IMM Minta DPMD Kabupaten Bogor Tegur Desa Yang Minta THR ke Perusahaan

0
71

Foto surat minta THR Pemdes Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri ke pihak Perusahaan.

Gunung Putri, BogorUpdate.com
Mendekati hari raya idul Fitri tentu tidak lepas dari budaya tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri. Dengan beredarnya surat permintaan THR terhadap perusahaan pihak Desa Wanaherang menjadi perbincangan hangat di kalangan Publik.

Hendi, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor mengatakan, pihaknya merasa miris ketika ada oknum pemerintah desa meminta THR keperusahaan untuk perangkat desa apalagi Jika sampai menentukan nominal dan tenggang waktu. Tentu ini menjadi suatu hal yang tidak baik.

“Ini akan menjadi suatu tradisi yang tidak baik dan tidak patut di contoh untuk aparatur pemerintah atau penyelenggara Negara tidak diperkenankan melakukan pungutan yang tidak diatur. Misalnya tidak diatur oleh peraturan desa (Perdes). Hal ini juga berlaku bagi kepala desa. Jika kemudian ada uang yang mengalir, itu bisa di kategorikan termasuk pungli,” kata Hendi kepada Bogorupdate.com, Senin (3/5/21).

Lanjut Hendi, Dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, betapa sulit nya perusahaan dan masyarakat terkait pemulihan ekonomi. Seharusnya pihak desa tidak usah terlalu berlebihan sampai mengeluarkan surat. Pihaknya meminta agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, memanggil pihak desa agar dikemudian hari tidak lagi terjadi hal serupa.

“Saya amat menyayangkan apa yang dilakukan oleh pihak desa. Walaupun para pimpinan desa ini dekat dengan pengusaha di wilayahnya, tapi meminta THR dengan mengeluarkan surat tidak dibenarkan sehingga saya meminta kadis DPMD memanggil kepala desa untuk di ingatkan jangan berani main mengeluarkan surat se enaknya saja karena akan merusak Marwah desa itu sendiri,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

(Jis/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here