Kualat! Pinjam Mobil Dinas Untuk Antar Ortu Sakit, MT Staff KPU Kota Bogor Malah Diduga Berbuat Asusila

0
51

Mobil dinas pemerintah yang digunakan oleh MT (pelaku asusila) ke Apartemen Bogor Valley membawa korban anak dibawah umur.

Hukum & Kriminal, BogorUpdate.com
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan kepala Divisi SDM KPU Jawa Barat, Undang Suryatna buka suara terkait dengan salah satu staf KPU Kota Bogor yang kini berurusan dengan proses hukum di Polresta Bogor Kota, terkait dugaan asusila.

Undang Suryatna mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu sudah sampai dimana proses hukum MT yang merupakan staff KPU Kota Bogor tersebut.

“Kita di KPU Jabar belum bisa memberikan komentar banyak, karena Pimpinan KPU Kota Bogor belum menyampaikan ke kita (KPU Jabar-red) sudah sampai dimana proses hukum dari MT atas dugaan asusila yang dilakukannya,” Ujar Undang Suryatna kepada BogorUpdate.com, Rabu (27/5/20) malam.

Ketika disinggung tindakan apa yang akan diberikan kepada MT jika benar terbukti melakukan asusila kepada anak dibawah umur, Undang Suryatna mengatakan harus melihat pembuktian dari pihak kepolisian terlebih dahulu. “Kita harus melihat pembuktiannya dulu dari kepolisian. Namun jika benar terbukti melakukan asusila pastinya bisa sampai pemecatan,” Tegasnya.

Terpisah, Samsudin Ketua KPU Kota Bogor saat dikonfirmasi terkait izin kendaraan dinas (plat merah) yang digunakan oleh MT saat melakukan dugaan asusila, dirinya mengatakan jika MT minta izin untuk keperluan orangtuanya.

“Alasan yang bersangkutan (MT-red) meminjam kendaraan operasional tersebut untuk mengantar orangtuannya yang sedang sakit,” Kata Samsudin kepada BogorUpdate.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (28/5/20).

Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti ketika dimintai tanggapannya atas hal tersebut sudah sampai dimana proses hukumnya, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban apapun.

Sebelumnya, MT (inisial), Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, diduga nekat melakukan pemerkosaan (Asusila) terhadap anak dibawah umur sebut saja Bunga (15 tahun) di Apartemen Bogor Valley, Tanah Sareal Kota Bogor, Pada Jumat (22/5/20).

Dari informasi yang diterima redaksi, kronologis kejadian, telah diamankan oleh warga penghuni Apartemen Bogor Valley seorang pria (MT-red) karena diduga telah melakukan pemerkosaan.

“Diamankan seorang pria oleh warga penghuni apartemen dan salahsatu pengurus ormas. Pria tersebut diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur. Awalnya korban dibawa oleh pelaku sekitar pukul 13.30 Wib, dengan alasan mengajak ketemuan dan di bawa ke Apartemen Bogor Valley dengan mengendarai mobil dinas pemerintah jenis Toyota Hilux warna putih Nopol F 80xx B. Setelah itu pelaku membawa korban ke salahsatu kamar di lantai 19,” Ujar sumber yang namanya enggan dipublikasikan.

“Korban lalu meminta bantuan warga sekitar penghuni Apartemen dan menelepon pihak Keluarganya (Ibunya). Tak lama kemudian, akhirnya pelaku diamankan pihak kepolisian,” Tambahnya.

Terkait hal ini, Firman selaku pengelola Apartemen Bogor Valley membenarkan kejadian tersebut. “Kebetulan saya tidak ada dilokasi saat kejadian, sekarang kasusnya sudah ditangani polisi, mungkin yang lebih akurat infonya dari kepolisian,” Ujar Firman kepada Bogorupdate.com, Sabtu (23/5/20).

Lebih lanjut ketika Firman dikonfirmasi terkait peraturan Apartemen Bogor Valley soal apakah bebas membawa tamu apalagi membawa anak dibawah umur, Firman mengatakan jika pelaku menyewa.

“Terkait aturan kepenghunian, membawa tamu tidak bebas pak. Cuma masalahnya kasus ini si pelaku menyewa dan pemilik unit tidak melapor ke pengelola kalau unitnya disewakan,” tukasnya. (Rie/en)

 

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here