Menteri Hadi Tjahjanto Bagikan 1.000 Sertifikat Program PTSL di Kecamatan Pamijahan

Menteri ATR/BPN, saat membagikan sertifikat program kepada masyarakat di Kecamatan Pamijahan. (BU)

Pamijahan, BogorUpdate.com – Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto didampingi Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin, Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu dan Kepala , Yuliana membagikan 1.000 sertifikat tanah kepada masyarakat di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Senin (12/2/24).

Sertifikat yang berasal dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dibagikan untuk empat desa antara lain Desa Gunung Bunder 2, Desa Gunung Sari, Desa Ciasihan, dan Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan.

Sertifikat diserahkan secara langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN di dua lokasi. Di lokasi pertama tepatnya di Desa Gunung Sari, sebanyak 500 sertipikat diserahkan kepada masyarakat dengan diwakili 10 orang perwakilan penerima.

Sementara itu, di Desa Gunung Bunder 2 yang menjadi lokasi kedua penyerahan, 500 sertipikat diserahkan kepada masyarakat dan sertipikat diserahkan kepada 10 orang perwakilan dan 5 sertipikat dibagikan secara door to door.

“Dengan diserahkannya sertipikat tanah kepada masyarakat, maka saat ini masyarakat telah memiliki kepastian hukum hak atas tanahnya,” kata Hadi Tjahjanto kepada wartawan.

Mantan Panglima TNI itu menuturkan, untuk target sertifikat di Kabupaten Bogor sendiri sebanyak 1,4 Juta. Namun saat ini baru selesai sekitar 73 persen.

“Kalau kita melihat bahwa jumlah yang harus kita selesaikan di Kabupaten Bogor ini ada kurang lebih 1,4 juta. Sudah selesai 1 juta jadi sekitar 73 persen,” tuturnya.

Hadi menjelaskan, untuk program PTSL ini pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sebesar 18,5 Triliun. Program tersebut natinya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Dampaknya untuk apa, untuk penambahkan nilai ekonominya kurang lebih 18,5 triliun, besar sekali. Apalagi kita bagikan ini nanti oleh masyarakat bisa digunakan untuk usaha yang akan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Nantinya, lanjut Hadi, sertifikat tersebut juga bisa diagunkan kepada Bank untuk mendapatkan modal usaha. “Nanti masyarakat punya inisiatif untuk modal usaha silahkan bisa di agunkan ke bank,” ujarnya.

Menurutnya, untuk program PTSL secara nasional dari total 126 juta bidang targetnya, sudah 110, 5 juta yang selesai. Sementara di Kabupaten Bogor tahu 2024 ini mendapat 70 ribu bidang.

“Targetnya di 2024 ini akan kita selesaikan sebanyak 120 juta bidang. Untuk sisanya nanti diteruskan oleh Pemerintahan selanjutnya. Kami harapkan terus bertambah sampai 2025, sertifikat program PTSL ini segera selesai,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *