik, Ketua RT / RW Desa Tlajung Udik dan para Tim sukses para calon kepala desa.

Hasil dari Penetapan DPT sudah memasuki hasil akhir pendataan dari laporan RT dan RW di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, dari hasil penetapan DPT ini sebanyak 30.740 jiwa yang terdaftar di DPT, dari jumlah Laki-laki, 15.335 dan perempuan 15.405, TPS yang akan digunakan sebanyak 32 TPS dimasing-masing RW 1 TPS.

Terpantau yang hadir dalam acara Penetapan DPT sekitar 58 orang, duduk berdampingan dan tidak ada jarak, dimana sekarang dalam Masa pandemi covid-19, jelas dilarang ada kerumunan orang banyak.

Karena kapasitas ruangan yang terbatas, banyak yang hadir dalam penetapan DPT yang diluar tidak mendapatkan tempat duduk, protokol kesehatan di ruangan tersebut tidak terjamin karena jumlah yang hadir diduga melebihi kapasitas ruangan dan diduga melanggar dan tidak mengindahlan aturan protokol kesehatan.

Meski hal ini pemerintah gencar mensosialisasikan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan 3M yang dimana masyarakat harus, Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Ketua Panitia Pilkades Tlajung Udik, Sutikman yang di mintai keterangan mengatakan kaitan prokes tersebut akan dismpaikan pihaknya melalui website desa.

“Nanti narasinya akan kita buat sendiri, melalui website desa kami,” kilahnya kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Dikatakan Sutikman, kaitan ini juga akan disampaikan melalui publikasi melakui aplikasi yang sudah dimiliki Pihak Desa Tlajung Udik.

“Terkait protokol kesehatan, akan di sampai Segala sesuatunya di wabsite, dan tidak ada tanggapan lain,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Tlajung Udik saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp sampai saat ini tidak ada tanggapan apapun. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here