Kunjungi TPAS Galuga dan Serap Aspirasi Warga, Ini Kata Rudy Susmanto Ketua Dewan

0
47

Cibungbulang, BogorUpdate.com
DPRD Kabupaten Bogor dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan kunjungan ke Tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) galuga untuk menampung aspirasi masyarakat melalui dengar pendapat di tiga desa, yakni Desa Galuga, Desa Cijujung dan Desa Dukuh, Kecamatan Cibungbulang.

Dengar pendapat dengan masyarakat, DPRD Kabupaten Bogor sengaja digelar untuk menyerap aspirasi warga sebelum Pemkab dan Pemkot Bogor memperpanjang perjanjian kerjasama pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga hingga Tahun 2025.

Hal ini dilakukan agar seluruh aspirasi masyarakat di tiga desa diatas masuk ke dalam kompensasi dampak negatif dari perjanjian kerjasama pembuangan sampah yang akan segera ditandatangani di akhir Tahun 2020.

“Sebelum perjanjian kerjasama pembuangan sampah ke TPAS Galuga ditandatangani di akhir Tahun 2020, jangan sampai ada kepentingan masyarakat terdampak negatif yang tertinggal. Hingga hari ini kami bersama DLH Kabupaten Bogor melakukan dengar pendapat warga Desa Galuga, Desa Cijujung dan Desa Dukuh,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Minggu, (28/12/20).

Rudy, menambahkan hasil dengar pendapat hari ini bersama warga terdampak negatif akan dibahas dalam rapat di IV komisi DPRD Kabupaten Bogor.

“Hari ini semua komisi mulai dari Komisi I hingga IV hadir, semua permintaan warga Desa Galuga, Desa Dukuh dan Desa Cijujung yang disampaikan pada hari ini akan dibahas di tingkat komisi DPRD masing-masing. Tentunya asal memungkinkan maka semua permintaan masyarakat akan dikabulkan,” tambahnya.

Dengan masih diberlakukannya pembuangan sampah secara terbuka, Rudy berharap ada perbaikan dan Pemprov Jawa Barat segera menyelesaikan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo, Kecamatan Klapanunggal.

“Selain harus ada evaluasi dalam proses pembuangan sampah ke TPAS Galuga, agar pembuangan sampah tidak melanggar peraturan atau undang-undang lingkungan hidup maka TPST Galuga harus segera dioperasikan oleh Pemprov Jawa Barat,” harapnya.

 

 

 

 

 

(Gus/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here