Faktor Ekonomi dan Lebih Memilih Bekerja, 5 Persen Warga Desa Sukamaju Cigudeg Tak Lulus SD

Kepala , . (Ist)

Cigudeg, BogorUpdate.com – Sebanyak 5 persen warga Desa Sukamaju, , Kabupaten Bogor, tidak mengikuti selama 9 bahkan 12 tahun.

“Desa Sukamaju ini masih lumayan banyak anak-anak yang memang tidak lulus sekolah dasar jadi wajib usia 9 tahun itu masih ada yang tidak sekolah, makanya saya tekankan kepada pendidikan usia dini dulu,” kata Kepala Desa Sukamaju, Dahyudin kepada wartawan pada Selasa (17/10/23).

Menurut Dahyudin, alasan warga atau anak-anak yang tidak memiliki minat belajar pendidikan formal ataupun non formal itu, lebih memilih bekerja karena keterbatasan ekonomi.

“Sebenarnya faktornya ekonomi, jadi mereka harusnya belum bekerja jadi dengan usia dini 10-12 tahun sudah bekerja ke jakarta terutama perempuan. Untuk kedepannya makanya kita programkan, setelah saya kroscek di beberapa wilayah terutama cikaret masih banyak yang tidak sekolah,” paparnya.

Dia mengaku, pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk lebih mengutamakan pendidikan ketimbang pekerjaan terlebih dahulu.

“Makanya saya menekankan ketika memang di paparan musrembang tahun 2024 ini termasuk RKPDes ini mendorong bagaimana anak anak bisa sekolah sejak usia dini,” tuturnya.

Bahkan, tingkat ketidaklulusan jenjang Sekolah Dasar (SD) di Desa tersebut mencapai 5 persen.

“Sekitar 5 persen lah dari jumlah penduduk yang ada di sukamaju tidak lulus sekolah dasar, makanya saya selalu memberikan motivasi kepada masyarakat, selalu di tekankan soal pentingnya pendidikan di setiap acara pengajian maupun acara sekolah,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *