Kuota Terpenuhi, Kades Babakan Madang Salurkan Banpres Tahap 1 ke 1.504 KK Terdampak Covid-19

0
123

Babakan Madang, BogorUpdate.com
Ratusan Warga Miskin terdampak Covid-19 di Desa Babakan Madang Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, yang belum mendapatkan bantuan sosial (Bansos) covid-19 akhirnya mendapatkan bantuan berupa sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) yang disalurkan pemerintah desa setempat dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ada 1.504 paket berisi sembako dari Banpres tahap 1 yang kita salurkan untuk warga terdampak Covid-19 di Desa Babakan Madang yang sebelumnya tidak mendapatkan bantuan lain,” kata Kepala Desa Babakan Madang Deni Nugraha, kepada bogorupdate.com, Kamis (25/06/2020).

Deni menjelaskan, dari pengajuan data penerima sebanyak 2.850 Kepala Keluarga (KK) se-Desa Babakan Madang, saat ini sudah terpenuhi dan tersalurkan secara merata baik dari bantuan presiden, gubernur, Bupati, Kemensos, Perluasan BPNT dan BLT-Dana Desa.

“Pemerataannya terbantu dari bantuan ini dari paket yang disalurkan berisi 15 kg beras, mie instan, sarden, Minyak goreng. Dalam penyalurannya, tentu kita mengedepankan penerapan protokol kesehatan,” jelas Deni.

Deni berharap, bantuan ini bisa meringankan beban warganya dikala pandemi covid-19. Karenanya, dalam masa sulit saat ini, banyak warga yang kiranya membutuhkan uluran bantuan.

“Semoga bermanfaat. Saya himbau kepada warga Desa Babakan Madang untuk selalu menjaga kesehatan, ikuti anjuran pemerintah untuk selalu mengenakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS). Mudah-mudahan wabah ini segera berahir secepatnya,” harap Deni mengamini.

Sementara, Oman (45) warga Kampung Banceuy RW 01 Desa Babakan Madang mengaku bersyukur atas bantuan yang sudah diterimanya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangan membantu. Apalagi, kondisi saat ini terbilang cukup kesulitan dalam hal ekonomi ditengah wabah penyakit corona,” pungkasnya. (Asep Bucek)

 

 

 

Editor : Bing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here