Miris! Minta Pindah Bagian Karena Sakit, Ata Malah Disuruh PT Huaxing Industri Mengundurkan Diri

0
149

Cileungsi, BogorUpdate.com
Miris Nasib Ata Bin Empen yang beralamat di kampung Rawa Hingkik RT 01 RW 01 Desa Limus Nunggal kecamatan Cileungsi, nasib ini menimpa seorang karyawan harian lepas yang bekerja selama 9 tahun Di PT Huaxing Industri.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang peleburan besi dan beralamat dijalan Raya Narogong kampung Rawa Hingkik RT 02/01 Desa Limus Nunggal Kecamatan Cileungsi kabupaten Bogor Jawa Barat, saat meminta izin pindah bagian karena sakit, malah disodorkan surat pengunduran diri dari perusahaan.

Diceritakan Ata Bin Empen pada wartawan bahwa sudah satu tahun ini dirinya mengalami sakit dan divonis dokter. Sakit yang dialaminya dibagian dalam alias sakit paru-paru, sementara saat dirinya sudah bolak-balik ke dokter selama satu tahun ini namun tidak ada perubahan dan tidak ada perkembangan.

“Tapi alhamdulilah masih bisa bekerja walaupun dengan resiko penyakit saya akan kambuh lagi,” ujar Ata kepada bogorupdate.com, Selasa(2/2/2021.

Diakui Ata, dirinya sudah sembilan tahun kerja di perusahaan ini, tapi tidak ada pengangkatan karyawan. “Saya juga gak tau kenapa, apa aturannya emang begitu atau gimana,” katanya.

Ata menyebut bahwa hari ini dirinya datang lagi keperusahaan untuk meminta izin dan meminta kebijaksanaan perusahaan terkait bagian kerjanya dengan menghadap HRD.

“Ini sudah yang kedua kali menghadap HRD untuk meminta pindah bagian, dasar saya melakukan ini adalah penyakit saya, karena sudah bolak-balik berobat kedokter tidak ada perkembangan dan dokter RS menyarankan jika mau ada perubahan dan sembuh harus pindah bagian, karna posisi kerja saat ini bahaya untuk orang yang sedang sakit paru-paru,” jelasnya.

Sebelumnya, dirinya sudah berkonsultasi dengan dokter kalau bagian ditempat kerjanya berbahaya untuk pernapasan dan orang yang sakit paru-paru sehingga dokter menyarakan demikian.

“Saya menghadap HRD hari ini berharap dapat kebijakan dari perusahaan namun apa yang saya dapat hasilnya Nihil,” Tuturnya.

Sebelumnya,perusahaan meminta dirinya untuk mencari pengganti. Tapi sampai hari ini Ata tidak bisa memenuhi apa yang menjadi permintaan HRD.

“Karena secara kewenangan, saya tidak ada waktu untuk mencari pengganti di posisi (bagian) saya, namun perusahaan terkesan memaksa harus ada jika saya ingin pindah bagian,” bebernya.

Lebih lanjut Ata menjelaskan, bukannya mendapat jawaban yang bisa membuat dirinya lega dan tenang, malah dirinya disodorkan kertas kosong dan disuruh membuat surat pengunduran diri.

“Akan tetapi karena saya merasa ini tidak adil saya menolaknya. Saya merasa kecewa dan meminta kepada perusahaan agar lebih bijak dan jika memang dirinya tidak diperlukan lagi tidak apa-apa, tapi haknya selama sembilan tahun bekerja harus juga dipenuhi sesuai UU ketenagakerjaan yang berlaku,” tutupnya.

Sementara awak media mendatangi perusahaan tersebut untuk mengkonfirmasi ke HRD PT Huaxing Industri Adi Mulyatno dan meminta satpam untuk menyampaikan kepihak manajemen bahwa ada awak media ingin bertemu setelah lima belas menit menunggu di pos satpam alhasil satpam menyampaikan bahwa HRD tidak bisa menemui awak media yang datang.

 

 

 

 

 

(Cek/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here