IPB University Bersama JKUAT Sepakat Berkolaborasi

0
33

Prof Arif Satria, Rektor IPB University

Pendidikan, BogorUpdate.com
IPB University bersama Jomo Kenyatta University of Agriculture and Technology (JKUAT) Kenya sepakat untuk melakukan komunikasi demi membahas rencana awal kerjasama antara kedua belah pihak, Pada Selasa (18/05/21). Pertemuan secara virtual yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Nairobi tersebut digelar sebagai tindak lanjut diskusi kerjasama antara berbagai perguruan tinggi di Kenya dan negara-negara di Benua Afrika lainnya tanggal 21 April lalu.

Prof Arif Satria, Rektor IPB University menyambut baik atas inisiasi Dr Mohamad Hery Saripudin, Duta Besar RI untuk Nairobi dalam memfasilitasi diskusi tersebut. IPB University sendiri telah secara aktif membangun kerjasama dengan banyak pihak untuk memberikan dampak luas secara lokal, regional dan global.

“Saya yakin bahwa menjadi suatu hal yang strategis bila IPB Uninversity dapat bekerja sama dengan JKUAT, mengingat IPB University membutuhkan pertukaran sumberdaya, akademik, dan riset baik dalam bentuk kuliah tamu, pertukaran pelajar, dan kolaborasi penelitian, serta dalam pengembangan pendidikan dalam bentuk joint-degree, double degree dan sebagainya,” sebutnya.

IPB University mengharapkan untuk mengembangkan agenda mengenai isu agrikultur, biosains, dan aspek keberlanjutan bersama JKUAT. Selain itu dibahas juga pertukaran sumberdaya bagi percepatan transformasi pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Prof Victoria Wambui Ngumi, Vice-Chancellor Jomo Kenyatta University of Agriculture and Technology, Kenya mengagumi dan mengakui bahwa IPB University memiliki banyak pakar yang kompeten di bidangnya. Jomo Kenyatta University of Agriculture and Technology pun selain mengembangkan spesialisasi di bidang agrikultur, juga mengembangkan jurusan teknik. Bahkan kini mengembangkan area yang lebih luas yakni di bidang sains dasar. Selain mengembangkan pendidikan pada bidang agrikultur dan bioteknologi, JKUAT juga telah berusaha mengembangkan spesialisasi di bidang teknologi obat-obatan. Sehingga menjadi hal yang lumrah bagi JKUAT untuk disebut sebagai salah satu universitas berbasis riset dan inovasi yang ternama di Kenya.

“Saya rasa JKUAT memiliki area yang sangat luas untuk melakukan kolaborasi dengan IPB University, maka dari itu hasil diskusi mengenai bentuk kolaborasi yang akan dijalin sebenarnya sudah terarahkan,” ungkapnya.

Adapun kolaborasi terkait bidang akuakultur dan perikanan menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan. Langkah pertama kerjasama dapat dimulai dengan pertukaran pelajar maupun staf pendidik. Setelah kerjasama kian berkembang dan dapat beranjak lebih jauh, topik mengenai tropical agriculture menjadi topik yang turut dinantikan. Mengingat kedua negara merupakan negara tropis.

Pihak JKUAT juga telah merencanakan untuk melakukan pertukaran kontrak dan menyusun draft nota kesepakatan bersama. Rencananya, pihak JKUAT akan menggelar upacara penadatanganan dengan mengundang pihak dari IPB University maupun Duta Besar RI di Nairobi. Sehingga perjanjian kerjasama tersebut dapat diluncurkan secara resmi.

 

 

 

 

 

(ipb/rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here