Ngeri! Lintah Darat Berkedok Koperasi Jerat Warga Cileungsi Hingga Milyaran

  • Bagikan

Cileungsi, BogorUpdate.com
Puluhan warga di kecamatan Cileungsi mengeluh lantaran meminjam uang kepada salah satu koperasi dengan lipatan bunga yang mencekik hingga bernilai fantastis.

Salah satu korban berinisial AJ (50) mengatakan jika pada awalnya dirinya ikut bergabung dengan Koperasi Palomak Artha Mas (PAM) karena ajakan dari saudaranya, karena ada kebutuhan mendesak saat itu, dirinya akhirnya memutuskan untuk meminjam uang kepada koperasi tersebut sejumlah Rp 15 juta, dengan menjaminkan surat-surat berupa Izasah, Surat Nikah, KTP, ATM dan Buku Tabungan yang semuanya harus asli.

“Ia saat itu saya meminjam 15 juta dengan angsuran 1.325.000/bulan selama 15 bulan, dan itu di potong melalui ATM saya setiap bulannya, namun sampai saat ini bukti pembayaran itu tidak ada hanya dipotong saja setiap bulannya, tapi tidak diberikan resi penarikan berapa jumlah uang yang ditarik dari ATM saya yang dijadikan jaminan dan kwitansi dari pihak koperasi,” jelas AJ.

Masih kata dia, saat dirinya pernah bertanya kepada pengurus koperasi hutangnya tinggal berapa dan minta bukti pembayarannya pihak koperasi selalu bilang sudah ada catatannya ini. “Dan selama 1 tahun itu ATM dan surat-surat berharga saya di tahan oleh pihak koperasi, tanpa kejelasan berapa sisa hutang yang harus saya bayarkan dan saya sudah angsuran yang ke berapa,” ungkap AJ.

Akhirnya, kata AJ dirinya tertolong dari perusahaanya yang ganti Bank untuk pembayaran gaji karyawan. “Tertolongnya saya ketika melihat ketidak beresan ini, saat perusahaan tempat saya bekerja ganti Bank kerjasama untuk pembayaran gaji karyawan, dan semenjak itu saya bayar secara manual dalam arti ditagih kerumah, namun yang membuat saya setengah kaget dan tidak habis pikir hutang saya yang cuma 15 juta dan sudah selama 1 tahun saya cicil kok gak lunas-lunas,” keluh AJ kordinator puluhan warga yang merasa dirugikan oleh pihak koperasi, Minggu,(29/8/21).

Menurutnya, dirinya kaget saat si penagih dari koperasi mengatakan bahwa total hutang saya saat ini Rp 177.950.000, dan mengatakan bahwa yang selama ini dibayarkan hanya bunga nya saja pokoknya belum termasuk berikut bunga keterlambatan, dirinya pun mengatakan ketidaktahuan jumlah bunga yang ditetapkan oleh pihak koperasi.

“Saya hanya meminta keadilan kok saya berhutang cuma 15 juta, dan sudah saya cicil selama setahun 1,325.000/bulan, sekarang tiba-tiba saya punya utang seratus juta lebih karena bunga keterlambatan, mohon bantu keadilan kepada saya, ini jeratan rentenir berkedok koperasi dan surat-surat berharga yang saya jaminkan kini ditahan,” katanya, memohon.

Terpisah, Kasir Koperasi Palomak Siska saat dimintai keterangan perihal siapa yang berkompeten untuk diwawancarai dengan adanya keluhan ini justru memperlakukan awak media dengan nada tinggi dan berkata tidak bersedia melayani pertanyaan media. “Maaf kami tidak melayani dan tidak bisa melayani media,” cetusnya dengan nada yang kurang sopan.

Sekedar diketahui Koperasi Simpan Pinjam Palomak Artha Mas yang berada di ruko Metland Cileungsi menjerat puluhan korban yang sebagian besar merupakan warga Cileungsi dengan bunga berjalan berlapis dan tak masuk akal, mirisnya dari puluhan warga ada 1 diantaranya yang meminjam uang sebesar 20 juta karena keterlambatan kini hutangnya menjadi 1 Milyar rupiah.

 

 

 

 

 

(Jis/Bing)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.